Cara Menulis Expected Salary di CV dan Contohnya

Diperbarui 09 Des 2024 - Dibaca 5 mnt
Ditulis oleh : Nika Audina

Saat kamu melamar suatu pekerjaan, ada perusahaan yang terkadang memintamu menuliskan expected salary di CV. Melalui artikel ini, Glints akan jelaskan bagaimana cara menulis expected salary di CV.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Besaran gaji yang diberikan perusahaan pada karyawan adalah salah satu topik penting saat proses rekrutmen.

Menulis expected salary yang sesuai dengan kemampuanmu di CV bisa meningkatkan ketertarikan hiring manager dan rekruter.

Nah, agar tidak keliru, yuk simak cara menulisnya di bawah ini!

Baca Juga: Bagaimana Menentukan Gaji yang Kamu Pantas Dapatkan

Pentingnya Expected Salary di CV

Expected salary adalah perkiraan besaran gaji maupun kompensasi yang kamu harapkan dari perusahaan.

Biasanya, perihal besaran gaji didiskusikan saat kamu memasuki tahap interview.

Namun, ada beberapa perusahaan yang meminta kamu untuk menuliskan expected salary di CV.

Beberapa faktor pertimbangan dalam menetapkan expected salary antara lain:

  • biaya hidup/akomodasi
  • tingkat pendidikan
  • kemampuan/skills
  • permintaan untuk posisi yang kamu lamar
  • industri

Dikutip dari Indeed, menyertakan expected salary pada CV akan mempermudah perusahaan menentukan apakah besaran gaji harapanmu sesuai dengan anggaran mereka.

Selain itu, expected salary bisa menunjukkan kemampuan dan nilai kamu terhadap posisi tersebut.

Namun, jika perusahaan tidak meminta kamu menuliskan expected salary pada CV, kamu tidak perlu menyertakannya.

5 Cara Menulis Expected Salary di CV

1. Lakukan riset gaji rata-rata posisi yang kamu lamar

Sebelum menuliskan expected salary di CV, pastikan bahwa kamu sudah tahu rata-rata gaji untuk posisi yang dilamar.

Kemudian, sesuaikan juga dengan level serta lokasi kerja.

Dengan perbedaan UMR setiap provinsi dan kota di Indonesia, tentunya biaya hidupmu akan berbeda pula.

Baca Juga :  Tips Menyusun CV Data Scientist dan Download Template Gratis

Misalnya, kamu melamar untuk posisi project officer di Jakarta.

Maka, kamu bisa riset tentang besaran rata-rata gaji project officer di Jakarta untuk entry level.

Dengan riset, kamu tidak akan menentukan angka gaji yang terlalu rendah atau tinggi.

2. Beri keterangan expected salary masih bisa dinegosiasikan

Hal selanjutnya yang tidak boleh tertinggal dalam menulis expected salary adalah pernyataan bahwa besaran gaji tersebut masih bisa dinegosiasikan.

Setiap perusahaan mungkin akan menawarkan benefit atau tunjangan yang berbeda-beda.

Oleh karena itu, pastikan perusahaan tahu kamu terbuka untuk negosiasi, tergantung apa yang ditawarkan mereka.

Baca Juga: Gaji Kotor: Pengertian dan Bedanya dengan Take Home Pay

3. Tulis dengan menunjukkan fleksibilitas

Saat mencantumkan expected salary di CV, alih-alih menulis angka spesifik, tunjukkan fleksibilitas dengan menulis rentang gaji tertenu.

Misalnya Rp5.500.000-6.500.000 dibandingkan hanya menulis Rp5.500.000.

Menyediakan rentang expected salary ini membantumu dalam bernegosiasi dengan perusahaan soal penawaran mereka nantinya.

4. Tulis dengan singkat dan jelas

Saat menulis expected salary di CV, cara berikut yang bisa kamu terapkan yaitu menulisnya dengan singkat dan jelas.

CV kamu harus menyesuaikan pada kemampuan dan pengalamanmu, bukan hanya berapa angka gaji yang kamu inginkan.

Tuliskan expected salary kamu pada bagian akhir CV dan pastikan perusahaan mengerti maksudmu walaupun dengan penjabaran yang singkat.

5. Jangan berbohong

Walaupun kamu menginginkan kenaikan gaji, pastikan bahwa expected salary yang kamu tulis jujur dan sesuai dengan riset serta kemampuan kamu.

Hindari berbohong tentang expected salary karena hal ini berisiko besar. Kamu bisa kehilangan kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan incaran.

Mengutip dari Corporate Staffing, biasanya nanti perusahaan akan tetap meminta slip gaji dari perusahaan saat ini atau sebelumnya.

Baca Juga :  4 Pertanyaan Interview Marketing Analyst yang Wajib Kamu Pelajari

Dari situ akan ketahuan berapa angka gaji yang masuk akal dan sesuai dengan pengalamanmu.

Agar kamu tidak kehilangan pekerjaan dan kesempatan, pastikan untuk selalu jujur saat mencantumkan besar gaji.

Contoh Expected Salary di CV

Berikut adalah contoh tulisan expected salary di CV:

1. Dalam bahasa Indonesia

Perkiraan Gaji

  • Besaran gaji untuk saat ini adalah Rp4.000.000 per bulan.
  • Perkiraan gaji yang diinginkan antara Rp4.500.000-5.500.000 per bulan.
  • Gaji bisa dinegosiasikan menyesuaikan dengan benefit dan kompensasi yang ditawarkan perusahaan.

2. Dalam bahasa Inggris

Expected Salary

  • Current salary is Rp4.000.000 per month.
  • Seeking between Rp4.500.000-5.500.000 per month.
  • Negotiable based on other benefits provided in the compensation package.

Baca Juga: Panduan dan Tips Sukses Negosiasi Gaji (Plus Template Latihan Gratis)

Itu dia serba-serbi cara menulis expected salary untuk CV kamu. Jangan sampai keliru, ya!

Bukan hanya menulis expected salary, Glints juga sudah siapkan berbagai macam tips merangkai CV agar dilirik rekruter.

Apa saja? Yuk, temukan ragam artikel lainnya dengan klik tombol di bawah ini!

CEK ARTIKELNYA


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon