Crowdsourcing Marketing: Definisi, Jenis, dan Manfaatnya bagi Perusahaan

Diperbarui 11 Jun 2025 - Dibaca 12 mnt
Ditulis oleh : Trias Ismi

Engagement dengan audiens menjadi salah satu hasil penting dalam strategi bisnis. Itulah mengapa crowdsourcing marketing adalah strategi yang harus dicoba oleh marketer.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Strategi yang satu ini dapat membantu brand terhubung dengan audiens dan terbantu dalam menyebarkan awareness serta informasi.

Penerapan crowdsourcing marketing membuat brand mendapat wawasan langsung dari publik yang bisa dimanfaatkan untuk mempersiapkan kampanye.

Makanya, Glints akan menjelaskan seperti apa konsep crowdsourcing dalam marketing dan bagaimana strategi tersebut bisa bermanfaat bagi bisnis.

Yuk, baca rangkuman selengkapnya di bawah ini!

Baca Juga: 13 Strategi Pemasaran Terbaik yang Dapat Dimanfaatkan oleh Marketer

Apa Itu Crowdsourcing Marketing?

crowdsourcing marketing

© Freepik.com

Menyadur Indeed, crowdsourcing marketing adalah strategi yang melibatkan pengumpulan informasi dari publik.

Strategi marketing ini memungkinkan audiens menyumbangkan ide-idenya untuk perusahaan dengan mudah.

Biasanya perusahaan menggunakan strategi ini untuk mengumpulkan masukan dari audiens untuk proses riset pasar, pembuatan kampanye, hingga memperkenalkan produk baru.

HubSpot menambahkan, strategi ini juga biasanya dipakai perusahaan saat mengembangkan materi pemasaran seperti logo, jingle, atau iklan.

Cara kerja crowdsourcing marketing

Ada beberapa hal yang perlu ditentukan sebelum mulai mencoba strategi ini, yaitu:

  • menentukan tujuan
  • memahami siapa targetnya
  • apa saja yang ingin dicapai dari strategi ini

Setelah memutuskan hal-hal di atas, langkah selanjutnya adalah menentukan apa platform terbaik yang akan digunakan.

Pastikan memilih platform yang sesuai dengan target audiens serta apa tujuan yang ingin dicapai oleh bisnis.

Melansir The Balance, ada beberapa platform yang populer seperti Kickstarter atau Amazon Mechanical Turk.

Jenis Crowdsourcing Marketing

© Freepik.com

Crowdsourcing marketing adalah strategi yang selalu berkembang dan memiliki jenis-jenis yang bisa dipilih berdasarkan kebutuhan bisnis.

Baca Juga :  Engagement Rate Instagram Tak Kunjung Naik? Ikuti 7 Tips Ini, Yuk!

Berikut ini jenis-jenisnya:

1. Crowdfunding

Mencari investor yang bersedia mendanai sebuah project memang tak mudah. Makanya, crowdfunding biasanya jadi solusi.

Strategi yang satu ini memungkinkanmu untuk mengumpulkan uang melalui platform online.

Misalnya, kamu bekerja di sebuah perusahaan startup yang belum memiliki banyak dana dari investor. Kamu bisa memanfaatkan crowdfunding untuk mencari tambahan dana.

Kamu bisa mencoba menjelaskan proyek yang akan dikerjakan dalam sebuah video dan mempostingnya di platform crowdfunding.

Jika berjalan lancar, audiens yang tertarik dengan proyek tersebut akan memberikan bantuan dana dan ikut berkontribusi.

2. Crowdwisdom

Jenis crowdsourcing marketing yang selanjutnya adalah crowdwisdom.

Biasanya perusahaan menggunakan crowdwisdom untuk mencari masukan dan pendapat dari sekelompok audiens.

Menurut SproutSocial, situs Yahoo Answers atau InnoCentive menjadi platform yang biasanya digunakan perusahaan untuk mencari pendapat dari audiens.

Platform tersebut memungkinkan orang untuk berbagi pemikiran mengenai topik-topik yang kompleks.

3. Microtasking

Perusahaan bisa memanfaatkan microtasking untuk memecah proyek besar menjadi beberapa proyek kecil yang bisa segera ditugaskan ke audiens.

Misalnya, perusahaan memiliki 5.000 foto yang memerlukan teks. Nah, kamu bisa membuat proyek di mana audiens bisa membantu menuliskan teks untuk beberapa foto.

