13 Skill Public Relations yang Harus Kamu Kuasai
Ditulis oleh : Khairina F. Hidayati
Tertarik dengan dunia PR? Kalau iya, yuk, mulai pelajari berbagai skill yang dibutuhkan public relations!
Glints sudah membuat daftar skill-nya dalam artikel ini. Tak perlu bingung mencari, kamu tinggal memilih dan mengasah keterampilannya.
Langsung saja, inilah berbagai kemampuan penting di bidang humas, hanya untukmu.
1. Menulis
Kemampuan wajib humas yang pertama adalah menulis.
Nah, bentuk tulisannya sendiri berbeda-beda. Kadang kala, kamu akan diminta menulis guest article, membuat web content, dan lain-lain.
Jangan lupa, press release juga menjadi tanggung jawabmu. Apalagi, menurut Business 2 Community, press release sangat penting untuk sebuah bisnis. Dokumen ini bisa meningkatkan media exposure hingga brand awareness.
2. Perencanaan dan manajemen krisis
Menurut Prezly, di masa kini, krisis perusahaan lebih sulit dihadapi. Sebab, ada media sosial yang mempercepat tersebarnya informasi.
Itulah mengapa, tiap perusahaan harus punya rencana krisis. Tentu saja, Glints berharap, kamu tak perlu menggunakannya. Akan tetapi, menyiapkan diri tak ada salahnya, kan?
Inilah yang menjadi skill wajib public relations selanjutnya. Kamu harus mampu membuat crisis communication plan.
Memangnya, bagaimana caranya? Yuk, temukan jawabannya di Glints ExpertClass!
Kelas online itu menawarkan berbagai bahasan topik seputar public relations. Perencanaan dan manajemen krisis hanyalah salah satunya.
Psst, semua kelasnya diisi oleh ahli-ahli hebat yang sudah punya tahunan pengalaman. Jadi, tak perlu ragu memilih dan mendaftar ke kelasnya. Klik tombol di bawah ini sekarang juga:
3. Media sosial
Media sosial memang bisa menjadi ancaman untuk brand. Glints sudah sempat menyinggung hal ini di atas.
Akan tetapi, penggunaan platform yang satu ini justru wajib kamu kuasai. Melansir Inc, sebagai PR, social media bisa kamu pakai untuk:
- mencari influencer
- mengenali brand threat
- menanggapi berita buruk
- mengumumkan informasi
- dan lain-lain
Itulah mengapa, media sosial menjadi salah satu kemampuan penting seorang humas. Jadi, yuk, asah skill yang satu ini!
Pahami bahwa karakteristik tiap platform berbeda. Otomatis, manajemen dan cara menangani tiap media sosial juga berbeda.
4. Internal communication
PR Superstar menuliskan, internal communication merupakan salah satu cabang dari PR. Cabang ini fokus pada pertukaran pesan yang terjadi di dalam sebuah organisasi atau perusahaan.
Kalau ingin jadi ahli public relations, kuasai skill internal communications, ya. Sebab, cabang PR yang satu ini penting untuk perusahaan.
Misalnya, perusahaan makanan A dituduh menggoreng ulang dan menyajikan makanan yang sudah basi. Tak hanya publik, karyawan akhirnya bertanya-tanya dengan isu ini.
Dengan internal communications yang baik, gosip-gosip ini bisa diluruskan. Akhirnya, karyawan kembali percaya dengan perusahaan dan bisa bekerja dengan baik.
5. Riset
Ingin jadi tenaga humas di perusahaan agency atau konsultan? Kalau iya, kamu harus menguasai skill public relations yang satu ini.
Sebagai konsultan PR, klienmu tentu berbeda-beda. Ini membuat audiens dan fokus mereka berbeda-beda pula.
Nah, mengutip Zoe Talent Solutions, riset diperlukan untuk memahami audiens tiap-tiap klienmu.
6. Berpikir kreatif
Ingin pesan PR-mu didengar banyak orang? Kalau iya, menurut The Balance Careers, kamu harus mampu mengemas pesan itu dengan kreatif.
Itulah mengapa, creative thinking menjadi skill wajib public relations selanjutnya. Berbekal keterampilan ini, kamu bisa merancang dan menyampaikan pesan secara unik.
7. Komunikasi
Kemampuan penting berikutnya adalah komunikasi.
Melansir Agility PR Solutions, salah satu tugas PR adalah menyampaikan pesan kepada media dan publik. Secara otomatis, mereka harus mampu berkomunikasi.
Jangan lupa, komunikasi tak hanya soal menyampaikan pesan. Proses ini juga melibatkan kemampuan mendengar secara aktif.
Perhatikan juga bahasa tubuhmu, ya!
8. Public speaking
Public speaking juga merupakan skill penting seorang public relations. Ingat, kamu akan dituntut berbicara di depan publik atau media.
Di masa lalu, public speaking biasanya dilakukan secara offline. Akan tetapi, saat ini, public speaking sering kali dilakukan secara online. Jadi, kuasai keduanya, ya!
9. Kerja sama
Ahli humas juga harus mampu bekerja sama dalam tim maupun eksternal.
Apalagi, Prezly menuliskan, pekerjaan seorang PR dan marketing mulai melebur menjadi satu. Kamu pun harus banyak berkolaborasi dengan mereka.
Pemasar biasanya punya berbagai data dan analisis target audiens. Berbekal data ini, kamu bisa merancang pesan PR yang pas.
Lewat kerja sama dengan marketer kamu juga bisa memantau tren, review, dan ranking perusahaan. Semua ini berguna untuk melihat media opportunity, lho.
10. Manajemen waktu
Dalam public relations, manajemen waktu merupakan hal yang perlu dikuasai karena seorang PR akan menangani beberapa proyek dan klien sekaligus.
Kemampuan manajemen waktu yang kuat akan membantu kamu mengelola beberapa jenis proyek dan tidak kehilangan priortias untuk klien.
Mampu mencapai deadline, terorganisasi, dan mengetahui prioritas juga akan membantu perkembangan karier dan skill-mu.
11. Membangun relasi
Dikutip ICI, membangun relasi bukan lagi sekedar soft skill, namun juga tips sukses menjadi seorang PR.
Kemampuan untuk membangun hubungan baik dan mengekspresikan kepercayaan diri juga karisma akan membantu kamu menjadi representatif PR yang diperhitungkan.
12. Kemampuan presentasi
Kemampuan presentasi dan komunikasi yang baik adalah hal yang tidak bisa dipisahkan dari public relations.
Berlatih sebelum presentasi masih menjadi kunci untuk meningkatkan kemampuan ini.
Kemampuan menyampaikan ide dan gagasan pada klien dan calon konsumen ini penting dalam PR.
13. Perspektif internasional
Dilansir dari Indeed, perspektif multikultural akan membuat pemahaman yang berbeda pada masing-masing individu.
Kemampuan PR ini mengharuskan kamu memahami bagaimana sikap sopan santun, kebiasaan, simbol, serta berbagai macam rasa dari berbagai budaya.
Saat menjadi representatif, pesan yang disampaikan harus sesuai dengan audiens. Sebagai seorang PR kamu wajib mengapresiasi dan memahami perbedaan audiens.
Kemampuan perspektif internasional ini juga melibatkan skill bahasa untuk berkomunikasi langsung dengan klien.
Itulah daftar skill yang harus dikuasai seorang public relations. Untuk mengasahnya, yuk, cari kelas dan daftarkan dirimu ke Glints ExpertClass!
