×

Cara Praktis Belajar Coding untuk Pemula, Coba Yuk!

March 31, 2020 | No Comments

Perkembangan teknologi digital terkini membuatmu tidak asing lagi dengan keterampilan coding. Saat ini, aktivitas belajar coding untuk pemula bukan hanya didominasi orang dewasa.

Tak sedikit anak usia sekolah yang menaruh minat pada coding. Hal ini terbukti lewat banyaknya kegiatan kelas belajar coding, baik secara offline maupun online.

Popularitas coding ini membuka lapangan kerja bagi kamu yang jatuh cinta pada dunia programming. Profesi android developer atau web developer bisa menjadi karier menjanjikan untukmu.

Maka, mengasah keterampilan penulisan kode perlu guna menambah daftar keahlianmu dalam CV.

Jika belum sempat mengikuti kelas atau workshop, coding ternyata juga bisa dipelajari sendiri di rumah melalui web atau tutorial di YouTube. Ikuti penjelasan dari Glints tentang coding berikut ini yuk!

Definisi Coding

belajar coding pemula

© Pexels

Secara sederhana istilah ini merujuk pada computer programming. Kamu bertugas membuat serangkaian “kalimat perintah” untuk memberitahu komputer apa yang harus dilakukan terkait suatu instruksi.

Kode itu membantu komputer tahu dan memahami apa yang ingin kamu lakukan pada komputer tersebut. Begitu kamu memberikan instruksi, komputer menerimanya dan mengikuti sesuai kalimat yang telah tertulis.

Sekumpulan instruksi kode itulah yang menjadikannya sebuah program.

Proses penulisan kode-kode program menjadi aplikasi, software, atau web itu disebut sebagai coding. Namun, sebagaimana sebuah mesin, program hanya akan berjalan sesuai kode yang dituliskan.

Jika Ada kesalahan kecil ketika menuliskan kode bisa membuat program tidak berjalan sebagaimana mestinya. Oleh karena itu, butuh ketelitian tinggi supaya coding yang kamu tuliskan bisa berjalan mulus.

Baca Juga: Ingin Mulai Belajar Coding? Berikut Tipsnya

Coding dan Bahasa Pemrograman

DevOps adalah

© Freepik

Coding berkaitan erat dengan bahasa pemrograman, yakni serangkaian kode yang dipakai untuk memberikan instruksi kepada komputer.

Bahasa pemrograman biasanya terdiri dari sekumpulan aturan sintak dan semantik. Tujuannya tak lain untuk mendefinisikan program, baik aplikasi, software, maupun web, agar bisa berjalan baik.

Belajar coding untuk pemula artinya kamu juga akan mempelajari bahasa pemrograman, seperti PHP, C, Java, C++, Python, JavaScript, C#, dan Visual Basic. Pemakaiannya bergantung pada jenis program yang akan kamu buat.

Misalnya, jika hendak merancang aplikasi Android, kamu bisa menggunakan Java. Sementara itu, aplikasi iOS bisa memakai Swift.

Untuk aplikasi berbasis web, kamu bisa memakai Javascript, Python, atau PHP. Sementara pada aplikasi desktop, bahasa pemrograman C# atau Java cukup sering digunakan.

Tantangan Belajar Coding

© Pexels

Setelah kamu memahami dasar-dasar coding, sekarang Glints akan menjelaskan apa saja tantangan belajar coding yang bakal kamu hadapi.

Setidaknya, kamu bisa mempersiapkan diri lebih matang supaya semangat belajarmu tidak padam di tengah jalan.

Tantangan belajar coding yang perlu kamu perhatikan adalah:

1. Sudah tahu apa tujuan mempelajarinya?

Dikutip dari BitDegree, pertanyaan ini penting untuk ditanyakan sebelum mulai belajar coding.

Pernahkah kamu bertanya pada diri sendiri, buat apa kamu belajar coding? Pertanyaan ini akan membantumu menemukan tujuan supaya tahu target apa yang hendak dicapai.

Setelah terjawab, kamu bisa melanjutkan dengan daftar pertanyaan berikut.

  • Kamu ingin membuat program apa dengan coding? Apakah berupa aplikasi iOS, android, desktop, atau web?
  • Karier apa yang ingin kamu bangun lewat keterampilan coding ini? Apakah programmer, web developer, android developer, atau lainnya?
  • Bahasa pemrograman apa yang ingin kamu pelajari selanjutnya?

2. Siapkah kamu untuk berproses dan konsisten?

Mempelajari suatu hal baru tidak bisa selesai dalam waktu singkat. Kamu harus siap berproses dalam melahap semua materi terkait coding.

