Tak Hanya Berguna untuk Pemasaran, Apa Itu Geomarketing?
Ditulis oleh : Khairina F. Hidayati
Saat membuka situs belanja Amazon, pernahkah kamu melihat harga yang tertera berupa rupiah, bukannya dolar AS? Nama untuk apa yang dilakukan Amazon adalah geomarketing.
Katanya, langkah ini bisa mendorong conversion dari audiens, lho. Terlebih lagi, ia juga tak hanya membantu departemen pemasaran.
Apakah kamu semakin penasaran? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.
Isi Artikel
Apa Itu Geomarketing?
Geomarketing adalah salah satu bentuk pemasaran. Ia melibatkan pertimbangan lokasi dari audiens.
Dengan langkah ini, harapannya, pesan bisa sampai ke orang yang tepat. Waktu pesan tersebut sampai juga sama-sama pas.
Hal ini mungkin terjadi jika perusahaan punya data lokasi audiens. Itu bisa didapatkan melalui HP, komputer, atau akun media sosial mereka.
Di era marketing 4.0, semua itu mungkin terjadi. Sebab, informasi soal audiens, termasuk lokasi mereka, bisa didapat melalui teknologi.
Jika tak ada itu semua, pemasaran berdasarkan lokasi tak mungkin dilakukan.
Kata Marketing Schools, jenis pemasaran ini bukanlah sebuah strategi. Ia juga bukan sebuah campaign pemasaran.
Pemasaran berdasarkan lokasi lebih tepat disebut tool. Ia digunakan untuk membuat strategi atau campaign.
Biasanya, brand yang melakukannya memang punya akses ke data lokasi. Mereka juga bisa menggunakan Geographic Information Software alias GIS.
Baca Juga: Intip 7 Tren Digital Marketing yang Akan Booming di Tahun 2021
Mengapa Geomarketing Penting?
Memangnya, kenapa kamu harus menggunakan tool ini? Apakah geomarketing adalah hal yang sangat penting?
WIGeoGIS punya daftar mengapa pemasaran berbasis lokasi patut diperhitungkan. Alasan itu di antaranya:
1. Keputusan objektif
Tentu saja, sebuah keputusan jadi lebih valid ketika ada data di baliknya.
Dengan data geografis, rencanamu jadi jauh lebih matang. Terlebih lagi, data ini tak hanya bisa digunakan untuk pemasaran berdasarkan lokasi, lho.
Ia juga bisa digunakan untuk berbagai tahap keputusan. Contohnya adalah manajemen lokasi, pemilihan ekspansi bisnis, dan lain-lain.
2. Menambah kekayaan data
Ingat, geomarketing adalah salah satu penyumbang data. Oleh karena itu, ia bisa digunakan untuk melengkapi informasi yang kamu miliki.
Bagaimana perilaku audiens di daerah F? Bagaimana dengan mereka yang tinggal di wilayah G? Semua itu bisa kamu lihat dengan mudah.
3. Analisis data
Ingat, informasi geografis juga bisa kamu analisis bersama data lainnya. Ini akan menghasilkan informasi baru mengenai audiens.
Baca Juga: Kenalan dengan Growth Analyst, Penyulap Data Menjadi Keputusan Bisnis
Geotargeting
Salah satu istilah penting dalam geomarketing adalah geotargeting. Kata Neil Patel, geotargeting merupakan respons dari konten atas lokasi audiens.
Salah satu contohnya adalah SERP. Jika kamu mencari “italian restaurants” di Florida, AS, hasilnya akan seperti ini:
Akan tetapi, jika kamu mencarinya di London, UK, hasilnya akan seperti ini:
Secara otomatis, hasil pencarianmu disesuaikan dengan lokasimu. Ini tentu bisa mendorong conversion.
Bayangkan jika kamu mencari restoran Italia di Jakarta, Indonesia. Namun, hasil yang ditunjukkan adalah restoran Italia di Roma, Italia.
Tentu saja, kemungkinan kamu mengklik pencarian tentu akan menurun. Sebab, sejatinya, bukan itu yang kamu cari.
Selain itu, kamu juga bisa mengubah-ubah bahasa konten. Mata uang, budaya, elemen visual, dan lain-lain juga bisa kamu sesuaikan.
Misalnya, jika halaman e–commerce dibuka di Singapura, mata uang yang akan muncul adalah dolar Singapura.
Sementara itu, jika situs itu dibuka di Jakarta, audiens akan melihat harga berupa rupiah.
Sesuaikan saja semuanya dengan produk dan kreativitasmu. Nantinya, semua itu bisa membuat audiens lebih mungkin jadi pelanggan.
Terlebih lagi, ini membuat situsmu jadi lebih ramah pengguna. Sebab, mereka tak perlu menyesuaikan mata uang sendiri. Semua terjadi secara otomatis.
Bukan hanya konten saja, lho. Kata HubSpot, geotargeting juga bisa digunakan untuk iklan berbayar.
Baca Juga: Kenali 9 Jenis Infografis yang Bisa Dimanfaatkan untuk Content Marketing
Selesai sudah penjelasan dari Glints. Bagaimana, apakah kamu tertarik menggunakan tool ini untuk pemasaran?
Nah, geomarketing adalah satu di antara banyak tool pemasaran. Selain itu, masih banyak tool lain yang tak kalah efektif.
Semuanya bisa kamu pelajari di Glints ExpertClass. Glints ExpertClass adalah kelas dengan pemateri berpengalaman.
Di sana, bidang pemasaran sudah, sedang, dan akan dibicarakan. Masih ada bidang lainnya yang juga dikupas tuntas, lho.
Jadi, tunggu apa lagi? Ikut kelasnya sekarang, yuk!
