Solution Analyst, Profesi yang Gabungkan Keahlian Analisis Bisnis dan Sistem

Diperbarui 27 Nov 2023 - Dibaca 7 mnt
Ditulis oleh : Nadiyah Rahmalia

Solution analyst mungkin bukan profesi yang sering kamu dengar.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Akan tetapi, perannya dalam sebuah perusahaan sangatlah penting.

Kalau kamu memiliki latar belakang dan keahlian yang sesuai untuk pekerjaan ini, bukan tak mungkin kamu bisa berkarier di luar negeri, lho.

Pasalnya, profesi ini diperkirakan akan bertumbuh hingga 9% antara tahun 2018 hingga 2028 di AS.

Tertarik untuk mengetahuinya lebih lanjut?

Langsung saja simak rangkuman Glints dalam artikel berikut ini, ya!

Apa Itu Solution Analyst?

solution analyst adalah

© Freepik.com

Melansir Xplenty, seorang solution analyst adalah sosok yang piawai di bidang analisis bisnis dan juga analisis sistem.

Seperti business analyst, kamu akan bertugas untuk mengidentifikasi pengembangan potensial dari suatu proses.

Lalu, kamu juga harus bersiap untuk menghadapi infrastruktur teknologi perusahaan jika meniti karier ini.

Sebagai analis, kamu wajib memahami coding, mampu menganalisis struktur database, dan memahami integrasi sistem.

Tentunya, semua yang dilakukan peran analis ini adalah untuk membantu bisnis mencapai tujuan yang diinginkan.

Biasanya, fokusnya adalah suatu proses bisnis tertentu, seperti finance atau procurement.

Berdasarkan deskripsi itu, pekerja yang memiliki profesi ini harus bekerja sama dengan pekerja di bidang IT, para stakeholder, dan bidang-bidang lainnya yang terlibat.

Tujuannya adalah agar sistem IT dan proses bisnis bisa berjalan sesuai dengan rencana.

Baca Juga: 5 Kunci untuk Memulai Karier sebagai Seorang Business Analyst

Tugas Solution Analyst

solution analyst

© Freepik.com

Solution analyst biasanya berhadapan dengan permasalahan perusahaan.

Ia harus mampu membenahi masalah yang timbul terkait performa, keamanan, dan hal lainnya yang terkait.

Untuk bisa memenuhi tugasnya dengan baik, kegiatan utama yang harus dilakukan solution analyst adalah:

  • berkomunikasi dengan stakeholder untuk membuat spesifikasi kebutuhan fungsional
  • menganalisis dan memetakan proses bisnis serta infrastruktur IT
  • melakukan riset terhadap hal-hal yang bisa berdampak terhadap produk
  • mengusulkan solusi untuk membawa perusahaan pada tujuan yang diinginkan
  • mendesain, mengembangkan, dan melakukan uji terhadap solusi yang ditawarkan
  • memastikan kualitas proses
  • melapor pada stakeholder dan departemen IT
Baca Juga: Ketahui Perbedaan Data Analyst dan Business Analyst di Sini

Skill yang Dibutuhkan Solution Analyst

solution analyst adalah

© Freepik.com

Untuk menjadi seorang solution analyst, tentunya ada skill-skill yang perlu kamu kuasai.

Baca Juga :  User Flow: Pengertian, Manfaat, serta Jenis-jenisnya

Skill-skill tersebut yaitu:

1. Pendidikan yang relevan

Menurut Zippia, untuk profesi ini, kamu harus menempuh pendidikan S1 terlebih dahulu.

Jurusan yang cocok untuk profesi tersebut adalah jurusan teknologi seperti teknik atau ilmu komputer.

Akan sangat baik juga kalau kamu menambah ilmu di bidang bisnis.

2. Software development

Penguasaan bahasa pemrograman seperti Java, C#, C++, dan lain-lain akan sangat bermanfaat untuk pekerjaan ini.

Kamu juga disarankan untuk memahami scripting language seperti JavaScript dan Python.

Pasalnya, sebagai analis, kamu harus bisa bekerja dengan API.

3. Desain database

Sebagai solution analyst, kamu akan sangat sering bekerja dengan data.

Oleh karena itu, skill yang sangat dibutuhkan adalah pembuatan schema, SQL, database security, dan hal terkait lainnya.

4. Project management

Skill lainnya yang perlu kamu kuasai sebagai solution analyst adalah project management.

Meskipun bukan berprofesi sebagai project manager, kamu akan sering menjalankan proyek-proyek yang tentunya harus diatur agar selesai sesuai rencana.

5. Berpikir kritis

Solution analyst sering berhadapan dengan berbagai masalah.

Oleh karena itu, skill critical thinking atau kemampuan berpikir dengan kritis menjadi modal yang penting.

Kemampuan ini akan sangat membantumu saat mencari solusi terbaik bagi masalah-masalah yang terjadi.

Untuk bisa menjadi solution analyst yang andal, sangat penting untuk menyeimbangkan hard skill dan soft skill yang dimiliki.

Pasalnya, keduanya sama-sama sangat penting untuk menunjang kariermu.

Baca Juga: Jangan Tertukar! Ini Perbedaan Data Analyst, Data Scientist, dan Data Engineer

Itulah hal-hal yang harus kamu ketahui soal pekerjaan solution analyst. Siapkan skill-mu jika ingin bekerja di pekerjaan yang diramal menjanjikan ini, ya!

Kalau sudah percaya diri dengan kemampuan yang dimiliki, kamu bisa langsung cek lowongan kerja di Glints untuk mendapatkan pekerjaan impianmu.

Baca Juga :  5 Istilah Angular yang Kamu Perlu Tahu untuk Bangun Website

Ada banyak perusahaan yang menunggu lamaranmu, lho!

Yuk, lihat lowongannya sekarang!


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon