Teknik Metalurgi: Apa Itu, Materi yang Dipelajari, & Prospek Kerja
Ditulis oleh : Idzni Meutia
Pernahkah kamu mendengar jurusan teknik metalurgi?
Teknik metalurgi adalah ilmu yang fokus mempelajari bagaimana sifat-sifat kimia dalam logam dapat diubah menjadi produk yang bermanfaat bagi manusia.
Meskipun jurusan teknik satu ini jarang diketahui, peluang kariernya tersebar luas di berbagai industri, lho.
Penasaran apa saja yang dipelajari dalam teknik metalurgi dan prospek kerjanya?
Langsung saja, simak daftar selengkapnya dalam artikel Glints di bawah ini!
Isi Artikel
Apa Itu Teknik Metalurgi?
Teknik metalurgi adalah cabang ilmu teknik yang fokus pada pengembangan proses desain dan manufaktur material.
Mahasiswa jurusan ini diharapkan memiliki pemahaman mendalam tentang sifat-sifat material yang digunakan dalam berbagai aplikasi teknologi sehari-hari.
Dikutip dari Simak UI, ini mencakup berbagai material, mulai dari kerangka dan mesin mobil, pesawat terbang, kemasan plastik, hingga alat komunikasi.
Di samping itu, jurusan teknik metalurgi juga akan mengkaji bahan-bahan canggih seperti nanomaterial, titanium, dan komposit serat yang digunakan untuk membuat:
- pesawat luar angkasa
- organ buatan
- implan tubuh
- superkonduktor
Apa Saja yang Dipelajari di Teknik Metalurgi?
Tergantung pada kebijakan Universitas, terkadang, teknik metalurgi dan teknik material dapat digabungkan menjadi satu jurusan.
Contohnya, di Universitas Indonesia dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
Namun, tak jarang pula kedua bidang ini berada di dua jurusan berbeda, misalnya di Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan di Institut Teknologi Bandung.
Dilansir dari laman ITB, Jurusan Teknik Metalurgi mengintegrasikan prinsip-prinsip fisika, matematika, dan kimia serta teknik rekayasa untuk:
- Memisahkan mineral berharga dari mineral pengotor dalam bijih untuk persiapan ekstraksi teknis dan ekonomis, seperti pada proses pengolahan batubara dan ekstraksi logam berharga seperti emas, perak, timah, tembaga, aluminium, dan besi.
- Membuat paduan logam dengan mencampur logam dasar dengan unsur lain, seperti baja, stainless steel, paduan aluminium, kuningan, paduan nikel, dan superalloy.
- Membentuk logam dan meningkatkan struktur mikro paduan logam melalui perlakuan panas untuk mencapai sifat-sifat yang diperlukan dalam aplikasi teknologi.
- Mempelajari hubungan antara struktur mikro dengan sifat-sifat logam dan paduannya, termasuk pengaruh partikel karbida terhadap kekuatan dan ketahanan korosi baja.
Universitas dengan Jurusan Teknik Metalurgi
Mengutip Detik, ada sekitar enam perguruan tinggi yang menyediakan Jurusan Teknik Metalurgi, di antaranya:
- Institut Teknologi Bandung
- Institut Teknologi Sepuluh November
- Universitas Indonesia
- UPN Veteran Jakarta
- Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
- Universitas Jenderal Achmad Yani
Industri Kerja Teknik Metalurgi
Mengutip laman ITB, teknik metalurgi sangat dibutuhkan di berbagai industri, seperti:
1. Industri tambang
Lulusan teknik metalurgi sangat dibutuhkan di industri pertambangan, terutama di fasilitas pengolahan bijih, pencucian batubara, dan pengolahan bahan galian industri.
Misalnya, perusahaan besar seperti:
- PT Freeport Indonesia
- PT Aneka Tambang
- PT Timah
- PT Newmont Nusa Tenggara
- PT Kaltim Prima Coal
- PT Berau Coal
Selain itu, industri semen, pengolahan mineral bahan keramik, dan bahan refraktori juga menawarkan peluang karier yang menarik.
2. Industri peleburan logam
Perusahaan ekstraksi dan peleburan logam, seperti PT INCO, PT Aneka Tambang, PT Timah, dan PT Inalum, juga dapat menjadi pilihan karir yang menarik bagi lulusan teknik metalurgi.
Keahlian yang kamu dapatkan selama masa kuliah akan sangat dibutuhkan dalam industri ini, termasuk dalam pengolahan emas dan perak.
3. Industri baja dan logam nonbaja
Selanjutnya, kamu dapat bekerja di industri baja, misalnya di PT Krakatau Steel dan perusahaan baja lainnya.
Selain itu, industri logam non-baja, seperti aluminium di PT Inalum, serta industri perunggu dan kuningan, juga menawarkan banyak kesempatan.
4. Industri manufaktur
Industri manufaktur sangat membutuhkan lulusan Teknik Metalurgi, di mana mereka memanfaatkan baja atau logam sebagai bahan utama.
Contohnya PT KHI, PT Bakrie Pipe Industry, industri pengecoran logam, otomotif, pesawat terbang, kereta api, perkapalan, serta industri pembuatan mesin dan komponennya.
Intinya, kamu dapat berkontribusi di berbagai bagian, baik di bidang engineering maupun produksi.
5. Industri minyak dan gas
Industri minyak dan gas menawarkan peluang karier sebagai corrosion engineers, pipeline risk & assessment, atau metallurgical failure analyst.
Kamu tak perlu khawatir sebab keahlian yang dipelajari selama studi akan krusial untuk menjamin kehandalan dan keamanan infrastruktur dalam sektor migas.
6. Perdagangan dan pemasaran
Peluang karier lainnya yang terbuka untuk lulusan ini adalah di bidang perdagangan dan pemasaran bahan logam dan paduan logam (engineering alloys).
Mereka dapat membantu dalam penjualan dan distribusi produk-produk logam yang berkualitas.
7. Bidang pendidikan
Bidang pendidikan dapat menjadi pilihan yang menarik jika kamu senang mengajar.
Dengan pengetahuan yang kamu miliki, kamu berpeluang menjadi peneliti di lembaga penelitian, dosen di perguruan tinggi, tenaga konsultan, dan birokrat pemerintahan.
Dengan ini, kamu dapat berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta dalam pembuatan kebijakan terkait industri logam dan material.
Itu dia informasi mengenai Teknik Metalurgi.
Kalau kamu masih butuh lebih banyak penjelasan dan tips seputar dunia perkuliahan, ayo baca artikel lain di Glints Blog!
Kamu bisa temukan pembahasan lain yang tak kalah menarik, termasuk istilah-istilah terkait dunia kuliah dan panduan akademik.
Topik-topiknya bisa membantumu beradaptasi di perkuliahan dengan lebih baik.
Tertarik? Klik link ini untuk temukan kumpulan artikel terbarunya!
