×

Bagaimana Menciptakan Corporate Communication Strategy untuk Bisnismu?

March 23, 2020 | No Comments

Membuat corporate communication strategy merupakan hal yang menantang sampai saat ini. Di perusahaan besar sekalipun, masih banyak yang tidak memiliki strategi corporate communication yang baik.

Hal ini bisa dilihat jika mereka terkena krisis, komunikasi yang disampaikan malah menjadi bumerang buat mereka sendiri. Oleh karena itu, corporate communication strategy adalah hal yang sangat penting.

Strategi corporate communication dapat menjadi fondasi untuk kelangsungan perusahaan, lho! Lalu, bagaimana sih cara membangun strategi ini?

Langkah Menyusun Strategi Corporate Communication

tips meeting online

© Unsplash

Dilansir dari WMK Agency, strategi yang ingin disusun sebaiknya memuat visi dan misi dari perusahaan dan juga metode yang ingin digunakan untuk mencapai tujuan

Selain itu, penting pula untuk disusun hal-hal apa saja yang ingin disampaikan ke publik, baik pada pegawai maupun atasan yang memiliki kepentingan.

Ada beberapa langkah terbaik dalam menciptakan strategi corporate communication, di antaranya adalah:

1. Mengidentifikasi dan memprioritaskan tujuan dari para eksekutif

Untuk memulainya, sangat penting untuk mengerti dan menanyakan apa yang dilihat oleh para eksekutif dari sebuah perusahaan.

Cara terbaik untuk mendapatkan informasi ini adalah dengan melalui mewawancarai mereka. Tanyailah mereka untuk mengidentifikasi prioritas tertinggi mereka untuk tahun-tahun berikutnya.

Selain itu, pastikan mereka semua setuju dengan pesan-pesan yang ingin disampaikan melalui corporate communication strategy.

2. Menyebarkan survei pegawai

Para pegawai merupakan barisan terdepan dari sebuah perusahaan. Maka dari itu, persepsi mereka juga sama dengan persepsi publik mengenai citra dari perusahaan tersebut.

Buatlah survey untuk para pegawai demi mendaptakan jawaban yang dapat dimasukkan ke dalam strategi corporate communication

Pastikan juga suara para audiens akan selalu didengarkan oleh perusahaan. Pasalnya, dengan begitu, perusahaan sudah tahu bagaimana cara berkomunikasi yang baik dengan publik maupun dengan kalangan internal.

Baca Juga: Pengertian Marketing Communication dan Tips Penerapannya

3. Mendapatkan masukan dari stakeholder

Stakeholder dan investor adalah elemen penting yang perlu terlibat dalam penyusunan corporate communication strategy. Tentukan strategi komunikasi terbaik yang sesuai dengan para investor.

4. Mengambil review dari customer

Manfaatkanlah segala tools online sebagai bahan untuk melalukan review dari para customer. Ajukanlah pertanyaan atau survey melalui email, link, dan lainnya untuk mengetahui apa yang diinginkan oleh para customer.

Dengan begitu, perusahaan bisa mengecek kembali janji apa yang ingin disampaikan kepada customer.

Memanfaatkan media sosial bukan hanya sekadar untuk ladang promosi, media sosial juga bisa dimanfaatkan untuk menciptakan percakapan dengan para konsumen.

5. Partisipasi dari supplier

Tidak hanya pegawai internal, publik, serta atasan saja yang opininya perlu dilibatkan. Para supplier juga perlu dilibatkan dalam pembuatan strategi corporate communication.

Tanyalah mereka apa yang mereka harapkan dari perusahaan atau bisnis yang kamu rintis. Dengan begitu, kamu akan mengetahui ekspektasi mereka ke dalam perusahaan dan juga kamu bisa menjalin hubungan yang baik.

Jika semua yang berkontribusi untuk perusahaan dilibatkan dalam pembuatan strategi, diharapkan strategi komunikasi perusahaan yang diciptakan dapat menciptakan keadilan bersama.

Menyusun Corporate Communication Strategy

corporate communication strategy

© Unsplash

Dilansir dari Finn, saat menyusun corporate communication strategy, ada beberapa hal lain yang perlu diperhatikan. Hal-hal tersebut adalah:

1. Pastikan strategi yang dibangun adalah strategi yang baik

Terkadang, sulit untuk menentukan apakah strategi yang disiapkan adalah hal yang baik atau tidak. Terlepas dari itu, Richard Rumelt, sebagaimana dikutip oleh Finn, punya gambaran tentang strategi yang baik.

