×

Apa Itu Jurusan Humaniora dan Prospek Kerjanya

December 1, 2018 | No Comments

Kekhawatiran kerap melanda anak SMA yang baru lulus. Ke manakah mereka akan meneruskan pendidikan nanti? Kampus mana yang akan dipilih? Memilih jurusan teknik, seni, atau humaniora?
Hal itu lumrah. Kekhawatiran-kekhawatiran di atas tentu pernah dialami oleh sebagian orang ketika mereka lulus SMA. Ditambah lagi dengan fakta bahwa banyaknya sarjana-sarjana yang menjadi pengangguran setelah lulus, membuat kekhawatiran ini jadi berlipat.
Pertimbangan masak-masak pun dipikir, agar kelak kampus tujuan dan jurusan yang diambil menjadi batu lompatan untuk karier kerja yang lebih baik. Namun, dari sini problem baru muncul. Banyak lulusan SMA yang memilih untuk meneruskan kuliah di bidang ilmu pasti macam kedokteran, teknik, atau perbankan.
Pemilihan jurusan berlandaskan ilmu-ilmu pasti seperti yang disebutkan di atas membuat jurusan lain jadi sepi peminat. Bahkan, jurusan-jurusan macam jurusan seni, sastra, filsafat, dan humaniora kerap dianggap sebagai pilihan nomor dua, karena tidak menjanjikan karier yang menawan.
Eits, tapi tunggu dulu. Khusus untuk jurusan humaniora, sebenarnya banyak prospek kerja yang bisa diambil oleh jurusan yang melibatkan aspek sastra, seni, sosial, dan budaya ini. Nah, berikut adalah beberapa prospek kerja bagi para lulusan jurusan humaniora.

Bidang Pendidikan

Bicara tentang pendidikan, pasti yang terlintas adalah menjadi dosen. Tapi, tidak cuma itu saja. Lulusan humaniora ini memang bisa menjadi dosen, tapi bukan berarti hanya berkutat menjadi dosen saja. Lulusan humaniora juga bisa menjadi praktisi pendidikan, atau pemerhati pendidikan, dengan memfokuskan diri pada bidang tertentu.
Beberapa mata kuliah yang diambil di bidang humaniora dapat membuat seseorang bisa memahami kondisi sosial dan budaya di Indonesia. Dengan pelajaran tersebut, alumnus humaniora tak hanya tahu apa saja hal-hal dibutuhkan di lingkungan pendidikan, tapi juga metode pembelajaran yang tepat.

Bidang Politik

Pernah terpikir terjun di dunia politik? Lulusan humaniora dapat memilih profesi di bidang ini kelak jika sudah lulus. Loh, apa hubungannya humaniora dengan politik? Kemampuan dalam menganalisa informasi, etika kerja, kreatifitas dalam mengolah sesuatu, serta profesionalutas, semua itu adalah keahlian yang dibutuhkan dalam politik.
Menurut sebuah penelitian, total 60% pemimpin di Inggris memiliki gelar di bidang humaniora, seni, serta ilmu sosial. Jumlah ini cukup tinggi jika dibandingkan bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Math) yang rata-rata hanya dipelajari 15% para pemimpin Inggris di universitas.

Bidang Jurnalisme

Karena memiliki keahlian dalam tata bahasa dan pemahaman budaya, seorang lulusan humaniora punya bekal untuk menjadi jurnalis handal. Kebiasaan baca dan tulis untuk mengungkapkan gagasan yang kerap diterapkan membuat alumnus humaniora punya keahlian soal tata bahasa, dipadukan dengan pemahaman budaya yang baik.
Contoh, jurnalis terkenal dari British TV, Louis Theroux, mengambil jurusan humaniora di universitas. Tidak cuma bergelut di bidang jurnalisme, dia juga kerap membuat film dokumenter tentang sisi ekstrem dari kehidupan manusia. Ini adalah cermin bahwa lulusan humaniora juga bisa bergelut dengan bidang kehidupan yang dekat dengan manusia.

Bidang Hukum dan Keamanan

Seluruh program studi dalam bidang humaniora berfokus kepada berbagai aspek dalam kehidupan suatu masyarakat, dari interaksi antar manusia hingga bagaimana suatu masyarakat terbentuk. Tak hanya itu, ada beberapa ilmu akademik lain yang juga dilibatkan, salah satunya adalah berpikir kritis atau critical thinking.

Di dunia pekerjaan, berpikir kritis adalah ilmu yang susah dicari. Dalam beberapa kasus, hanya alumnus humaniora yang memiliki ilmu tersebut. Nah, di dunia pekerjaan, berpikir kritis amat sangat dibutuhkan oleh orang-orang yang bergerak di bidang hukum dan keamanan.

Bidang Luar Negeri

Lulusan humaniora memiliki pemahaman mendalam tentang dunia, jaringan, dan keahlian dalam memecahkan permasalahan. Hal ini akan sangat berguna dalam karier sebagai diplomat. Jika ditambah dengan penguasaan bahasa asing atau memiliki pengalaman kuliah di luar negeri, lulusan humaniora dapat menjadi diplomat yang baik. Mengapa?
Dalam bidang ini, alumnus humaniora dituntut untuk mampu beradaptasi dan fleksibel dalam situasi baru, serta berkomunikasi dengan baik di negara asing dan mungkin bahkan dalam situasi yang berpotensi menegangkan. Apresiasi budaya yang mereka pelajari akan bermanfaat untuk hubungan internasional dan pemeliharaan perdamaian.
Nah, itu dia berbagai prospek kerja dari lulusan humaniora. Meskipun berhubungan dengan aspek sosial, tapi lingkup kerjanya sangat beragam dan terdengar menantang, bukan? Oleh karena itu, kamu yang ingin berkuliah di bidang humaniora tak perlu berkecil hati. Untuk kamu yang bingung, yuk sign up di Glints untuk temukan pekerjaan terbaik yang ada!

YOU MAY ALSO LIKE

Scroll Up