×

Perhatikan 6 Tips Ini agar Peluang Diterima Kerja di Startup Lebih Terbuka

July 1, 2020 | No Comments

Beberapa orang mempunyai impian untuk memulai karier di startup. Dengan demikian, mereka mencoba segala cara untuk dapat diterima kerja di startup.

Bukan tanpa alasan banyak orang memimpikan bekerja di perusahaan tersebut. Kerja di perusahaan rintisan itu dikenal menawarkan fleksibilitas dan gaji kompetitif.

Dengan keadaan seperti itu, banyak orang-orang yang berlomba untuk memperbaiki diri supaya dapat bekerja di perusahaan tersebut.

Lalu, seperti apa sih caranya agar mudah bekerja di bidang tersebut? Berikut Glints akan memberikan tips-tips supaya lebih mudah diterima kerja di startup.

1. Ubah Mindset-mu

startup malang

© Freepik

Workflow atau arus kerja di startup sangat berbeda dengan perusahaan lainnya. Hal ini membuatmu harus mengubah mindset terlebih dahulu.

Dilansir dari The Balance Careers, ketika bekerja di startup, kamu diharapkan dapat mempelajari segala hal dengan cepat serta termotivasi untuk mempelajari hal-hal baru.

Perusahaan ini lebih tertarik kepada orang yang ingin terus belajar daripada orang-orang yang sudah ahli namun malas belajar.

Mindset ini tentu harus kamu tanamkan sejak dini ketika mendaftar kerja di startup karena bisa jadi persiapan saat melaksanakan interview nanti.

Selain itu, jam kerja di perusahaan ini juga terbilang fleksibel. Mungkin saja kamu bisa bekerja dari rumah dan dikontrol secara online oleh manajermu.

Mindset lainnya yang harus kamu ubah adalah saat memandang seorang veteran atau orang yang bekerja lama di sana. 

Dilansir dari The Muse, veteran di startup bukanlah hal yang menakutkan. Kamu bahkan bisa belajar langsung dari mereka sesuka hati tanpa perlu takut dikucilkan.

Jadi, ubahlah mindset-mu terlebih dahulu dari agar lancar menjalani proses mencari kerja.

Baca Juga: Daftar 3 Startup Kesehatan Mental Indonesia untuk Layanan Psikologi Masa Kini

2. Tentukan Strategi yang Tepat saat Kirim Lamaran

© Freepik.com

Mengirim lamaran ke startup butuh strategi yang tepat agar tidak sembarangan. Saat ini, sudah banyak platform yang menyediakan pekerjaan di perusahaan jenis itu.

Sebut saja LinkedIn. Kamu bisa mengirim lamaran lewat media sosial itu dengan mencari posisi pekerjaan yang tepat untukmu.

Selain mengandalkan media sosial, kamu juga bisa mengandalkan networking untuk mengirim lamaran kerja di startup.

Seperti dilansir dari The Balance Careers, mencari pekerjaan di startup lewat networking adalah salah satu cara terbaik.

Kamu bisa menghubungi kakak kelas atau adik kelasmu yang bekerja di sebuah startup. Jika tidak, kamu juga bisa menjangkau orang-orang yang kamu kenal.

3. Persiapkan CV dengan Matang

diterima kerja di startup

© Freepik.com

Hal terpenting dalam melamar kerja di startup adalah CV yang baik dan sesuai sasaran. 

Hindari menuliskan skill yang tidak sesuai dengan posisi yang sedang kamu lamar. Selain memenuhi lembaran CV, hal tersebut tidak akan dilihat oleh recruiter.

Sebisa mungkin cantumkan portofolio yang sesuai. Sebagai contoh, kamu melamar di posisi content writer, maka cantumkan blog atau media lainnya yang di dalamnya terdapat contoh tulisanmu.

Dilansir dari Skill Crush, salah satu hal yang dilihat oleh recruiter startup di CV adalah portofolio. Sebab, startup dapat menilai pekerjaanmu secara langsung.

Oleh karena itu, perhatikan CV dengan saksama.

4. Jalani Interview dengan Percaya Diri

© Freepik.com

Dilansir dari The Balance Careers, biasanya proses interview startup berjalan dengan cepat dan tidak terlalu formal seperti perusahaan lainnya.

Bahkan, interview bisa saja dilakukan lewat telepon atau video call

Menanggapi hal tersebut, usahakan kamu tetap percaya diri. Pakai pakaian yang sopan meskipun tidak terlalu formal.

Setelah interview selesai, jangan lupa untuk mem-follow up dengan mengucapkan terima kasih lewat email.

Baca Juga: 7 Film tentang Startup untuk yang Penasaran Kerja di Perusahaan Rintisan

5. Tingkatkan Skill

© Freepik.com

Hal terpenting agar kamu dapat diterima di startup adalah terus tingkatkan skill-mu sebelumnya. Kamu dapat melakukannya dengan mengikuti kursus online yang ada atau belajar dari temanmu.

Sebagai contoh, kamu ingin mendaftar di posisi graphic designer, maka tingkatkan skill design-mu terlebih dahulu.

Semakin bagus skill yang kamu punya, maka semakin besar peluang untuk diterima di startup.

6. Pahami Offer dengan Baik

diterima kerja di startup

© Freepik.com

Ketika sudah mendapatkan tawaran gaji atau offer salary, kamu perlu memahaminya dengan baik. Sebaiknya, cari terlebih dahulu rata-rata gaji yang diberikan kepada posisi yang sedang kamu lamar.

Dengan begitu, kamu bisa mempertimbangkan offer dengan baik dan tidak sembarangan.

Baca Juga: Daftar 5 Startup Fotografi di Indonesia yang Perlu Kamu Ketahui

Itu dia 6 tips yang bisa kamu terapkan agar dapat diterima kerja di startup. Intinya, tetap semangat dan selalu yakin terhadap diri sendiri saat melamar di perusahaan tersebut.

Tertarik untuk memulai karier di sana? Saat ini di Glints ada banyak lowongan pekerjaan di startup yang bisa kamu lamar.

Sign up sekarang dan temukan pekerjaan impianmu.

YOU MAY ALSO LIKE

Scroll Up