SQL: Pengertian, Pekerjaan Apa Saja yang Butuh, dan Cara Belajar

Diperbarui 11 Jun 2025 - Dibaca 10 mnt
Ditulis oleh : Geofanni Nerissa Arviana

Jika ingin bekerja di bidang data, structured query language atau SQL adalah salah satu bahasa pemrograman yang wajib kamu kuasai. 

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Meskipun umurnya sudah mendekati 50 tahun, SQL tetap menjadi favorit para data scientist.

Bahkan, menurut data SQLizer, SQL menjadi bahasa pemrograman kedua yang paling banyak digunakan oleh developer dengan persentase 50,8%.

Namun, sebenarnya apa itu SQL dan mengapa masih digemari? Kemudian, pekerjaan apa saja yang membutuhkan SQL?

Tenang saja, Glints akan mengupas tuntas SQL dalam artikel ini. Yuk, simak penjelasannya!

Baca Juga: Apa Itu SQL Developer dan Bagaimana Peluang Kariernya?

Apa Itu SQL?

sql adalah

© Freepik.com

Setiap bahasa pemrograman memiliki fungsi yang berbeda. Begitu pula dengan structured query language (SQL).

Dikutip dari Dataquest, SQL adalah bahasa query yang dirancang untuk pengambilan informasi tertentu dari database.

Awalnya, SQL muncul pada 1970 dengan nama structured english query language (SEQUEL).

Kemudian, pada 1986, IBM menggunakan SEQUEL dalam berbagai proyek database mereka. Tak lama, nama SEQUEL pun diubah menjadi SQL agar lebih mudah dieja.

Sejak saat itu, SQL menjadi semakin populer dalam pengolahan data dan database.

Meskipun sudah ada sejak puluhan tahun silam, nyatanya kini SQL masih menjadi salah satu bahasa pemrograman yang paling banyak digunakan.

Alasannya, sebagian besar perusahaan menyimpan datanya dalam sebuah database.

Meskipun saat ini sudah ada berbagai jenis database, seperti MySQL, Microsoft SQL Server, dan PostgreSQL, mayoritas database tersebut tetap menggunakan dasar SQL.

Lalu, apakah SQL tetap berguna jika perusahaan menggunakan bahasa pemrograman yang lain? Tentu saja.

Sebagai contoh, jika menggunakan bahasa pemrograman Python, biasanya kamu tetap membutuhkan SQL untuk mengambil data dari database.

Baca Juga :  Utamakan Data dan Logika, Apa Itu Data-Informed Decision Making?

Maka, dapat disimpulkan bahwa SQL adalah salah satu bahasa query dasar dalam pengelolaan database.

Baca Juga: Kenali DBMS, Sistem Penyimpanan Data yang Aman dan Mudah Diakses

Pekerjaan yang Butuh SQL

apa itu sql

© Freepik.com

Setelah mengetahui apa itu SQL, lantas siapa saja yang membutuhkan bahasa query rancangan Donald D. Chamberlin dan Raymond F. Boyce tersebut?

Saat ini, mayoritas pekerjaan di bidang data membutuhkan skill dasar SQL. Hal itu disebabkan karena SQL adalah bahasa pemrograman yang lekat dengan data dan database.

Berikut Glints berikan tiga contoh pekerjaan yang sangat membutuhkan skill SQL.

1. Data scientist

Data scientist adalah seseorang yang bertanggung jawab untuk membuat database, mengolah data, dan menyajikan sebuah hal baru yang disebut produk data. 

Produk data tersebut nantinya akan digunakan perusahaan untuk menentukan kebijakan produksi.

Nah, data scientist menjadi salah satu pekerjaan yang sangat membutuhkan skill SQL.

Pasalnya, pekerjaan ini membutuhkan SQL untuk mengambil data dari database, seperti ditulis Tec4Tric.

Kemudian, kamu bisa melakukan pembersihan data, menerapkan machine learning, dan seterusnya. 

2. Database administrator

Database kini menjadi salah satu hal yang wajib dimiliki oleh sebuah perusahaan. Oleh karena itu, harus ada seseorang yang bertanggung jawab di balik database.

Salah satu pekerjaan yang banyak berkaitan dengan database ialah database administrator (DBA).

DBA bertanggung jawab untuk mengendalikan basis data perusahaan yang hanya dapat diakses oleh orang-orang tertentu.

Seperti yang telah Glints jelaskan, SQL sangat berkaitan dengan database. Maka, tak heran kalau seorang DBA membutuhkan skill SQL.

3. Big data architect

Big data architect adalah seseorang yang bertanggung jawab membuat sebuah produk untuk mengelola data dalam jumlah yang sangat besar.

Baca Juga :  Memahami Cost Per Lead (CPL) dan Cara Menghitungnya

Sama halnya dengan DBA, big data architect juga menggunakan database dalam pekerjaannya sehari-hari.

Oleh karena itu, SQL adalah salah satu skill wajib bagi seorang big data architect.

Baca Juga: ETL: Proses Integrasi Data yang Sangat Penting untuk Perusahaan

Belajar SQL

sql adalah

© Freepik.com

Menurut The Balance Careers, structured query language terbilang lebih mudah dipelajari dibandingkan bahasa pemrograman lainnya, seperti Java, C++, PHP, dan C#.

Jika tertarik untuk mempelajari SQL, kamu bisa belajar dari situs dan kelas berikut ini.

Selain itu, kamu juga bisa mengikuti kelas online Glints ExpertClass. Kelas ini dibawakan langsung oleh narasumber yang sudah profesional di bidangnya, termasuk di bidang data dan IT.

Jadi, kamu bisa bertanya jawab langsung dengan mereka. Menarik, bukan?

Baca Juga: Jangan Tertukar! Ini Perbedaan Data Analyst, Data Scientist, dan Data Engineer

Dapat disimpulkan, SQL adalah bahasa query yang digunakan untuk mengambil informasi dari database. Biasanya, SQL menjadi salah satu skill wajib seseorang yang bekerja di bidang data.

Jika sudah mempelajari dasar penerapan SQL, kamu bisa mencari lowongan kerja data di Glints, lho!

Ada banyak peluang yang menanti kandidat terbaik sepertimu.

Tertarik? Yuk, sign up dan apply sekarang juga!


Komentar ditutup.

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon