Profil 11 CEO Muda Indonesia yang Menginspirasi
Ditulis oleh : Humaira Aliya
Pertumbuhan ekonomi telah melahirkan sosok-sosok CEO muda di Indonesia yang patut dipertimbangkan buah karyanya.
Tentunya, umur bukan jadi hambatan bagi pemimpin muda berikut ini. Bahkan, terdapat CEO muda yang baru berusia dua puluhan dan sudah sukses mendirikan startup atau memimpin perusahaan.
Padahal, tugas seorang CEO tidaklah mudah. Dibutuhkan pengalaman dan kemampuan untuk mengambil keputusan, juga mengemban tanggung jawab atas perusahaan.
Glints sudah menyiapkan daftar 11 CEO muda di Indonesia yang sukses di bidangnya masing-masing, dengan pengalaman yang cukup memukau.
Yuk, simak lebih lanjut!
Daftar CEO Muda Indonesia
1. M. Alfatih Timur
M. Alfatih Timur merupakan CEO dari Kitabisa.com, situs penggalangan dana online.
Saat ia berumur 28 tahun, ia telah berhasil mendirikan sebuah platform agar orang-orang dapat menggalang dana dan berdonasi secara mudah.
Setiap penggalangan dana melalui Kitabisa.com akan dikurasi dan dipantau, sehingga donasi dari para donatur dapat tersalurkan dengan tepat.
2. Achmad Zaky
CEO muda Indonesia selanjutnya adalah Achmad Zaky, pendiri dan CEO dari Bukalapak. Bukalapak merupakan salah satu e-Commerce terbesar di Indonesia.
Dengan adanya Bukalapak, orang di seluruh Indonesia dapat belanja secara online dengan mudah.
Nah, dilansir dari Globe Asia, Achmad Zaky masuk ke dalam jajaran 150 orang terkaya di Indonesia, lho.
3. Kevin Aluwi
Jika mendengar kata Gojek, mungkin tokoh yang pertama muncul di kepala adalah Nadiem Makarim.
Nyatanya, perkembangan Gojek di Indonesia juga tidak lepas dari bantuan salah satu pendiri dan Co-CEO Gojek, Kevin Aluwi.
Lulusan Marshall School of Business, University of Southern California ini pernah masuk ke dalam daftar 30 Under 30 Asia versi Forbes.
Bagaimana tidak, di usianya yang masih sangat belia, ia telah sukses menjalankan usaha dan mengembangkan teknologi di Indonesia dengan aplikasi Gojek.
4. Ferry Unardi
Melihat kesuksesan dari Traveloka, ternyata usia dari CEO dan salah satu pendirinya masih cukup muda, lho.
Ferry Unardi bersama pendiri lainnya, Derianto Kusuma (mantan Chief Technology Officer Traveloka) dan Albert Zhang (Head of Design Traveloka) mendirikan Traveloka di tahun 2012.
Perusahaan startup Indonesia yang berhasil menyandang julukan “Unicorn” ini bergerak di bidang layanan pemesanan tiket pesawat, kereta, hotel, dan fitur lain untuk traveling domestik di Indonesia.
5. Benny Fajarai
Benny Fajarai merupakan CEO muda yang sempat mendirikan Kreavi dan Qlapa.
Sekarang, ia merupakan salah satu pendiri dari Lifepal, perusahaan marketplace asuransi yang juga memiliki blog mengenai keuangan pribadi.
Dengan sederet prestasi yang ia punya, wajar saja kalau ia menjadi salah satu CEO muda Indonesia yang masuk ke dalam daftar “30 Under 30 Asia” versi majalah Forbes.
6. Diajeng Lestari
Diajeng Lestari juga merupakan salah satu CEO muda sukses di Indonesia yang inspiratif, loh.
Pasalnya, di usianya yang belum menyentuh 35 tahun ini ia telah berhasil menjalankan e-commerce busana muslim perempuan, HijUp.
