Usung Konsep Serupa, Ini 5 Perbedaan Utama Instagram Reels dan TikTok
Ditulis oleh : Alifia Seftin Oktriwina
Sejak kehadiran resminya di Indonesia pada akhir Juni 2021 lalu, Instagram Reels dipercaya menjadi salah satu kompetitor kuat bagi TikTok.
Dengan tampilan timeline, interface pengeditan video, hingga konsep keseluruhan yang hampir serupa, tidak heran banyak orang yang membandingkan Reels dengan TikTok.
Lantas, apa saja yang membedakan kedua platform media sosial berbasis video ini? Yuk, cari tahu selengkapnya!
1. Durasi video
Dalam rilisan resmi Instagram, Reels merupakan fitur baru yang memungkinkanmu untuk membuat dan menyebarkan video berdurasi 15 hingga 30 detik.
Sementara itu, durasi video yang bisa kamu upload ke TikTok bisa mencapai 60 detik.
Oleh karena itu, durasi video yang ditampilkan di Instagram Reels akan terasa lebih singkat dibandingkan dengan TikTok.
2. Pilihan musik
Salah satu fitur yang menarik bagi pengguna baik Instagram Reels maupun TikTok adalah beragam pilihan musik yang bisa digunakan sebagai musik latar dari video yang di-upload.
Sayangnya, hanya pengguna akun Instagram personal dan creator saja yang bisa dengan leluasa menggunakan beragam musik tersebut.
Bagi pengguna Instagram Business, pilihan ini sedikit dibatasi untuk menghindari isu hak cipta.
Sebaliknya, seluruh pengguna TikTok dapat mengakses TikTok’s Sound Library, yang menyimpan ribuan koleksi musik untuk digunakan.
Meski pengguna Instagram Business tidak bisa leluasa menggunakan berbagai musik yang tersedia, Instagram telah mengizinkan penggunanya untuk meng-upload video dengan musik atau audionya sendiri.
Musik atau audio tersebut kemudian akan tersimpan di Instagram sebagai original audio akun tersebut, dan dapat digunakan oleh para pengguna lainnya.
3. Tools dan fitur editing video
Meski interface fitur editing video di Instagram Reels dan TikTok terlihat sama, ada banyak perbedaan pada fitur dan tools yang disediakan.
Tiktok telah dikenal dengan fitur filters dan effects yang beragam. Sementara, fitur filters dan effects pada Instagram Reels masih sangat terbatas.
Beberapa tools editing yang menarik di TikTok meliputi efek suara dan voice over tools.
Sementara pengguna Instagram dapat merekam voice over di Instagram Reels, mereka tidak dapat menambahkan efek khusus apa pun ke audio.
Perbedaan utama lainnya antara kedua platform ini adalah fitur Duet, Reaction, dan Stitch TikTok.
Fitur-fitur ini adalah cara yang kreatif bagi brand untuk berinteraksi dan terlibat secara kreatif dengan pengguna di komunitas TikTok serta mengembangkan jangkauan brand-nya lebih jauh.
Sebaliknya, fitur tersebut saat ini tidak tersedia di Instagram Reels. Pengguna hanya dapat merekam rekaman mereka sendiri atau mengunggah konten dari galeri handphone mereka.
Perbedaan lain juga terlihat saat kamu menyimpan video yang telah diedit atau di-upload.
Ketika kamu menyimpan video dari TikTok, baik milikmu sendiri atau milik orang lain, video akan disimpan dengan musik dan watermark.
Namun, ketika kamu menyimpan video dari Instagram Reels, kamu hanya bisa menyimpan video yang telah kamu upload sendiri.
Selain itu, video tersebut tidak disimpan dengan musik ataupun watermark.
4. Algoritma
Meski sama-sama platform berbasis video, Instagram Reels dan TikTok memiliki algoritma yang berbeda.
Dilansir dari situs resmi TikTok, terdapat beberapa faktor sebuah konten akan muncul di berandamu.
- Interaksi pengguna seperti video yang disukai atau bagikan, akun yang diikuti, komentar yang diposting, dan konten yang dibuat.
- Informasi video yang mencakup detail seperti teks, suara, dan hashtag.
- Pengaturan perangkat dan akun seperti preferensi bahasa, pengaturan negara, dan jenis handphone.
Sementara itu, sampai saat ini Instagram belum merilis informasi apapun mengenai algoritma yang menentukan sebuah konten muncul di explore.
Meski demikian, Instagram akan mengirimkan notifikasi apabila video yang kamu upload di Reels muncul di explore. Video tersebut akan dilabeli sebagai “Featured”
5. Demografi dan konten
Meski kedua platform ini menawarkan jenis konten yang sama, demografi pengguna TikTok umumnya lebih muda daripada Instagram Reels.
Selain demografi yang berbeda, konsep konten dari kedua platform ini juga berbeda.
Seperti halnya Instagram, pengguna Instagram Reels lebih banyak membagikan konten yang estetis dan sesuai dengan brand. Sementara, TikTok dikenal sebagi platform konten yang “anti-estetika”.
Jika kamu ingin menjangkau pemirsa milenial dan membagikan video yang sesuai dengan estetika Instagram, kamu dapat mencoba Instagram Reels.
Sebaliknya, jika kamu ingin mengambil bagian dalam tren viral dan menjangkau audience Gen Z yang lebih muda, TikTok mungkin bisa menjadi platform yang tepat untukmu.
Nah, itu dia 5 perbedaan penting antara Instagram Reels dan TikTok. Kamu sendiri lebih suka pakai yang mana?
Jika kamu ingin mengoptimalkan platform media sosial untuk strategi marketing-mu, kamu bisa mengikuti berbagai webinar marketing yang tersedia di Glints ExpertClass.
Yuk, buat akun profesionalmu dan pilih webinar yang sesuai dengan kebutuhanmu!
