Memahami Lebih Jauh Apa Itu Aplikasi Native

Diperbarui 15 Mar 2021 - Dibaca 8 mnt
Ditulis oleh : Andre Oliver

Aplikasi native adalah satu dari sekian banyak hal yang harus kamu pahami sebelum terjun ke dunia pengembangan aplikasi.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Umumnya, para developer pemula akan menggunakan aplikasi ini sebagai bahan untuk belajar mengembangkan keahlian mereka.

Namun, fungsi aplikasi native tidak hanya sebagai metode belajar saja.

Yuk, telusuri lebih lanjut mengenai aplikasi native yang sudah Glints rangkum berikut ini.

Baca Juga: Mobile Developer, Apa Saja Tanggung Jawab dan Kualifikasinya?

Definisi Aplikasi Native

aplikasi native adalah

© Pexels.com

Menurut Mobiloud, aplikasi native atau native app adalah sebuah perangkat lunak yang dibangun menggunakan bahasa pemrograman tertentu untuk platform dengan sistem perangkat yang berbeda-beda.

Tidak seperti aplikasi web umum yang hanya dibentuk menggunakan Javascript.

Aplikasi ini adalah aplikasi yang ditulis dalam bahasa pemrograman spesifik yang dapat diterima oleh platform yang dituju, baik itu iOS, Android, atau OS lainnya.

Misalnya, Swift atau Objective-C digunakan untuk membentuk aplikasi iOS asli dan Java digunakan untuk merakit aplikasi untuk Android.

Bahasa Pemrograman pada Aplikasi Native

Dilansir dari Badoystudio, berikut ini adalah daftar bahasa pemrograman yang digunakan oleh native app sesuai kebutuhan sistem perangkat:

1. Java

aplikasi native adalah

© Searchenginejournal.com

Java digunakan pada aplikassi native khusus berbasis sistem operasi Android. 

Dari awal perancangan hingga kini di mana Android menduduki peringkat atas di jumlah angka penjualan, Java merupakan bahasa pemrograman yang selalu dimanfaatkan developer Android.

2. Kotlin

aplikasi native adalah

© Freebiesupply.com

Selain Java, bahasa pemrograman lain yang dapat digunakan untuk membuat aplikasi native berbasis android adalah Kotlin. 

Kotlin sendiri merupakan bahasa pemrograman baru yang paling diminati oleh para programmer muda sebagai sarana untuk belajar.

Baca Juga :  Ketahui Apa Itu Komisi, Bonus yang Memacu Performa Pekerja di Bidang Sales

Kotlin diprediksi bisa menjadi bahasa pemrograman untuk perangkat berbasis mobile populer di masa yang akan datang.

3. Objective-C dan Swift

aplikasi native adalah

© Freepik.com

Objective-C adalah pilihan bahasa pemrograman untuk para perakit aplikasi native pada sistem perangkat operasional iOS.

Namun, dewasa ini, programmer cenderung akan menggunakan Swift sebagai bahasa dasar program untuk aplikasi asli di sistem iOS.

Baca Juga: Tertarik dengan Profesi Java Developer? Ini Daftar Skill yang Harus Dikuasai

4.  C#

aplikasi native adalah

© Medium.com

Tidak seperti aplikasi asli untuk Android dan iOS yang memiliki dua opsi bahasa pemrograman, native app untuk Windows hanya memerlukan C# sebagai bahasa dasar sistem program mereka.

Tools untuk Merakit Aplikasi Native

Mengutip Mopinion, terdapat pedoman yang berbeda untuk merakit masing-masing platform native app dan para pengembang perlu mematuhinya.

Perbedaan ini terletak pada format tipografi, gaya grafis, motion effect,  entri data, dan lainnya yang menjadi ciri khas masing-masing sistem operasi.

Tools yang dapat digunakan untuk merakit aplikasi native sesuai dengan keperluan sistem perangkatnya adalah sebagai berikut:

1. Xcode

aplikasi native adalah

© Hackingwithswift.com

Xcode memperkenalkan cara baru untuk merancang dan membangun sistem aplikasi untuk perangkat berbasis iOS. 

Xcode biasanya akan dikombinasikan dengan Swift yang dirasa inovatif untuk sistem aplikasi iOS.

2. Android Studio

aplikasi native adalah

© Commons.wikimedia.com

Android Studio adalah perangkat pengembangan aplikasi berbasis Android yang dibangun oleh Google. 

Implementasi editingnya sangat berguna untuk para developer sistem Android. 

Android Studio juga menyediakan cara mudah untuk proses pengodean dan perancangan di mana tata letak toolsnya membuat perangkat ini sangat nyaman untuk digunakan

3. AppCode

aplikasi native adalah

© Freebiesupply.com

Appcode adalah sebuah sistem pengembangan terintegrasi khusus aplikasi native pada sistem iOS dan MacOS.

Baca Juga :  6 Perbedaan CMYK dan RGB yang Penting untuk Desainmu

Selain bekerja sama dengan bahasa pemrograman seperti Objective-C dan Swift, AppCode juga  menyokong fungsi teknologi web seperti JavaScript, HTML, XML, CSS, dan banyak lagi.

Baca Juga: 6 Tools Penunjang Aktivitas Para Web Developer

Itulah berbagai hal yang perlu kamu ketahui mengenai sistem aplikasi native.

Nah, supaya kamu lebih siap sebelum terjun ke lapangan menjadi seorang developer, kenapa tidak mencoba mengikuti kelas online yang terkait pengembangan aplikasi di Glints ExpertClass.

Di sana, kamu akan mendapatkan banyak materi khusus dari para pakar teknologi modern serta bisa bertanya jawab secara private di kelas dengan slot peserta yang sangat terbatas.

Tunggu apalagi? Segera daftarkan akunmu dan pilih kelas online sekarang.


Komentar ditutup.

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon