Ini Dia 6 Cara Terbaik Menegur Atasan dengan Sopan
Ditulis oleh : Andre Oliver
Merasa perilaku atasan sudah keterlaluan, tapi bingung mencari cara menegur atasan yang aman dan sopan?
Tenang, kamu tidak akan dianggap lancang jika bisa mengenali bagaimana saja cara yang tepat untuk menegur seorang bos.
Penasarankan? Yuk, simak rangkuman Glints tentang cara-cara terbaik untuk menegur atasan!
Baca Juga: Ingin Menegur Rekan Kerja Tanpa Terdengar Bossy? Yuk, Simak Caranya!
Isi Artikel
1. Cari Waktu Yang Tepat
Jangan memilih sembarang momen untuk menegur atasan.
Kamu sendiri tidak mau kan ditegur rekan kerja saat lagi makan siang? Atau bahkan pas baru sampai kantor dan bersiap kerja?
Coba cari waktu yang tepat untuk menegur atasanmu.
Jangan sampai kamu menegur sikap Bos yang keterlaluan ketika ia sedang banyak pikiran. Malah kamu sendiri nanti yang kena semprot.
Yang kamu harus lakukan adalah pastikan situasi dan tentukan saat terbaik.
2. Beri Saran Yang Membangun
Lebih baik ketika ingin menegur sikap atasan yang menjengkelkan, gunakanlah gaya bicara yang lembut dan arahkan ide teguran menuju perbaikan.
Pastikan teguran kalian mengandung kritik yang membangun. Beri sebuah saran agar ia dapat menginstropeksi dirinya.
Gunakan kata-kata seperti “Bapak tidak salah, namun menurut saya bisa lebih bagus jika…” atau “Cara ini sepertinya lebih baik untuk menyelesaikan masalah bu..”
Jangan sampai kalian merasa paling benar dan malah memberi sebuah pernyataan. Menekankan sikap ‘Kamu salah, Saya benar’ pada atasan.
Jika kalian menyampaikan penyataan, kalian akan terkesan menggurui. Sedangkan posisi kalian sendiri ada di bawah atasan.
Kalian tidak mau kan terlihat bodoh di depan rekan kerja dan meninggalkan impresi yang buruk di mata atasan?
3. Berbekal Fakta
Jika ingin menegur, siapkan argumen yang valid.
Menurut Kompas, cara terbaik untuk menegur atasan adalah untuk menyediakan latar belakang sikap bos kamu yang menyebalkan.
Intinya, bekalkan diri kamu dengan bukti yang autentik.
Kamu bisa pertanyakan sifat atasan kamu pada rekan kerja, bila mereka merasakan hal yang sama hal itu dapat menjadi alasan yang kuat.
Jangan lupa untuk sediakan fakta atau solusi yang memang benar-benar efektif.
Bila dirasa lebih baik untuk kepentingan bersama, jangan ragu untuk sampaikan hal tersebut pada atasan kamu.
4. Fokus Pada Masalah
Ketika kamu akan mulai beropini, pastikan kamu sudah memahami inti permasalahan yang akan disampaikan.
Biarkan atasan menyelesaikan alasan dari sikap atau aturan yang dia terapkan. Beri konfirmasi bahwa kamu mengerti pendapat dan arahannya tidak dalam niat yang buruk.
Ketika tiba giliran kamu untuk berpendapat, sampaikan inti dari masalah kamu dan beri argumentasi yang sesuai.
Jangan sampai salah fokus dan beralih ke masalah yang tidak perlu.
Meskipun seusai itu kamu akan berargumen, berusalah untuk tetap tenang dan sampaikan gagasan kamu sebaik mungkin.
Baca Juga: Berteman Dengan Atasan Sendiri, Apakah Bisa?
5. Hargai Atasan
Tunjukkan sikap yang menghargai. Meskipun atasan kamu menghiraukanmu, tetap tunjukkan sikap yang hormat dan sopan.
Jangan gunakan kritik yang menjatuhkan, atau melontarkan kata-kata yang tidak pantas.
Bagaimanapun ia tetaplah atasan kamu.
Pikirkan saja kembali bahwa semua orang bisa keliru. Kesalahan itu wajar dan sangat manusiawi.
Berikan empati. Karena akan tiba suatu saat ketika kamu yang akan menjadi bos.
Ingin jugakan untuk dihargai karyawan kamu sendiri? Yuk, saling menghargai!
6. Tahan Emosi
Mengutip Max Monroe, cara terbaik agar suasana tetap dingin adalah bila semua argumen diberikan dalam keadaan yang tenang.
Tahan semua emosi yang terpendam kala menyampaikan teguran.
Sampaikan semua yang sudah kamu persiapkan dengan sikap tenang dan terperinci.
Jika emosimu meluap, maka kondisi argumen sudah tidak lagi kondusif dan malah keadaan akan memburuk bagi semuanya.
Coba redam emosi kamu dan ingatkan diri sendiri untuk tetap tenang.
Baca Juga: Cara Profesional Menghadapi Beda Pendapat dengan Atasan
Berikut adalah cara-cara terbaik untuk menegur atasan agar tidak terkena masalah.
Intinya, jangan takut, tetap tenang, dan sampaikan alasanmu sesopan mungkin. Semuanya akan baik-baik saja.
Nah, selain cara menegur, masih ada, lho interaksi lainnya yang akan kamu hadapi ketika berhubungan dengan atasan.
Ketahui beragam tips dan cara menghadapinya dengan baca artikel-artikel dari Glints.
Yuk, cek dan baca selengkapnya di sini!
