Teknik Mekatronika: Seputar Kuliah dan Prospek Karier

Diperbarui 19 Jun 2025 - Dibaca 7 mnt
Ditulis oleh : Idzni Meutia

Apakah kamu berminat mempelajari bagaimana robot atau sistem kendaraan pintar diciptakan? Jika ya, jurusan teknik mekatronika mungkin tepat untukmu.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Kurikulum dalam jurusan ini disusun untuk melahirkan individu kompeten yang dapat merancang dan menghasilkan produk otomasi cerdas dengan kinerja yang optimal dan efisien.

Penasaran apa saja yang dipelajari di jurusan teknik mekatronika? Yuk, simak rangkumannya dalam artikel Glints ini!

Apa Itu Jurusan Teknik Mekatronika?

Mengutip International University Liaison Indonesia, mekatronika adalah ilmu teknik interdisipliner yang berkaitan dengan teknik elektro/elektronika, ilmu komputer, dan teknik mesin.

Istilah ini merupakan terjemahan dari mechatronics, gabungan dari kata mechanics dan electronics, yang dicetuskan oleh Tetsuro Mori dari Yasakawa Electric Company, Jepang, pada tahun 1969.

Kata mechatronics kemudian dapat digunakan secara luas, sejak Yasakawa Electric Company memutuskan untuk melepas haknya atas kata tersebut di tahun 1982.

Awalnya, mekatronika hanya mencakup unsur mekanika dan elektronika saja. Namun, dengan ditemukannya mikroprosesor pada tahun 1980an, keilmuan mekatronika semakin maju dan berkembang.

Kini, mekatronika didukung oleh disiplin ilmu lain yang memberikan kecerdasan buatan kepada sistem tersebut.

Baca Juga: Jurusan TKR (Teknik Kendaraan Ringan): Materi dan Prospeknya

Yang Dipelajari di Jurusan Teknik Mekatronika

Teknik mekatronika mencakup berbagai penerapan yang ditemukan dalam berbagai sektor, dari kesehatan, otomotif, hingga manufaktur.

Teknik mekatronika menggabungkan mesin mekanik dan elektronika dengan integrasi teknologi informatika.

Di sini, kamu akan mempelajari mata kuliah dasar seperti matematika, teknik, fisika, kimia, serta bisnis.

Di samping itu, agar dapat menguasai teknologi ini dan menerapkannya secara efektif, mahasiswanya diharapkan memiliki pemahaman mendalam tentang beberapa disiplin ilmu yang mencakup:

  • Mekanik: Ilmu yang berkaitan dengan desain, konstruksi, dan operasi dari komponen dan sistem mekanik.
  • Elektrik: Ilmu yang berfokus pada listrik dan sistem elektronik, termasuk desain dan implementasi sirkuit.
  • Teknologi informasi: Ilmu yang mencakup pemrograman, pengolahan data, dan penggunaan teknologi informasi dalam berbagai aplikasi.
  • Sistem tertanam (embedded systems): Pengembangan perangkat keras dan perangkat lunak yang berfungsi dalam sistem elektronik tertentu.
  • Sistem kontrol (control systems): Teknik yang memberikan kecerdasan buatan pada sistem mekanik dan elektronik, memungkinkan mereka untuk beroperasi secara otonom atau semi-otonom.
  • Robotika: Pengembangan dan penggunaan robot dalam berbagai aplikasi, termasuk operasi dengan bantuan robot.
  • Otomasi industri: Penggunaan teknologi untuk mengotomatisasi proses industri dan manufaktur, meningkatkan efisiensi dan produktivitas.
  • Kendaraan listrik dan sistem autopilot: Pembuatan dan pengembangan kendaraan berbasis listrik dan sistem kendali otomatis pada kendaraan bermotor.
Baca Juga :  AAS Scholarship: Cakupan, Persyaratan, dan Cara Daftar

Bidang peminatan

Setiap kampus memiliki penekanan yang berbeda dalam bidang peminatan mekatronika.

Sebagai contoh, di Fakultas Teknik Trunojoyo, mahasiswa Jurusan Teknik Mekatronika bisa memilih 3 bidang peminatan sebagai berikut:

  • Robotika Fokus pada desain, konstruksi, operasi, dan penggunaan robot dengan memanfaatkan teknologi tingkat tinggi seperti ilmu komputer, rekayasa, dan teknologi lainnya untuk menciptakan sistem yang dapat berinteraksi secara mandiri dalam lingkungan fisik.
  • Kontrol cerdas: Menyelidiki teknologi pengembangan sistem kontrol cerdas yang menggunakan kecerdasan buatan, pembelajaran mesin, dan sensor untuk mengelola sistem fisik atau proses secara efisien, adaptif, dan otonom.
  • Otomasi industri: Menggunakan teknologi dan sistem otomatis untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan keamanan di lingkungan industri, melalui integrasi perangkat keras dan perangkat lunak untuk mengontrol proses produksi dan pengambilan keputusan otomatis.
Baca Juga: Jurusan Farmasi: Ketahui Materi Kuliah dan Prospek Kerjanya

Peluang Kerja Jurusan Teknik Mekatronika

Lulusan teknik mekatronika memiliki peluang karier yang luas dan tidak terbatas pada beberapa bidang saja.

Mengutip University of Michigan Tech, mereka dapat bekerja di berbagai industri seperti:

  • pertambangan, penggalian, dan ekstraksi minyak dan gas
  • manufaktur
  • transportasi
  • konstruksi
  • perawatan
  • seni
  • pendidikan

1. Mechatronics engineer

University of Waterloo menyebut, kamu dapat menjadi seorang mechatronics engineer yang dapat berkontribusi dengan:

  • mengembangkan prostetik canggih untuk para amputasi
  • menciptakan perangkat Internet of Things (IoT)
  • memanfaatkan kecerdasan buatan dalam kendaraan otonom dan robotika

2. Teknisi

Tak hanya itu, dikutip dari Politeknik Caltex Riau, ada dua prospek kerja utama yang dapat menjadi pertimbangan untuk lulusan para lulusan Teknik Mekatronika. Pertama adalah teknisi.

Seorang teknisi mekatronika adalah tenaga ahli yang mampu bekerja dengan sistem yang kompleks.

Mereka memiliki pengetahuan teknis yang mendalam dan kemampuan diagnosa yang baik, serta dapat bekerja secara mandiri atau di bawah arahan profesional lainnya.

Berikut beberapa kemampuan yang dimiliki oleh seorang teknisi mekatronika:

  • Mengoperasikan dan memelihara sistem serta peralatan kelistrikan, mekanikal, produksi, pneumatik, elektronik, hidrolik, dan robot.
  • Menggunakan sistem informasi dan programmable logic controller (PLC).
  • Memantau dan memelihara lingkungan kerja.
  • Memelihara dan memperbaiki berbagai sistem dan peralatan teknis.
  • Mengatur dan memelihara sensor.
  • Memelihara dan memperbaiki mechanical drive dan mechanical transmission.

3. Asisten desainer

Jurusan teknik mekatronika dapat menjadi asisten desainer, yang bertanggung jawab untuk merancang, membuat, dan merakit sistem yang menjawab permasalahan teknis.

Berikut beberapa kemampuan yang dimiliki oleh seorang asisten desainer:

  • Merencanakan dan merancang sistem menyeluruh, termasuk sistem kelistrikan, pneumatik, hidrolik, elektronik, dan mekanik.
  • Mengoperasikan mesin perkakas konvensional dan permesinan CNC.
  • Membuat dan merakit peralatan serta sistem teknis.
  • Menginstal sistem informasi.
  • Mengetes dan melaksanakan komisioning sistem otomasi.

Demikian serba-serbi mengenai jurusan teknik mekatronika.

Semoga informasi di atas dapat membantumu mendapatkan pemahaman lebih dalam mengenai jurusan ini, ya.

Selain paparan di atas, masih banyak informasi sejenis seputar perkuliahan yang bisa kamu dapatkan dengan baca kumpulan artikel yang tersedia di Glints Blog.

Ada beragam topik menarik mulai dari informasi beasiswa, profil jurusan, hingga pembahasan seputar program kuliah yang bisa kamu dapatkan sebagai mahasiswa.

Menarik bukan? Klik di sini sekarang untuk baca dan akses ragam artikelnya secara gratis!


Komentar ditutup.

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon