Teknik Kimia: Apa Itu, Mata Kuliah, dan Peluang Kerjanya
Ditulis oleh : Idzni Meutia
Teknik kimia adalah bidang multidisiplin yang menggabungkan ilmu kimia, fisika, biologi, matematika, dan bahkan ekonomi serta desain.
Yuk, simak serba-serbinya dalam artikel Glints di bawah ini!
Isi Artikel
Apa Itu Jurusan Teknik Kimia?
Mengutip dari Institut Teknologi Bandung (ITB), teknik kimia adalah program studi yang fokus mempelajari teknologi perancangan pabrik.
Pabrik yang dimaksud bisa berupa pabrik kimia, bioproses, makanan, dan banyak lagi.
Hampir semua pabrik di dunia dirancang oleh para lulusan jurusan ini, sebab mereka berperan penting dalam merancang proses-proses yang terjadi di dalam pabrik.
Misalnya, perancangan reaksi dalam reaktor untuk menghasilkan produk yang diinginkan, penggunaan sumber daya pabrik, serta pengendalian proses.
Selain perancangan pabrik, kamu juga akan belajar bagaimana mempercepat dan membuat proses kimia atau biologis, baik di dalam maupun di luar pabrik, menjadi lebih efisien.
Contoh-contoh proses yang sering kamu temui dalam kehidupan sehari-hari adalah fermentasi untuk membuat yoghurt, roti, keju, hingga proses pemurnian minyak bumi dan gas alam.
Di sini, kamu akan belajar lebih mendalam tentang cara mengoptimalkan proses-proses tersebut.
Mata Kuliah Jurusan Teknik Kimia
Setiap universitas bisa saja memiliki kurikulum yang berbeda, namun pada dasarnya mata kuliah yang diajarkan di jurusan teknik kimia tetap sama.
Berikut adalah contoh mata kuliah yang akan kamu temui di Jurusan Teknik Kimia Institut Teknologi Indonesia:
1. Pengantar Teknik Kimia
Mata kuliah ini menjadi fondasi utama dalam jurusan teknik kimia.
Kamu akan mempelajari konsep dasar seperti keseimbangan massa dan energi, serta prinsip-prinsip reaksi kimia.
Selain itu, pengantar ini juga menjelaskan bagaimana pengaplikasiannya dalam berbagai industri dan kehidupan sehari-hari.
2. Kimia Fisika
Dalam kimia fisika, kamu akan mempelajari aspek fisik dari reaksi kimia, seperti termodinamika dan kinetika.
Pemahaman ini sangat penting untuk mengerti bagaimana sifat fisik suatu zat memengaruhi reaksi kimia, yang sangat relevan dalam perancangan proses industri kimia.
3. Mekanika Fluida
Mata kuliah ini mengajarkan bagaimana fluida, baik cair maupun gas, berperilaku dalam keadaan diam atau bergerak.
Kamu akan belajar tentang hukum-hukum aliran fluida dan penerapannya dalam merancang sistem industri seperti pompa dan reaktor kimia.
4. Termodinamika Teknik Kimia
Termodinamika merupakan mata kuliah kunci dalam jurusan ini, di mana kamu akan belajar tentang hukum-hukum termodinamika serta konsep entalpi dan entropi.
Pengetahuan ini sangat penting dalam analisis dan perancangan proses kimia di industri.
5. Transfer Panas
Proses transfer panas adalah bagian penting dari banyak sistem industri, terutama dalam perancangan peralatan seperti penukar panas dan reaktor.
Mata kuliah ini membahas mekanisme konduksi, konveksi, dan radiasi serta penerapan prinsip-prinsip ini untuk meningkatkan efisiensi sistem.
Universitas dengan Jurusan Teknik Kimia
Perguruan Tinggi Negeri (PTN)
- Institut Teknologi Bandung (ITB)
- Universitas Gadjah Mada (UGM)
- Universitas Indonesia (UI)
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
- Universitas Diponegoro (Undip)
Perguruan Tinggi Swasta (PTS)
- Universitas Katolik Parahyangan (Unpar)
- Universitas Surabaya (Ubaya)
- Universitas Pancasila (UP)
- Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY)
- Universitas Trisakti
Peluang Kerja Lulusan Teknik Kimia
Buat kamu yang penasaran dengan prospek kerja lulusan teknik kimia, kabar baiknya adalah banyak sekali sektor yang memerlukan keahlian ini.
Menurut Universitas Gadjah Mada (UGM), lulusan teknik kimia bisa berkarier di berbagai industri, termasuk:
1. Industri minyak dan gas
Lulusan teknik kimia banyak dibutuhkan sebagai process engineer atau field engineer di perusahaan minyak dan gas.
Tugasnya adalah mengelola dan mengoptimalkan proses produksi minyak mentah menjadi produk jadi seperti bensin dan diesel.
2. Industri petrokimia
Selain minyak dan gas, kamu juga memiliki peluang untuk bergabung dalam industri petrokimia yang memproduksi bahan kimia dasar untuk kebutuhan industri lain, seperti plastik, pupuk, dan bahan kimia lainnya.
3. Industri pangan dan bioproses
Jika kamu tertarik pada bidang bioteknologi, ada banyak peluang di industri pangan dan bioproses.
Kamu bisa bekerja di perusahaan makanan dan minuman, menangani produksi, pengolahan bahan pangan, hingga pengembangan produk baru yang lebih efisien.
4. Pengolahan Limbah
Di sektor lingkungan, lulusan teknik kimia juga bisa bekerja di bidang pengolahan air limbah maupun air industri.
Perusahaan-perusahaan pengolahan limbah selalu membutuhkan tenaga ahli yang memahami proses kimia untuk mengendalikan polusi dan menjaga kualitas air.
5. Perusahaan EPC (engineering, procurement, and construction)
Di perusahaan-perusahaan EPC, lulusan teknik kimia sering ditempatkan sebagai perencana dan pelaksana proyek konstruksi pabrik atau fasilitas industri lainnya.
Kamu akan merancang, mengawasi, dan memastikan bahwa setiap proses berjalan sesuai rencana.