Kadang suatu materi tidak cukup dibaca atau dipraktikkan sesekali saja, tetapi harus berulang kali.

Kesalahan dalam belajar itu wajar dan menjadi pengalaman yang berharga. Itulah mengapa kamu juga perlu konsisten saat belajar coding.

Konsisten berarti siap meluangkan waktu khusus untuk berkutat dengan coding di sela-sela kesibukan aktivitas harianmu.

Sebagai contoh, kamu bisa menyediakan waktu belajar selama 45 menit hingga 1 jam setiap hari. Dalam satu minggu kamu bisa membuat target pembelajaran pribadi.

Awali minggu pertama dengan membaca ulang dasar-dasar coding, termasuk istilah yang lazim digunakan. Dari situ kamu bisa meningkatkan target belajar setiap minggunya.

3. Sejauh mana kamu menguasai bahasa Inggris?

Meski sumber belajar atau tutorial coding dalam bahasa Indonesia sudah banyak tersedia, tetapi istilah yang umum dipakai mayoritas berbahasa Inggris.

Malah sebetulnya memakai bahasa Inggris membuat belajar coding lebih mudah dipahami.

Kamu tidak perlu menjadi ahli atau punya skor tinggi berbahasa Inggris untuk belajar coding. Namun, minimal kamu bisa memahami konteks yang disampaikan pada materi pembelajaran atau tutorial.

Jangan ragu membuka kamus atau aplikasi penerjemah online saat belajar ya.

4. Apakah kamu cukup teliti menelusuri kode-kode secara mendetail?

Ya, pasti kamu terbayang deretan huruf, angka, dan karakter lain saat belajar coding untuk pemula. Menyusun dan merangkai kode-kode tersebut menjadi sebuah program jelas butuh ketelitian dan kecermatan.

Perbedaan satu atau dua karakter saja bisa menghasilkan tampilan berbeda.

Namun, jangan khawatir jika kamu merasa dirimu bukan termasuk orang yang teliti. Belajar coding membuatmu terlatih mengamati dan memahami ribuan kode dalam suatu program.

Daya pikirmu juga akan terasah, sehingga kamu mampu menemukan logika di balik suatu algoritma.

Semakin sering berlatih, kamu akan semakin terampil merangkai formulasi guna mengatasi suatu masalah pemrograman secara sederhana.

Baca Juga: 7 Bahasa Pemrograman yang Dibutuhkan di Dunia Kerja

Sumber Belajar Coding untuk Pemula

© Unsplash

Nah, bagi kamu yang berniat mempelajari coding secara mandiri, beberapa sumber belajar ini bisa diperoleh melalui internet lho. Coba cek daftarnya berikut ini.

1. Aplikasi android

Kamu tipe orang yang mengandalkan smartphone untuk semua pekerjaan? Install saja salah satu dari empat aplikasi belajar coding untuk pemula.

Aplikasi yang bisa kamu gunakan di antaranya adalah SoloLearn, Mito, Programming Hub, dan Programming Hero. Melalui aplikasi-aplikasi tersebut, belajar jadi praktis karena tinggal membuka smartphone saja.

2. Web interaktif

Pernah dengar Codecademy? Web ini disebut-sebut sebagai rujukan belajar coding yang paling lengkap. Bukan hanya materi, tetapi kamu juga bisa mengisi kuis, mengerjakan project, hingga berdiskusi dalam forum.

Kalau versi lokal, ada Codepolitan dengan fokus bahasan pada bahasa pemrograman. Kamu bisa mudah mempelajari coding dengan penjelasan yang ringkas dan padat.

3. Kanal YouTube

Kamu juga bisa memanfaatkan berbagai tutorial video di YouTube untuk belajar coding. Cukup pastikan paket kuota sudah terisi, kamu bisa segera menjelajahi video sambil praktik langsung.

Untuk belajar coding, kamu bisa Coba intip kanal milik TheNewBoston, Derek Banas, Sekolah Koding, Dicoding Indonesia, dan Codepolitan.

Baca Juga: 5 Kursus Pemrograman Online yang Bisa Kamu Ikuti

Wah, ternyata belajar coding untuk pemula cukup menantang! Memang terlihat tidak mudah di awal.

Namun, sekali kamu menikmati keberhasilan kecil, perasaan puas dan bangga justru membuatmu berpikir serius menekuni coding.

Selagi mempersiapkan diri belajar coding, jangan lupa daftarkan dirimu di Glints untuk memperoleh informasi penting seputar profesi bidang IT terkini.

YOU MAY ALSO LIKE

Scroll Up