Apa Itu Bahasa Pemrograman Java? Ini Penjelasannya

Diperbarui 29 Sep 2021 - Dibaca 8 mnt

Isi Artikel

    Banyak orang menyebut bahwa Java merupakan bahasa pemrograman yang powerful. Hal ini mengingat sifatnya yang multiplatform dan dikenal memiliki library yang lengkap.

    Oleh sebab itu, tak heran bila Java menjadi salah satu bahasa pemrograman yang banyak digunakan saat ini.

    Penasaran seperti apa bahasa pemrograman Java? Yuk, simak penjelasan dari Glints berikut ini.

    Mengenal Sejarah Java

    portofolio programmer

    © Pexels

    Pada tahun 1991, bahasa pemrograman Java pertama kali dikembangkan lewat sebuah proyek bernama “The Green Project” yang dibentuk oleh Sun Microsystems.

    Beranggotakan James Gosling, Patrick Naughton, dan Mike Sheridan, proyek ini memiliki tujuan untuk menciptakan bahasa pemrograman baru yang lebih andal dari C dan C++.

    Setelah proyek berjalan selama 18 bulan, James Gosling, sang developer, akhirnya berhasil mengembangkan bahasa pemrograman baru yang diberi nama Oak.

    Sayangnya, nama tersebut telah terdaftar sebagai merek dagang dari perusahaan Oak Technology.

    Akhirnya, sekitar tahun 1995, Sun Microsystem kemudian resmi mengubah nama Oak menjadi Java yang kabarnya terinspirasi dari java coffee/kopi Jawa. Itu sebabnya, logo bahasa pemrograman Java bergambar secangkir kopi.

    Pengertian Bahasa Pemrograman Java

    belajar bahasa pemrograman

    © Freepik

    Java dikenal memiliki moto “Write Once, Run Anywhere”. Hal ini menunjukkan bahwa setiap kode program yang ditulis menggunakan Java bisa langsung dijalankan pada platform berbeda-beda tanpa perlu menyusun ulang.

    Mengapa bisa demikian?

    Penulisan kode program Java biasanya disimpan dalam file berekstensi java. Dengan menggunakan javac compiler, kamu bisa menyusun file berekstensi java menjadi file berekstensi class.

    File berekstensi class inilah yang disebut sebagai bytecode dan bisa dijalankan di seluruh Java Virtual Machine (JVM).

    Dilihat dari penggunaannya, sebagai bahasa pemrograman umum kamu bisa memanfaatkan Java untuk membuat berbagai bentuk aplikasi.

    Hal itu berlaku mulai dari aplikasi berbasis desktop, website, mobile, hingga aplikasi embedded device seperti perangkat pintar atau microprosesor.

    Sementara dalam praktiknya, bahasa Java tidak mendukung pemrograman prosedural melainkan menggunakan konsep pemrograman berbasis object.

    Baca Juga: Tips dan Referensi Materi Belajar Java untuk Pemula

    Mengapa Java Digunakan?

    kelebihan dan kekurangan java

    Dilansir dari ThoughtCo, ada beberapa alasan mengapa bahasa pemrograman Java dipergunakan, di antaranya adalah:

    1. Mudah digunakan

    Dasar dari Java adalah bahasa pemrograman C++. Meskipun bahasa pemrograman tersebut cukup kuat, tetapi tergolong konteks dan tidak cukup untuk berbagai kebutuhan Java.

    Java dibangun dari dan menjadi semacam peningkatan dari bahasa pemrograman tersebut. Hal ini membuat Java menjadi bahasa pemrograman yang kuat dan sederhana untuk digunakan.

    Secara khusus, jika kamu sudah familiar dengan C++, kamu kemungkinan besar tidak akan banyak kesulitan untuk mempelajari Java.

    2. Berorientasi pada objek

    Seperti disebutkan di atas, hal ini terkait dengan sifatnya yang merupakan bahasa pemrograman berorientasi objek. Hal ini berbeda dengan bahasa pemrograman C++ yang bisa dianggap semi beriorentasi pada objek.

    Java memiliki beberapa fitur dari bahasa pemrograman berorientasi objek atau object-oriented programming language (OOP). Hal-hal tersebut di antaranya adalah abstraction, encapsulation, inheritance dan polymorphism.

    3. Keamanan

    Pada awalnya, Java ditujukan untuk perangkat mobile yang bertukar data lewat jaringan. Hal ini membuat bahasa Java dibangun dengan tingkat keamanan tinggi.

