Seperti Apa Contoh Struktur Organisasi Perusahaan Startup yang Ideal?

Tayang 22 Sep 2025 - Dibaca 10 mnt
Ditulis oleh : Maria Juwita

Struktur organisasi perusahaan yang baik merupakan salah satu contoh dari faktor yang bisa melandasi kesuksesan sebuah perusahaan

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Penting bagi perusahaan untuk memiliki pondasi yang kuat agar bisa beroperasi dengan baik. Hal ini juga berlaku untuk perusahaan startup atau perusahaan yang baru dirintis. 

Struktur organisasi yang jelas akan memudahkan operasional perusahaan, karena bisa membantu mendefinisikan peran dan tanggung jawab dengan lebih jelas.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Buku Inspiratif tentang Startup yang Wajib Dijadikan Bahan Bacaanmu

Struktur Organisasi Perusahaan Startup yang Ideal

struktur organisasi perusahaan startup ideal

© Freepik.com

Menurut buku StartupPedia karangan Anis Uzzaman, dijelaskan bahwa ada 6 anggota inti yang perlu ada di tahap akhir sebuah perusahaan startup, yaitu:

  • CEO
  • CTO
  • CFO
  • CMO
  • COO
  • WP Penjualan (Wakil Presiden Penjualan)

Sejatinya, masih ada peran-peran lain dalam perusahaan rintisan ini. Tugas dan tanggung jawab mereka juga beragam.

Nah, dalam artikel ini, kita akan fokus ke enam anggota inti dan juga contoh struktur organisasi perusahaan startup. Simak di bawah ini, ya.

1. CEO (chief executive officer)

chief executive officer sebagai anggota struktur organisasi startup

© Freepik.com

Titel satu ini sangat umum ditemui, terutama di sebagian besar perusahaan startup. CEO bertindak sebagai pemimpin dan perwakilan perusahaan. 

Sebagai pemimpin di struktur organisasi perusahaan, peran CEO bisa dikatakan paling penting. Kualitas seorang CEO bisa menentukan masa depan perusahaan yang dipimpinnya.

Bukan hanya dari segi internal, CEO juga diharapkan bisa menjaga hubungan dengan pihak eksternal seperti investor.

Secara umum, peran seorang CEO mencakup beberapa hal berikut: 

  • merancang dan mengomunikasikan visi perusahaan
  • memotivasi anggota tim
  • merekrut anggota tim
  • memprediksi tren pasar
  • menguraikan strategi bisnis perusahaan
  • membangun hubungan dengan investor
  • mengatur biaya dan anggaran
Baca Juga :  5/25 Rule: Definisi, Manfaat, dan Tips Penting Menerapkannya

2. CTO (chief technology officer)

chief technology officer di perusahaan rintisan

© Freepik.com

Tidak seumum titel CEO, CTO merupakan kependekan dari chief technology officer yang bertanggung jawab atas produk. 

Posisi ini belum perlu diisi saat masa awal pembentukan perusahaan startup. Di masa-masa awal, perusahaan bisa menyediakan posisi manajer produk.

Tanggung jawab CTO meliputi: 

  • menyatukan pengembangan produk
  • memahami dan mengadopsi perkembangan teknologi
  • mengelola pengembangan produk

3. CFO (chief financial officer)

chief financial officer anggota struktur organisasi startup

© Genpi.co

Bicara soal perusahaan startup, salah satu hal yang tidak kalah penting yaitu dana yang dibutuhkan agar perusahaan bisa beroperasi dengan baik.  

Untuk mengurus bagian ini, maka diperlukan seorang CFO atau chief financial officer.

Lingkup tanggung jawab CFO pada struktur organisasi perusahaan yaitu:

  • membentuk strategi penggalangan dana
  • membuat keputusan yang berhubungan dengan sumber daya manusia, seperti merekrut, memecat, menggaji, keuntungan, dan akuisisi
  • merumuskan dokumen keuangan
  • membahas kesehatan keuangan perusahaan dengan CEO

Baca Juga: 10 Istilah Populer dalam Dunia Startup yang Perlu Kamu Ketahui

4. CMO (chief marketing officer)

chief marketing officer anggota struktur organisasi startup

© Freepik.com

CMO bertanggung jawab atas semua aspek pemasaran, meliputi riset pasar dan strategi kehumasan untuk menjaga citra perusahaan di mata publik. 

Secara umum, lingkup kerja CMO meliputi:

  • mengembangkan strategi pemasaran
  • melaksanakan riset pasar
  • menjaga citra perusahaan
  • menciptakan kampanye humas (PR campaign)

5. COO (chief operating officer)

chief operating officer struktur organisasi perusahaan startup ideal

© Freepik.com

Segala hal yang berkaitan dengan operasional perusahaan menjadi tanggung jawab seorang COO atau chief operating officer

Namun, di masa-masa awal pembentukan startup, biasanya peran COO bisa diambil alih oleh CEO. 

Ketika perusahaan startup sudah semakin besar dan berkembang, barulah COO masuk ke struktur organisasi perusahaan.

Di perusahaan startup, biasanya COO berperan untuk: 

  • mengatur perusahaan
  • sebagai penghubung antara karyawan dan CEO
  • mengatur bisnis inti
Baca Juga :  Business Intelligence: Tanggung Jawab, Skill, dan Jenjang Karier

Baca Juga: 5 Tips agar Cepat Adaptasi dari Kantor Korporat ke Startup

6. WP Penjualan (wakil presiden penjualan)

wakil presiden penjualan

© Freepik.com

Wakil presiden penjualan bertugas untuk membantu perusahaan menghasilkan keuntungan. Lingkup kerjanya berhubungan erat dengan marketing dan penjualan, seperti:

  • mengembangkan strategi pemasaran dengan CMO
  • memahami kebutuhan konsumen dan mengembangkan nilai tambah yang menarik

Apakah keenam inti struktur organisasi perusahaan tersebut perlu ada di semua startup?

Seperti yang dijelaskan di buku StartupPedia, contoh struktur organisasi perusahaan di atas merupakan struktur ideal pada tahap akhir perusahaan startup

Ini berarti tidak semua startup sudah harus memiliki keenam anggota inti yang disebutkan. 

Startup yang masih berada dalam tahap awal pembentukan bisa menyesuaikan model organisasi sesuai peran yang dibutuhkan.

Nah, setelah mengetahui strukturnya seperti di atas, apakah kamu tertarik untuk bekerja di startup?

Jika belum yakin, yuk cari tahu dulu kelebihan dan kekurangan kerja di startup. Baca selengkapnya di sini!


Komentar ditutup.

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon