Teknik Manufaktur: Apa yang Dipelajari dan Prospek Karier
Ditulis oleh : Idzni Meutia
Untuk kamu yang ingin berkarier di bidang teknologi dan inovasi, jurusan teknik manufaktur mungkin bisa jadi pilihan yang tepat.
Nah, langsung saja simak artikel Glints di bawah ini supaya kamu bisa memahami jurusan ini lebih jelas!
Isi Artikel
Apa Itu Teknik Manufaktur?
Dikutip dari Universitas Surabaya, teknik manufaktur (TM) adalah jurusan yang mempersiapkan kamu untuk berkarier di industri yang mengolah bahan baku menjadi produk jadi.
Proses ini mencakup perancangan produk, perancangan proses pembuatan produk, serta manajemen produksi.
Jurusan ini sangat menarik karena ketiga aspek tersebut saling terkait dan membentuk satu kesatuan yang diperlukan dalam bisnis industri manufaktur.
Di industri ini, semua aktivitas berjalan melalui tahapan-tahapan yang saling bersinergi, seperti:
- identifikasi kebutuhan konsumen
- konsep desain
- pemilihan bahan baku
- analisis teknik
- analisis ergonomi
- proses pembuatan
- manajemen produksi
- analisis ekonomi
Industri manufaktur sendiri mencakup banyak bidang, seperti otomotif, elektronik, pertambangan, dan lain-lain.
Apa yang Dipelajari di Teknik Manufaktur?
Kalau kamu tertarik masuk jurusan teknik manufaktur, ada banyak hal yang akan kamu pelajari.
Di sini, kamu akan belajar lebih dari sekadar mesin dan teknik, serta berbagai aspek lain yang mendukung proses produksi, dari awal hingga akhir.
Meskipun tiap kurikulum bisa tiap instansi berbeda, materi yang diajarkan umumnya sama dan dirancang agar kamu bisa memahami seluruh proses yang terjadi di dunia industri.
Contohnya, di jenjang S1 Teknik Manufaktur Universitas Yogyakarta, mata kuliah yang akan kamu pelajari meliputi:
1. Teknik dan sains dasar
Ini adalah fondasi yang akan membantumu memahami aspek teknis di dunia manufaktur. Kamu akan belajar fisika, matematika, dan kimia, yang semuanya sangat penting dalam memahami proses produksi.
2. Desain teknik
Di sini, kamu akan belajar bagaimana merancang produk yang fungsional dan efisien. Proses ini mencakup pembuatan konsep desain, analisis teknik, dan pemilihan bahan yang tepat.
3. Proses, prosedur, & sistem pembuatan
Kamu akan mempelajari berbagai metode pembuatan produk, seperti proses pemesinan, pengelasan, pengecoran (casting), dan desain alat.
4. Pemeliharaan & perbaikan mesin industri
Selain belajar membuat, kamu juga akan belajar bagaimana merawat dan memperbaiki mesin-mesin industri agar tetap berfungsi dengan baik.
Di jurusan ini, kamu juga akan dikenalkan dengan konsep pendidikan berbasis produksi (production based education/PBE) dan pendidikan berbasis modular (modular based education/MBE).
Dengan kedua konsep ini, kamu akan dipersiapkan untuk bisa langsung terjun ke dunia industri dan mengeksekusi sistem produksi secara efektif dan efisien.
Selain itu, teknik manufaktur juga menawarkan berbagai program studi, mulai dari diploma hingga sarjana.
Misalnya, di jenjang D3 Polman Bandung, kamu bisa memilih:
- Pemeliharaan Mesin
- Teknologi Pembuatan Perkakas Presisi
- Teknologi Manufaktur
Sementara, pada jenjang D4, tersedia pilihan seperti teknologi rekayasa manufaktur dan manajemen teknologi rekayasa.
Prospek Kerja Lulusan Teknik Manufaktur
Nah, setelah kamu lulus dari jurusan teknik manufaktur, ada banyak peluang kerja yang menantimu.
Jadi, kamu tidak perlu khawatir.
Dilansir dari Universitas Negeri Yogyakarta, berikut adalah beberapa prospek karier yang bisa kamu kejar:
1. Research & development (R&D) supervisor
Di sini, kamu akan terlibat dalam pengembangan produk baru atau peningkatan produk yang sudah ada.
Kamu akan bekerja sama dengan tim untuk memastikan produk tersebut sesuai dengan kebutuhan pasar dan standar kualitas yang tinggi.
2. Technical supervisor
Sebagai supervisor teknis, kamu akan bertanggung jawab mengawasi proses produksi, memastikan semua berjalan sesuai rencana, dan mengatasi masalah teknis yang muncul.
3. Production supervisor
Dalam peran ini, kamu akan mengelola jalannya produksi di pabrik, memastikan semua target produksi tercapai, dan mengkoordinasikan tim produksi.
4. Supervisor production planning & inventory control (PPIC)
Kamu akan bertugas merencanakan dan mengontrol proses produksi serta mengelola persediaan bahan baku agar selalu tersedia saat dibutuhkan.
5. Quality control supervisor
Sebagai seorang QC supervisor, kamu akan memastikan bahwa setiap produk yang dihasilkan memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan.
6. Design & manufacturing process consultant
Selanjutnya, sebagai lulusan teknik manufaktur, kamu bisa bekerja sebagai konsultan yang membantu perusahaan dalam merancang dan mengoptimalkan proses manufaktur mereka.
7. Wirausaha
Kalau kamu punya jiwa wirausaha, kamu bisa membuka usaha sendiri di bidang manufaktur, baik itu memproduksi produk sendiri atau menjadi pemasok untuk perusahaan lain.
8. Supervisor/engineer desain dan pengembangan produk
Di sini, kamu akan fokus pada inovasi produk dan peningkatan kualitas, bekerja sama dengan tim untuk menghasilkan produk yang unggul di pasaran.
Itu dia serba-serbi mengenai jurusan teknik manufaktur.
Semoga informasi di atas dapat memberikanmu gambaran mendalam mengenai jurusan ini hingga prospek kariernya.
Ingin tahu lebih banyak tentang dunia perkuliahan? Yuk, baca artikel menarik lainnya di Glints Blog!
Kamu bisa dapatkan berbagai tips, istilah-istilah penting, hingga insight seputar tugas kuliah yang pastinya berguna untukmu.