Sekarang ini HijUp juga merambat ke pakaian muslim pria dan telah berhasil memayungi lebih dari 70 brand pakaian muslim di website-nya.
7. Fransiska P.W. Hadiwidjana
Fransiska P.W. Hadiwidjana merupakan CEO muda Indonesia yang juga berhasil masuk ke dalam daftar “30 Under 30 Asia” versi majalah Forbes.
Ia adalah CEO dan pendiri dari Prelo, sebuah platform jual beli barang bekas original berkualitas di Indonesia.
Fransiska merupakan lulusan dari Institut Teknologi Bandung jurusan IT yang terpilih mengikuti program Singularity University Graduate Studies 2012 di Amerika Serikat.
Dengan segudang prestasi baik dari pendidikan maupun bisnisnya, pantas saja ia masuk ke dalam jajaran “30 Under 30 Asia” majalah Forbes.
8. Reynold Wijaya
Reynold Wijaya merupakan CEO dan salah satu pendiri dari Modalku yang baru berusia 29 tahun.
Modalku merupakan platform peminjaman modal terbesar untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia.
Melalui pinjaman yang diberikan, Modalku memungkinkan banyak UMKM di seluruh Indonesia untuk lebih mudah berkembang.
9. Leonika Sari
Leonika Sari merupakan CEO dan pendiri dari startup Reblood, situs dan aplikasi yang mempermudah orang untuk mendonor darah.
Di Reblood, pengunjung dapat melihat informasi mengenai donor darah di Surabaya dan Jakarta, mulai dari tempat, jadwal, dan informasi lainnya.
Perempuan asal Surabaya yang pernah mengikuti bootcamp kewirausahaan di Massachusetts Institute of Technology ini berhasil mendirikan dan mengembangkan Reblood di usia yang cukup belia.
Di tahun 2017, Reblood berhasil mendapatkan penghargaan sebagai Startup pilihan Tempo.
10. David Christian
David Chrisitian adalah pendiri dan CEO dari Evoware, startup yang menyediakan peralatan makan ramah lingkungan.
Evoware memproduksi gelas, wadah makan, dan peralatan makan menggunakan rumput laut, sehingga dapat dimakan dan jauh lebih ramah lingkungan.
Dalam usaha menyejahterakan petani rumput laut di Indonesia, Evoware memberi pelatihan untuk menanam rumput laut berkualitas yang nantinya akan digunakan untuk produksi.
Di tahun 2018, desain kemasan Evoware berhasil memenangkan innovation price dari “Circular Design Challenge” yang diselenggarakan oleh The New Plastics Economy.
11. Anugrah Pakerti
CEO muda Indonesia yang terakhir adalah Anugrah Pakerti, pendiri dari Avo Innovation Technology.
Avo Innovation Technology mengoperasikan brand make up dan skincare ramah lingkungan, Avoskin, yang beroperasi sejak tahun 2014.
Tak hanya ramah lingkungan, Avoskin juga menyejahterakan petani lokal dengan cara membeli bahan utama untuk produk make up dan skincare dari mereka.
Di tahun 2020 ini, Anugrah Pakerti juga berhasil masuk ke dalam daftar “30 Under 30 Asia” majalah Forbes.
Itu dia daftar 11 CEO muda di Indonesia yang bisa menginspirasi kamu.
Mayoritas dari mereka bisa sukses di usia muda karena kerja keras dan kegigihan selama perjalanan kariernya.
Nah, jika ingin mendengar sharing langsung dari para CEO inspiratif, kamu bisa mengikuti kelas online Glints ExpertClass.
Ada banyak pilihan kelas yang mengangkat topik-topik menarik, seperti bisnis, marketing, sales, product, dan data. Semua kelas tersebut dipandu oleh para profesional berpengalaman, termasuk CEO perusahaan ternama.
Jadi, kamu akan mendapat ilmu langsung dari ahlinya. Menarik, bukan?
