8 Cara Mengatasi Masalah Laptop Panas, Pekerja Wajib Coba
Ditulis oleh : Alisatul Aini
Laptop kerjamu sering overheat? Sebaiknya jangan terus diabaikan dan mulailah terapkan beberapa cara untuk mengatasi laptop yang cepat panas.
Jika tidak, masalah ini tak hanya mengganggumu saat bekerja tetapi juga berisiko menyebabkan kerusakan.
Tak perlu berlama lagi, langsung saja simak beberapa cara sederhananya yang telah Glints siapkan untukmu di bawah ini!
1. Gunakan kipas pendingin
Cara pertama yang paling banyak dilakukan adalah dengan menggunakan kipas pendingin.
Meski di setiap laptop sudah terdapat internal CPU cooling fan, kipas pendingin eksternal masih dibutuhkan terutama jika laptopmu semakin panas ketika dicas.
Kipas pendingin ini setidaknya akan membantu mengurangi hawa panas yang dihasilkan.
Cara lain yang bisa kamu coba juga adalah mengecek apakah kipas pendingin bawaan di laptopmu masih dalam keadaan baik atau tidak.
Jika sangat berdebu atau bahkan sudah tidak berfungsi lagi, sebaiknya perbaiki ke layanan service laptop agar fungsi kipas pendingin eksternal bisa bekerja lebih efektif lagi.
2. Nonaktifkan mode otomatis pada beberapa aplikasi
Saat membuka laptop, pastikan tidak ada terlalu banyak aplikasi yang otomatis dibuka.
Dilansir dari One Sitego , aplikasi yang beroperasi di background ini sangat memperlambat proses loading sehingga laptop harus bekerja lebih keras.
Inilah yang menyebabkan laptop menjadi terlalu panas.
Bagi kamu yang memiliki laptop dengan Windows 10, cara untuk menonaktifkannya adalah dengan membuka Windows Task Manager atau pilih settings.
Lalu, pilih menu startup dan nonaktifkan beberapa aplikasi yang menurutmu tak perlu otomatis dibuka setiap menyalakan laptop.
3. Perhatikan suhu sekitar
Laptop yang panas tidak hanya dipengaruhi oleh mesin internal, tetapi juga suhu di sekitar ruangan.
Oleh karena itu, cara mengatasi laptop panas selanjutnya adalah dengan menghindari cahaya matahari langsung atau pindah ke ruangan yang lebih sejuk.
Cooling system yang terdapat pada laptop memang didesain untuk mengatasi suhu panas yang disebabkan oleh faktor internal maupun eksternal.
Suhu ruangan yang sejuk akan membantu cooling system tersebut untuk bekerja dengan lebih optimal.
4. Matikan laptop
Ini merupakan cara yang paling cepat untuk membantu laptop agar kembali normal.
Mirip seperti manusia, laptop juga perlu beristirahat. Apalagi, jika ia sudah digunakan untuk durasi yang cukup lama.
Setelah dimatikan, coba diamkan beberapa saat terlebih dahulu sebelum dinyalakan kembali. Beri waktu agar laptopmu dapat menurunkan temperaturnya terlebih dahulu.
Saat dinyalakan dalam keadaan sudah mulai dingin, laptop biasanya akan beroperasi lebih cepat dan antilemot.
Cara yang satu ini cukup berbeda dengan memilih untuk restart laptop. Saat di-restart, laptop memang akan memulai kembali proses dari awal tetapi mesin-mesin di dalamnya tidak dapat beristirahat dengan maksimal.
5. Update software
Dilansir dari Avast, operating system dan software versi terbaru pasti mempunyai beberapa kelebihan dan perbaikan dari versi sebelumnya.
Termasuk kemampuannya dalam mengatasi bugs dan inefisiensi lainnya yang terjadi di dalam sistem.
Dengan begitu, laptopmu tidak akan cepat panas dan dapat beroperasi dengan lebih lancar.
Jika kamu ingin lebih cepat mengetahui mana aplikasi yang perlu di-update secepat mungkin, cobalah instal aplikasi semacam driver updater tool.
Tools tersebut juga akan membantumu mengidentifikasi aplikasi yang sudah corrupted atau bermasalah.
6. Letakkan laptop di permukaan datar
Cara mengatasi laptop panas yang selanjutnya adalah jangan letakkan laptop di permukaan yang tidak rata dan tidak menyerap panas, seperti:
- selimut
- bantal
- pangkuan
- kain
Menurut Make Use of, kebiasaan tersebut dapat membuat laptop cepat panas karena aliran udara dari laptop menjadi terhambat.
Akibatnya, hawa panas terjebak di mesin laptop dan tidak bisa menyebar.
Letakkanlah laptop di permukaan keras dan datar seperti meja, lantai, atau laptop stand. Ada banyak toko yang menjual laptop stand atau laptop holder dengan berbagai macam bahan.
7. Aktifkan power saver
Mode power saver cukup membantu mengatasi overheating meski tidak seefektif cara-cara yang lain.
Pada Windows 10, pengaturan ini terdapat dalam menu settings, tepatnya di bagian system. Setelah itu, cari pilihan power & battery dan lihat apakah mode power saver-nya aktif atau tidak.
Ini merupakan mode pengaturan bawaan dari laptop untuk membantu mengurangi beban mesin yang harus beroperasi terus-terusan.
Untuk lebih meningkatkan efisiensi, kamu juga bisa menurunkan tingkat kecerahan layar laptop.
8. Bersihkan virus dan malware
Cara mengatasi laptop panas yang satu ini memerlukanmu untuk menginstal tools yang dapat mendeteksi virus dan malware.
Hal tersebut dikarenakan penyebab lain yang membuat laptop cepat panas adalah virus dan malware yang dapat membuat laptopmu memproses sesuatu tanpa disadari.
Tak hanya mendeteksi, biasanya tools tersebut juga dapat langsung memusnahkan virus atau malware yang berbahaya bagi laptop.
Demikian beberapa cara untuk mengatasi laptop yang cepat panas. Semoga masalah ini tak lagi mengganggu produktivitasmu saat bekerja, ya.
Selain masalah laptop, ada banyak sekali tantangan lain terkait work tools yang mungkin cukup mempengaruhi kelancaran saat bekerja.
Untuk membantumu mengatasinya, Glints Blog punya kumpulan artikel mengenai topik terkait tools pekerjaan, baik tools fisik maupun nonfisik.
Ayo baca kumpulan artikelnya sekarang agar pekerjaanmu tak lagi terhambat!
