Menyelami Profesi Editor Video, Bagaimana Kariernya?

Diperbarui 17 Jan 2022 - Dibaca 6 mnt

Isi Artikel

    Salah satu jenis keterampilan yang kini banyak dicari perusahaan adalah editor video. Hal ini menjadi tidak terhindarkan karena pertumbuhan industri digital kreatif yang cukup pesat.

    Industri digital kreatif ini erat kaitannya dengan pembuatan konten dalam berbagai bentuk. Salah satu bentuk konten yang kini dinikmati banyak orang adalah video.

    Oleh karena itu, profesi editor video menjadi sangat diminati. Lalu, seperti apa sih karier profesi ini?

    Baca Juga: Tips & Contoh Portofolio Buat Kamu Yang Tertarik Industri Kreatif

    Apa Itu Editor Video?

    © Unsplash

    Editor video bertanggung jawab untuk mengumpulkan dan mengolah beberapa materi video yang tersedia menjadi satu video untuk yang siap untuk disebarluaskan.

    Materi ini bisa berupa footage, dialog, wawancara, grafis, dan sound effect. Editor adalah posisi kunci dalam proses pascaproduksi yang akan menentukan kualitas dari produk yang dibuat.

    Menurut Career Explorer, kerja seorang editor video sering kali disebut sebagai “silent art“, atau seni yang senyap. Hal ini karena kerja mereka kerap tidak diperhatikan.

    Biasanya, editor bekerja langsung dengan pihak yang memiliki konsep awal pembuatan video. Hal ini dimaksudkan untuk memenuhi ekspektasi dan tujuan dari konseptor tersebut.

    Kamu mungkin akan dipekerjakan sebagai karyawan tetap di suatu perusahaan ataupun freelance editor yang dapat mengerjakan beragam project tanpa ikatan.

    Tanggung Jawab Seorang Editor Video

    Editor Video

    © Pexels

    Berikut adalah beberapa tanggung jawab yang dimiliki seorang editor video:

    • menerima arahan yang biasanya dapat berupa shot list  atau pun naskah
    • mengumpulkan semua footage dari berbagai sumber untuk dirapikan sesuai arahan
    • menyortir materi yang dibutuhkan untuk dipakai dan diolah menjadi video utuh sesuai arahan
    • menentukan transisi, sentuhan, pewarnaan, juga efek yang akan diterapkan pada video sesuai arahan konsep yang ada
    • memastikan bahwa kualitas dari video maupun audio baik
    • mampu memperbaiki dan memberikan solusi jika ada kekurangan dari materi video dan audio yang tersedia

    Baca Juga: 4 Rekomendasi Laptop untuk Desain Grafis Tahun 2020

    Keterampilan Apa Saja yang Harus Dimiliki?

    Editor Video

    © Pexels

    Tidak seperti kebanyakan profesi lainnya, editor video tidak mengharuskan memiliki gelar khusus untuk dapat melamar posisi tersebut.

    Umumnya, rekturer lebih mempertimbangkan keterampilan dan portofolio yang dimiliki dibandingkan riwayat pendidikan atau gelar yang dimiliki pelamar.

    Oleh karena itu, penting untuk kamu memastikan bahwa kamu memiliki keterampilan dan pengalaman yang relevan serta memberikan manfaat kepada perusahaan yang kamu lamar.

    Terlepas dari itu, menurut prospects.ac.uk, ada beberapa pengalaman dan latar belakang yang relevan dan dapat menjadi pertimbangan rekruter.

    Misalnya, pendidikan komunikasi atau seni, pengalaman sebagai desain grafis, multimedia, fotografi, atau pengalaman di industri film, media, dan TV.

    Keterampilan wajib yang dimiliki oleh seorang editor video adalah kamu harus dapat mengoperasikan software editing seperti Final Cut Pro, Adobe Premiere Pro, Openshot, iMovie, Vegas Pro, dan lain-lain.

    Memiliki keterampilan dalam mengoprasikan software editing terkini dapat menjadikan kamu sebagai kandidat yang kuat.

    Selain itu, tidak hanya dapat mengoperasikan software, video editor yang baik juga harus memiliki kreativitas dalam mengolah materi menjadi sebuah video yang memuaskan.

    Tidak jarang, seorang editor perlu menerapkan beberapa sentuhan untuk tidak hanya membuat video sesuai ekspektasi konseptor tetapi bahkan melebihi ekspektasi tersebut.

    Berikut adalah beberapa keterampilan yang perlu kamu tunjukkan ketika melamar pekerjaan editor video:

    • mampu untuk memberi perhatian terhadap hal-hal yang detail
    • memiliki kreativitas dan minat yang tinggi pada bidang film dan video
    • kesabaran dan konsentrasi yang tinggi
    • kemampuan mendengar dan menerjemahkan arahan yang diberikan oleh tim
    • tingkat komitmen dan dedikasi yang tinggi
    • manajemen waktu yang baik
    • kemampuan bekerja di bawah tekanan dan deadline
    • kemampuan berkomunikasi yang baik, menulis maupun secara langsung

    Jenjang Karier Editor Video

    Editor Video

    © Pexels

    Seorang editor video memiliki potensi untuk bekerja di berbagai perusahaan. Misalnya, perusahaan animasi, penyiaran, perfilman, produksi film independen, post production agency, atau perusahaan video/game.

    Biasanya, ketika memulai bekerja di suatu perusahaan kamu akan mengerjakan sesuai dengan arahan yang diberikan perusahaan.

    Seiring dengan berjalannya waktu, kamu dapat memberikan masukan dan konsep kepada tim dan diberikan tanggung jawab untuk mengatur jadwal.

    Sedangkan untuk freelancer, jenjang kareirmu dapat dimulai dari proyek-proyek kecil yang dapat menunjukkan kemampuan editing­-mu.

    Proyek-proyek kecil ini dapat kamu jadikan portofolio untuk mendapatkan tawaran yang lebih besar.

    Baca Juga: 10 Soft Skill Yang Harus Dimiliki Seorang Manajer di Era Digital

    Meski keterampilan dan persyaratan memang menjadi hal yang penting untuk dipertimbangkan rekruter, kunci agar menjadi kandidat yang menonjol adalah dengan memiliki pengalaman dan portofolio yang baik.

    Ingin mencari lowongan kerja sebagai editor video yang tepat untukmu? Sign up di Glints sekarang!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 5 / 5. Jumlah vote: 1

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Comments are closed.

    Artikel Terkait