Pertama, strategi yang baik memiliki diagnosis dari masalah yang ada. Dalam konteks ini, perlu ada pemeriksaan menyeluruh untuk menentukan corporate communication strategy yang akan dijalankan.

Kedua, strategi yang baik memiliki semacam panduan atau pendekatan yang akan diambil saat menghadapi masalah.

Terakhir, strategi yang baik mempunyai rincian tindakan yang akan dilakukan saat menghadapi masalah.

2. Tentukan posisi dari corporate communication strategy

Tak dapat dipungkiri, strategi corporate communcation adalah bagian dari strategi bisnis. Umumnya, corporate communication strategy dikategorikan sebagai strategi fungsional dari sebuah perusahaan.

Dengan menyadari posisi tersebut, maka tugas dari corporate communication adalah untuk memberikan banyak insight atau masukan

Insight ini terkait dengan apa saja yang sedang terjadi di dunia luar dan bagaimana hal itu dapat mempengaruhi strategi bisnis dan perusahaan.

Baca Juga: Tertarik di Bidang Komunikasi Pemasaran? Ini 8 Pilihan Karier Untukmu!

3. Membangun strategi

Sebagaimana disebut di atas, kalangan eksekutif perusahaan penting untuk dilibatkan dalam membangun corporate communication strategy. Di sisi lain, para eksekutif itu membutuhkan mitra untuk menemukan visi terbaik.

Di sini, perlu ada interaksi yang baik antara kalangan teratas perusahaan dengan corporate communication officer.

Setelah visi itu ditemukan, maka langkah berikutnya adalah mengidentifikasi reputasi perusahaan baik secara internal maupun eksternal.

Langkah selanjutnya adalah menentukan prioritas dalam menjalankan strategi corporate communication. Mulailah ukur masalah yang sedang dan akan dihadapi.

Selain itu, perlu juga membuat analisis SWOT dari perusahaan. Dengan begini, maka akan terlihat prioritas apa saja yang harus diselesaikan saat membangun corporate communication strategy.

Ketika semua itu selesai, tentukan tujuan yang ingin dicapai dari strategi corporate communication yang disusun. Buat pula indikator kesuksesan dari strategi dengan membuat key performance indicator (KPI).

Tentukan pula siapa saja yang bisa berkomunikasi dalam strategi ini, dan kepada siapa dia harus berkomunikasi.

Hal yang Perlu Diperhatikan

strategi corporate communication

© Pexels

Secara khusus, dalam buku berjudul Studi Tentang Ilmu Administrasi (2007), Ulbert Silalahi berpendapat bahwa strategi komunikasi perlu dilakukan tindakan-tindakan berikut:

  • Mendorong untuk saling mempercayai. Komunikasi dimulai dari suasana saling percaya yang diciptakan antara komunikator dan komunikan.
  • Meningkatkan umpan balik. Seorang komunikator memerlukan umpan balik sehingga mereka tahu apakah pesannya sudah dipahami oleh komunikan.
  • Mengatur arus informasi. Ciptakan informasi yang yang sistematis, ringkas, dan memiliki bobot kepentingan yang cukup.
  • Pengulangan. Dalam menciptakan strategi corporate communication, tidak ada salahnya mengulang kembalu informasi yang disampaikan untuk memastikan semua pesan sampai.
  • Menggunakan bahasa yang sederhana. Pilihlah kata dan bahasa  yang bisa dimengerti oleh audiens untuk menghindari kegagalan dalam berkomunikasi.
  • Penetapan waktu. Carilah waktu yang tepat dan susun strategi corporate communication secara baik, ringkas, dan mudah dipahami.

Baca Juga: 7 Kiat Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Persuasif

Apakah kamu sudah mulai memikirkan bagaimana menyusun strategi corporate communication dari sekarang?

Yuk, mulai riset mulai dari keadaan internal sampai juga keadaan eskternal demi terciptanya komunikasi yang harmoni dan seimbang. Strategi komunikasi perusahaan sangat penting untuk masa depan sebuah bisnis, lho!

Apakah kamu tertarik untuk terlibat langsung dalam dunia bisnis atau komunikasi perusahaan? Ini saat yang tepat untuk sign up ke Glints dan temukan lowongan pekerjaan corporate communication dan PR.

YOU MAY ALSO LIKE

Scroll Up