×

Voice Over: Definisi, Fungsi, dan Skill yang Dibutuhkan

July 21, 2020 | No Comments

Voice over sebenarnya adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan suara latar dari sebuah video. Voice over biasanya digunakan pada film, animasi, hingga iklan. Pelakunya disebut sebegai artis voice over atau dubber

Dilansir dari Voicesvoice over merupakan teknik produksi di mana suara (bukan bagian dari sebuah narasi) digunakan di radio, televisi, pembuatan film atau lainnya.

Lalu, apa sebenarnya voice over, dan untuk apa saja voice over digunakan?

Fungsi Voice Over

dubber

© Pixabay

Fungsi spesifik dari rekaman voice over ini bervariasi tergantung pada jenis video yang menyertainya.

Dalam info komersial, iklan, dan video promosi, kegunaan voice over adalah untuk memberikan informasi tambahan tentang suatu produk atau layanan.

Acara-acara televisi dan film-film sering mempekerjakan pekerja di bidang itu untuk menceritakan elemen-elemen plot penting.

Sementara itu, film dokumenter dan siaran berita dapat menggunakan suara latar ini untuk menambahkan komentar dan konteks pada video dan gambar. 

Selain itu, voice over juga sering digunakan untuk mengisi suara dialog pada film atau serial animasi. Pengisian suara ini digunakan untuk memperkuat karakter tokoh di dalam animasi.

Selain digunakan di dunia hiburan, voice over juga digunakan untuk jurnalistik. Biasanya, pengisian suara ini digunakan untuk memberi penjelasan dari berita yang ditayangkan.

Baca Juga: Yuk, Kenali 8 Pekerjaan dengan Tingkat Stres Rendah tapi Bergaji Bagus ini!

Tugas Voice Over Artist

© Pexels.com

1. Membacakan naskah

Menurut 90seconds, voice over artist akan diminta untuk membaca naskah dengan keras untuk membuat rekaman.

Isi rekaman ini ditujukan untuk memberi informasi tambahan kepada penonton video yang tidak terungkap melalui pengambilan gambar visual.

Selain itu, tugas voice over artist adalah untuk membawa kehidupan dan emosi pada naskah sambil tetap mempertahankan sikap dan nada yang benar dan dapat dipercaya oleh pendengar.

2. Menyampaikan pesan

Setiap proyek pengisian latar suara akan memiliki pesan yang berbeda tergantung pada tujuan video yang menyertainya.

Misalnya, narasi voice over untuk pengumuman layanan publik perlu meninggalkan kesan emosional pada audiens. Sementara itu, pesan pada iklan mungkin lebih menjelaskan tentang produk yang diiklankan. 

Dalam setiap kasus, voice over perlu memutuskan bagaimana menyampaikan pesan video melalui nada dan sikap narasi mereka.

3. Menyusun suara

Bergantung pada peran narasi dalam suatu produksi, voice over artist dapat diminta untuk membuat suara khusus ketika membaca naskah.

Untuk pekerjaan komersial, suara yang unik ini dapat membantu branding produk atau layanan yang diiklankan.

Sementara untuk karya fiksi seperti film, hal ini diperlukan untuk penciptaan jenis karakter dan suara tertentu.

Oleh karena itu, menentukan intonasi suara untuk berbagai jenis produksi adalah hal yang harus dilakukan oleh seorang voice over artist.

4. Membuat berbagai versi voice over

Produksi video tertentu akan mengharuskan voice over artist merekam beberapa versi skrip yang berbeda.

Dalam variasi ini, voice over artist dapat diminta untuk membaca naskah dengan nada suara yang berbeda atau menekankan kata atau kalimat khusus.

Tujuan membuat versi alternatif adalah untuk memungkinkan editor video memilih narasi voice over yang paling sesuai dengan tujuan video.

Baca Juga: Memahami Script Podcast dan Cara Mudah Membuatnya

Skill yang Dibutuhkan untuk Menjadi Voice Over Artist

© Pixabay

Untuk menjadi seorang voice over artist yang baik, kamu harus memiliki kemampuan berbicara yang baik dan kemampuan untuk membaca naskah dengan nada, emosi, intonasi, dan pengucapan yang tepat.

Empat skill ini adalah keahlian yang harus kamu miliki jika kamu ingin menjadi voice over artist.

1. Memiliki pelafalan yang jelas

Pelafalan berarti tindakan mengucapkan kata-kata. Sebuah pengucapan yang baik berarti mengucapkan kata-kata dengan jelas dan jelas. Pelafalan yang jelas sangat penting dalam dunia voice over.

2. Memahami tempo ketika berbicara

Skill kedua yang harus kamu miliki sebagai voice over artist adalah memahami tempo ketika berbicara. Berbicara terlalu cepat akan membuat pendengar kesulitan memahami apa yang disampaikan.

Untuk itu, kamu harus memahami seberapa cepat atau seberapa lambat sebaiknya kamu dalam menyampaikan naskah voice over.

Umumnya, kecepatan bicara orang di posisi ini berkisar antara 140 hingga 160 kata per menit.

3. Memiliki intonasi dan penekanan yang tepat

Skill selanjutnya yang harus kamu miliki untuk menjadi seorang voice over artist adalah memiliki intonasi dan penekanan yang tepat ketika menyampaikan pesan.

Intonasi adalah elemen yang sederhana, tetapi vital, dan tidak hanya penting dalam pengisian latar suara tetapi juga dalam segala bentuk komunikasi verbal lainnya.

4. Mampu melakukan karakterisasi suara

Seorang voice over artist idealnya juga memahami karakterisasi suara. Hal ini dikarenakan pengisian latar suara tidak jauh berbeda dengan akting.

Hal ini membuatmu harus bisa menyampaikan pesan dari naskah yang disuarakan dengan lebih hidup.

Baca Juga: 5 Keuntungan yang Bisa Kamu Dapatkan dari Kerja Part Time

Nah, itu dia serba-serbi mengenai voice over yang perlu kamu ketahui jika kamu ingin cita-citamu adalah berkarier di bidang tersebut.

Setelah kamu memiliki skillskill yang diuraikan, kamu bisa mulai mencari lowongan pekerjaan voice over yang tersedia di Glints.

Yuk, sign up sekarang dan lamar pekerjaanmu melalui Glints!

YOU MAY ALSO LIKE

Scroll Up