    Java sendiri bisa dikatakan adalah salah satu bahasa pemrograman dengan tingkat keamanan yang tinggi. Menurut CodeJava, sekarang ini tidak terdengar ada virus yang menyerang aplikasi Java.

    4. Bisa digunakan di berbagai platform

    Sebuah program idealnya bisa bekerja terlepas dari platform apa yang digunakan untuk mengeksekusinya. Java ditulis sebagai bahasa pemrograman yang portabel dan bisa digunakan lintas platform.

    Hal tersebut membuatnya dapat digunakan di berbagai sistem operasi, hardware, ataupun perangkat. Ini sejalan dengan slogan write once, run anywhere yang identik dengan bahasa pemrograman ini.

    Penggunaan Bahasa Pemrograman Java

    © Freepik

    Dilansir dari w3schools, Java dapat digunakan untuk beberapa hal, di antaranya adalah:

    • aplikasi mobile (terutama Android)
    • aplikasi desktop
    • aplikasi web
    • server web dan aplikasi server
    • game
    • koneksi database

    Selain hal-hal di atas, sebenarnya ada banyak lagi kegunaaan dari Java. Hal tersebut menandakan bahwa bahasa tersebut adalah bahasa pemrograman yang memang banyak digunakan.

    Komponen Penting Java

    © Picjumbo.com

    Dilansir dari JournalDev, ada tiga komponen penting dari Java. Ketiga komponen tersebut adalah:

    1. JDK

    Java Development Kit (JDK) merupakan komponen inti dari Java. Komponen ini memberikan semua tools, executables, binaries yang diperlukan untuk menyusun, men-debug, dan mengeksekusi sebuah program Java.

    2. JVM

    Java Virtual Machine (JVM) kerap dianggap sebagai jantung dari bahasa pemrograman Java. Ketika menjalankan program Java, JVM bertugas untuk mengonversi byte code menjadi kode yang lebih spesifik.

    3. JRE

    Java Runtime Environment (JRE) merupakan implementasi dari JVM. JVM memberikan platform untuk mengeksekusi program-program Java.

    Baca Juga: 8 Kiat Agar Lancar Belajar Bahasa Pemrograman

    Contoh Java Framework

    © Freepik

    Bicara mengenai dunia pemrograman komputer, framework menjadi istilah yang tidak asing lagi. Sederhananya, framework dapat diartikan sebagai komponen pemrograman yang sudah jadi dan siap digunakan kapan saja.

    Secara umum, framework tersusun dari MVC (Model, View, Controller). Nah, di dalam MVC ini kamu bisa mengelompokkan mana fungsi inputan, proses, dan output dari sebuah aplikasi.

    Kalau kamu yang ingin membangun website menggunakan bahasa pemrograman Java, berikut web framework untuk Java yang sering digunakan.

    1. Vaadin Framework

    Vaadin Framework memiliki kelebihan berupa kode yang digunakan memiliki kemiripan dengan source code Java SE.

    Kalau sebelumnya kamu pernah menggunakan Swing, maka tidak akan kesusahan untuk beradaptasi dengan Vaadin Framework.

    2. Spring MVC

    Pertama kali dirilis tahun 2003, Spring Framework merupakan framework open source yang menggunakan dasar pemrograman berbasis objek di dalamnya.

    Selain itu, framework satu ini memungkinkan programmer untuk bekerja dengan teknologi dan library dari pihak ke tiga yang berbeda.

    3. Java Server Pages (JSP)

    JSP termasuk salah satu framework yang cukup terkenal dalam mengembangkan aplikasi web. Bagi seseorang yang terbiasa menggunakan Java, sudah pasti tidak akan menemukan kesulitan saat menggunakannya.

    Urusan performa, JSP cenderung memiliki performa yang baik karena di dalamnya telah dilakukan proses compile untuk menjadi servletclass Java yang siap dijalankan oleh web server.

    Baca Juga: Cara Praktis Belajar Coding untuk Pemula, Coba Yuk!

    Itulah ulasan mengenai apa itu bahasa pemrograman Java lengkap dengan  framework yang bisa kamu gunakan.

    Buat kamu yang ingin bergelut dalam dunia programming, maka menguasai bahasa Java bisa menjadi keuntungan tersendiri. Jika sudah menguasainya, mungkin sudah saatnya bagi kamu untuk bekerja di bidang IT.

    Nah, untuk mendapatkan informasi seputar pekerjaan di bidang IT, segera daftarkan diri di Glints dan dapatkan update lowongan kerja terbarunya.

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 3 / 5. Jumlah vote: 2

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Comments are closed.

    Artikel Terkait