Tentunya, perusahaan juga harus menawarkan sejumlah uang atau kompensasi sesuai dengan tingkat kesulitan proyek yang dikerjakan.

4. Crowdcontest

Jenis crowdsourcing yang satu ini memungkinkan perusahaan untuk membuat kontes yang bisa diikuti oleh banyak audiens.

Contohnya perusahaan ingin membuat logo baru untuk proses branding. Lalu, perusahaan bisa mengadakan kontes pembuatan logo.

Nantinya, perusahaan bisa menggunakan logo terpilih dan memberikan kompensasi yang sesuai kepada pemenang.

Baca Juga: Belajar Internet Marketing dan 5 Tips Memulainya

Manfaat Strategi Crowdsourcing Marketing

crowdsourcing marketing adalah

© Freepik.com

Ada berbagai manfaat yang bisa diperoleh bisnis dari menerapkan strategi crowdsourcing marketing, yaitu:

Baca Juga :  Definisi, Kelebihan, dan Kekurangan Aplikasi Hybrid

1. Meningkatkan interaksi dengan pelanggan

Manfaat pertama dari menerapkan strategi crowdsourcing marketing adalah kemudahan untuk meningkatkan interaksi dengan pelanggan.

Tentu hal tersebut bisa menghasilkan pelanggan yang loyal karena pendapat mereka dihargai dan diberikan kesempatan untuk berkontribusi pada brand.

2. Menambah data pelanggan

Saat melakukan crowdsourcing perusahaan bisa dengan mudah mendapatkan ide, informasi, dan dana yang dibutuhkan.

Biasanya proyek crowdsourcing mengharuskan peserta untuk mengisi data demografi, kebiasaan membeli, dan informasi lainnya.

Data-data tersebut tentu berguna bagi perusahaan agar bisa paham dengan basis pelanggan yang dimilikinya saat ini.

3. Kurasi konten

Lewat strategi ini brand bisa dibantu dalam menentukan seperti apa konten yang akan ditampilkan.

Pelanggan akan merasa dihargai saat brand menampilkan konten berdasarkan ide-ide yang mereka berikan.

Apalagi jika brand mengikutsertakan konten yang dibuat oleh audiens. Tentu hal itu bisa membangun kepercayaan yang lebih baik di antara brand dan pelanggan.

4. Meningkatkan penjualan

Manfaat selanjutnya dari menerapkan strategi crowdsourcing marketing adalah meningkatnya penjualan bisnis.

Lewat kampanye crowdsourcing, brand bisa menjangkau pelanggan yang lebih luas. Dengan begitu, kesempatan mendapatkan pelanggan baru lebih terbuka lebar.

Apalagi dengan crowdsourcing membuat pelanggan lebih terlibat sehingga bisa membuat mereka tertarik untuk menggunakan produk atau layanan dari brand.

Jika produk atau layanan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan pelanggan, pastinya mereka akan membeli atau menggunakan produkmu lagi.

Tak hanya menjadikan mereka pelanggan loyal, hal tersebut juga bisa meningkatkan penjualan dalam jangka waktu  panjang.

5. Mendorong inovasi

Bisnis harus terus berinovasi menciptakan produk dan layanan yang lebih baik untuk pelanggannya.

Proses inovasi bisa dimudahkan dengan melakukan crowdsourcing, misalnya dengan meminta ide atau pendapat dari audiens.

Baca Juga :  Capai Peringkat Tinggi di SERP dengan Jalankan Link Building Berkualitas

Perusahaan pasti akan mendapatkan beragam ide kreatif yang bisa dimanfaatkan untuk menyusun konsep produk atau layanan yang lebih inovatif.

Selain itu, brand juga bisa memahami seperti apa tren yang sedang berkembang dan mempelajarinya langsung dari audiens.

Baca Juga: Yuk, Belajar Tentang Marketing Plan dan Contohnya!

Demikianlah penjelasan yang sudah Glints siapkan mengenai crowdsourcing marketing dan beragam manfaatnya bagi bisnis.

Selain strategi tersebut, ada banyak jenis strategi marketing lain yang bisa diterapkan oleh perusahaan.

Kamu bisa membaca penjelasannya lewat artikel-artikel di bawah ini:

Selain itu, kamu juga bisa menambah wawasan soal strategi marketing hanya di Glints Blog.

Ada bermacam-macam informasi seputar dunia marketing yang bisa kamu baca secara gratis, lho.

Yuk, klik link ini untuk menemukan artikel marketing menarik lainnya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon