Cacingan: Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya
Ditulis oleh : M. Ichsan Medina
Cacingan adalah salah satu penyakit yang mengganggu sistem pencernaan hingga menyebabkan sakit perut atau bahkan diare.
Sakit perut dan diare tentunya membuatmu tidak nyaman. Terlebih jika kamu mengalaminya saat berada di kantor.
Makanya, Glints akan berbagi informasi seputar penyakit yang kata Kementerian Kesehatan Republik Indonesia perlu diwaspadai. Simak, yuk!
Isi Artikel
Apa Itu Cacingan
Mengutip Medicover Hospital, cacingan adalah penyakit yang disebabkan oleh cacing parasit yang bersarang di saluran pencernaan.
Cacing-cacing parasit ini ada beragam dan memiliki pengaruh yang berbeda-beda pada tubuhmu.
Meski terdengar menyeramkan, penyakit ini bisa disembuhkan sedini mungkin dengan perawatan yang tepat dan obat-obatan.
Gejala Umum Cacingan
Setiap orang akan mengalami gejala yang berbeda tergantung individu dan jenis cacing yang bersarang.
Meski begitu menurut Medical News Today, gejala yang umum terjadi di penderita penyakit ini adalah sebagai berikut.
- kehilangan nafsu makan
- kelelahan
- sakit di bagian perut
- perut kembung
- mual
- hilang berat badan yang tidak direncanakan
Penyebab Cacingan
Cacing parasit yang mengakibatkan penyakit pada tubuh ini tentu tidak bisa masuk begitu saja ke dalam tubuhmu.
Ada beberapa hal yang membuat cacing tersebut masuk dan menyerang tubuhmu.
Nah masih mengutip Healthline, berikut adalah beberapa penyebab dari cacingan.
- mengonsumsi air atau makanan yang terkontaminasi
- mengalami kontak dengan tanah yang terkontaminasi kotoran
- sanitasi yang buruk
- kebersihan yang buruk
Perlu diingat bahwa mengonsumsi makanan yang belum dimasak hingga matang juga dapat berakibat kamu mengalami cacingan.
Cara Mengetahui Apakah Kamu Terkena Cacingan
Kata Healthline, kamu bisa mengetahui apakah dirimu menderita penyakit ini dengan mengecek kotoranmu sendiri.
Cacing-cacing parasit tersebut akan melewati saluran pencernaan dan terbuang melalui kotoranmu.
Sehingga, meski kamu tidak mengalami gejala-gejala yang Glints sebutkan di atas, bisa saja tetap ada ditemukan tanda-tanda cacing parasit dalam tubuh.
Cacing yang menempel di kotoranmu bisa berbentuk berbagai macam tergantung jenisnya.
Maka, kenali dulu ragam jenis dan penyakit yang dibawanya berikut ini.
Tipe-Tipe Cacingan
Nah kata Healthdirect dan Medical News Today, berikut adalah beberapa tipe-tipe cacingan yang umum menyerang manusia.
1. Cacing pita
Salah satu jenis cacing yang bisa menyerang pencernaan manusia adalah cacing pita.
Cacing pita masuk ke dalam tubuh ketika mengonsumsi daging sapi maupun babi yang tidak matang atau masih mentah.
Tak hanya itu, cacing pita juga bisa masuk dalam tubuh ketika mengonsumsi air yang terkontaminasi.
Larva cacing pita ini akan bertahan di dalam usus dan berkembang menjadi dewasa dalam 2 bulan.
Jika dibiarkan, cacing pita dapat menyebar ke otak, otot serta jaringan tubuh lainnya yang mengakibatkan beberapa hal seperti;
- sakit kepala yang parah
- kehilangan pengelihatan
- kejang-kejang
- kematian
2. Cacing tambang
Salah satu jenis lainnya yang mengakibatkan cacingan adalah cacing tambang.
Jenis cacing ini bisa masuk melalui kulit atau ketika mengonsumsi larvanya yang menempel di tangan maupun makanan.
Biasanya, seseorang yang terinfeksi jenis cacing ini tidak akan mengalami gejala apapun.
Namun, gejala yang bisa muncul dalam seseorang yang terinfeksi cacing ini di antaranya adalah sebagai berikut.
- masalah di bagian pencernaan
- anemia
- kehilangan darah
- infeksi kulit
3. Cacing kremi
Jenis cacing ini mengakibatkan rasa gatal terutama di bagian bokong. Rasa gatal tersebut bahkan bisa mengganggu tidur.
Kebanyakan, orang-orang yang terinfeksi jenis cacing ini tidak memiliki gejala apapun.
Seseorang bisa terinfeksi cacing ini karena;
- terkontaminasi dari orang lain melalui kontak langsung
- menggunakan objek yang sama dari orang lain yang sudah terkontaminasi seperti makanan, pakaian, hingga tempat tidur
4. Cacing gelang
Kontaminasi cacing gelang terjadi ketika seseorang mengalami kontak langsung dengan tanah atau air yang ada telur cacingnya.
Tak hanya itu, cacing ini juga bisa masuk ke dalam tubuh melalui buah maupun sayuran yang tidak dicuci, dikupas, atau dimasak dengan baik.
Seseorang yang terinfeksi jenis cacing ini dapat memiliki gejala
- rasa sakit yang ringan di bagian perut
- dalam kasus yang parah penyumbatan usus
Pengobatan Cacingan
Mengutip NHS, pengobatan untuk mengatasi cacingan juga tergantung jenis cacing yang menginfeksi seseorang.
Akan lebih baik, jika sudah mengalami gejala-gejala yang Glints sebutkan di atas, segera kunjungi dokter.
Biasanya, dokter akan memberikan obat-obatan yang perlu kamu habiskan dalam 1 hingga 3 hari.
Tak hanya itu, orang-orang yang di sekitarmu juga perlu dirawat supaya tidak ada lagi yang terkontaminasi serta terinfeksi.
Pada akhirnya, cacing tersebut akan ikut keluar dari tubuhmu bersama kotoran.
Untuk menghindari infeksi ulang, kamu harus cuci tangan secara rutin, terutama setelah dari toilet, saat memasak, dan sebelum makan.
Itu adalah paparan dari Glints seputar penyakit infeksi cacingan yang perlu kamu ketahui.
Kamu bisa mendapatkan lebih banyak informasi seputar kesehatan dengan baca ragam artikel yang sudah Glints siapkan.
Seperti pertolongan pertama saat sakit gigi hingga mata bintitan.
Tentunya, kamu bisa mengakses kumpulan artikelnya secara gratis dengan klik di sini. Yuk, klik sekarang!
