Apa Strategi yang Tepat untuk Instagram Carousel Post dan Ads?

Diperbarui 11 Jun 2025 - Dibaca 18 mnt
Ditulis oleh : Khairina F. Hidayati

Bagaimana cara membuat pemasaran di Instagram-mu makin menarik? Sebagai tips, kamu bisa menggunakan fitur Instagram Carousel.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Melansir Search Engine Journal, jenis post ini terbukti punya tingkat engagement terbaik, lho. Dengan alasan ini, kamu tentu tertarik memanfaatkannya.

Nah, sekarang, apa tips yang bisa kamu terapkan agar konten carousel-mu makin baik? Glints sudah merangkum informasinya di bawah. Simak selengkapnya, yuk!

Tips Menggunakan Instagram Carousel Post

Pertama-tama, kita akan membahas tips penggunaan Instagram Carousel Post. Tips-tips ini dirangkum dari HubSpot dan Later.

1. Konten panoramik horizontal

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Glints Indonesia (@glintsid)

Instagram memang sudah membolehkan kamu meng-upload gambar atau video horizontal. Akan tetapi, ukurannya tetap terbatas.

Bagaimana caranya menyampaikan pesan yang panjang? Instagram Carousel Post adalah jawabannya.

Kamu bisa memotong gambar menjadi beberapa bagian. Setelah itu, upload semuanya dalam satu post yang sama.

Baca Juga: Tak Perlu Menunggu Jam Optimal, Ketahui Cara Menjadwalkan Post di Instagram

2. Promosi produk

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Glints Room (@glintsroom)

Produk tentu punya banyak informasi yang harus diketahui audiens. Jika ingin mempromosikannya lewat Instagram Post, satu foto saja tak mungkin cukup.

Di sinilah Instagram Carousel Post bisa membantu. Ia memberi pilihan untuk meng-upload lebih dari 10 gambar dalam satu post.

Kamu tak perlu lagi menghabiskan banyak tempat di feed demi satu produk saja. Audiens juga tinggal membuka satu post untuk memahami produk secara menyeluruh.

3. Konten blog

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Glints Indonesia (@glintsid)

Blog memang media dengan senjata utama kata-kata. Di sisi lain, Instagram merupakan media yang mengutamakan gambar.

Baca Juga :  Pahami Seluk-beluk REST, Arsitektur yang Memudahkanmu Memahami API

Meski keduanya berbeda, mereka tetap bisa saling mendukung, lho. Kamu bisa mem-post cuplikan konten blogmu di Instagram.

Tentu saja, kamu tak perlu memasukkan semua informasi yang ada di post blog. Cukup beri sedikit teaser dengan visualisasi yang tepat.

4. Bercerita

 

View this post on Instagram

 

A post shared by pepsi (@pepsi)

Instagram Carousel Post bisa menciptakan rasa penasaran, lho. Pasalnya, kamu tak bisa melihat semua konten di post secara langsung.

Kira-kira, informasi apa yang ada di gambar selanjutnya? Apakah A, atau B, atau malah C?

Oleh karena itu, fitur ini bisa kamu gunakan untuk bercerita. Rasa penasaran audiens atas post pun bisa kamu manfaatkan dengan baik.

Baca Juga: 6 Ide Konten yang Menarik di Instagram untuk Tingkatkan Engagement

Tips Menggunakan Instagram Carousel Ads

Nah, sekarang, apa saja strategi beriklan di Instagram Carousel? Dirangkum dari Wordstream dan sumber lain di bawah, ini dia informasinya.

1. Gunakan targeting

audiens targeting sebagai tips menggunakan instagram carousel ads

© Buffer.com

Iklan di Facebook dan Instagram terkenal dengan sistem targeting-nya. Sistem ini bisa digunakan untuk membidik audiens yang sangat spesifik.

Ini juga berlaku saat kamu membuat Instagram Carousel Ads. Coba manfaatkan fitur targeting berdasarkan keinginan, kebutuhan, dan ekspektasi audiens.

Dengan begitu, biaya iklanmu tentu tak terbuang sia-sia. Tenaga dan waktu yang kamu gunakan untuknya juga mengalami hal yang sama.

Nah, sekarang, bagaimana caranya memanfaatkan targeting di iklan Facebook dan Instagram? Kamu bisa mempelajarinya di Glints ExpertClass.

Selain tentang beriklan di media sosial, di sana, ada juga kelas lain bertemakan pemasaran. Semuanya dibawakan oleh pemateri yang punya pengalaman tahunan.

Tertarik? Segera daftar Glints ExpertClass pemasaran sebelum kehabisan, yuk! Kamu bisa memilih kelas pemasaran dengan klik gambar di bawah ini:

Baca Juga :  Tingkatkan Performa Produk dengan Sponsorship Marketing

GEC marketing class

2. Jangan lupakan copy

jangan lupakan copy dalam instagram carousel ads

© Shopify.com

Dalam gambar Instagram Carousel Ads, selalu ada sebuah CTA. Misalnya, frasa pendek “learn more” atau yang lainnya.

Sebagai seorang audiens, kamu bisa saja bingung membacanya. Apa yang harus kamu pelajari lebih lanjut?

Dengan alasan ini, kamu harus memikirkan copy dengan baik. Di sana, kamu bisa memberikan konteks atas gambar dalam iklanmu.

3. Lirik iklan di fitur Story

instagram carousel ads dalam story

© Toolkit.loomly.com

Selain iklan di Post, Instagram Story juga menawarkan bentuk carousel, lho. Melansir Instagram, berdasarkan pengalaman salah satu brand, CTR dari iklan ini lebih tinggi daripada Carousel Post.

Satu kartu Story sendiri terdiri dari 15 detik. Dengan menyulapnya menjadi carousel, kamu bisa punya durasi iklan lebih dari itu.

Kata Later, kamu tetap harus mengkreasikannya dengan baik. Ingat, Story juga bisa di-swipe alias dilewati.

Baca Juga: Selain Instagram for Business, yuk, Coba 6 Aplikasi Analisis Konten Ini

Itulah sederet tips menggunakan Instagram Carousel Post dan Ads. Terapkan poin-poinnya demi kesuksesan strategi pemasaran media sosialmu, ya!


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon