PPPK Teknis: Pengertian, Contoh Jabatan, dan Kualifikasinya
Ditulis oleh : Alisatul Aini
Kamu mungkin sudah mengetahui pengertian PPPK. Nah, PPPK teknis sebenarnya adalah bagian dari PPPK yang diperuntukkan mengisi posisi tertentu.
Apakah kamu sedang mempertimbangkan untuk mengikuti tes PPPK?
Jika ya, pembahasan kali ini sangat penting untuk diperhatikan supaya kamu lebih tahu apa pengertian hingga kualifikasi yang harus disiapkan.
Tak perlu berlama lagi, yuk, simak penjelasan selengkapnya dari Glints berikut ini!
Isi Artikel
Pengertian PPPK Teknis
Dilansir dari CNN Indonesia, PPPK teknis adalah pegawai ASN yang akan mengisi jabatan di lingkup fungsional tenaga teknis.
Lingkup tersebut meliputi berbagai formasi di beberapa instansi pemerintah. Setiap tahun, formasinya sangat mungkin berubah sesuai kebutuhan.
Mereka direkrut melalui seleksi nasional yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Sama seperti kategori PPPK lainnya, mereka diangkat untuk bekerja selama jangka waktu tertentu.
Masa hubungan perjanjian kerja bagi pelamar yang telah lulus seleksi dan diangkat menjadi PPPK biasanya adalah 5 lima tahun.
Kontrak tersebut dapat diperpanjang sesuai kebutuhan instansi berdasarkan penilaian kinerja.
Contoh Jabatan PPPK Teknis
Kamu mungkin belum terlalu mengenal dengan jabatan di lingkup fungsional tenaga teknis.
Sebagai referensi, berikut beberapa jabatan yang dibuka pada seleksi PPPK teknis tahun 2022 yang lalu:
- Ahli Pertama – Analis Kebijakan
- Ahli Pertama – Analis Sumber Daya Manusia Aparatur
- Ahli Pertama – Arsiparis
- Ahli Pertama – Auditor Manajemen Aparatur Sipil Negara
- Ahli Pertama – Pengelola Pengadaan Barang/Jasa
- Ahli Pertama – Pengembangan Teknologi Pembelajaran
- Ahli Pertama – Pranata Komputer
- Terampil – Arsiparis
- Terampil – Pranata Hubungan Masyarakat
- Terampil – Pranata Komputer
- Terampil – Pranata Sumber Daya Manusia Aparatur
Kualifikasi PPPK Teknis
Penjelasan umum mengenai kualifikasi PPPK teknis adalah sebagai berikut.
1. Pendidikan
Sebenarnya, kualifikasi pendidikan calon PPPK teknis sangat berbeda-beda, tergantung pada jabatan yang menjadi tujuanmu.
Sebagai gambaran, beberapa kementerian menerima lulusan SMA/SMK/sederajat pada rekrutmen tahun tahun 2022 lalu.
Sementara, posisi lainnya mewajibkan pelamar untuk memiliki kualifikasi pendidikan minimal D3 atau S1.
Salah satu contohnya adalah Kementerian Perhubungan yang membuka posisi Pemula – Penguji Kendaraan Bermotor.
Mereka menerima pelamar yang lulus dari SMA atau SMK jurusan otomotif maupun bh mesin.
Di sisi lain, Badan Pemeriksa Keuangan membuka posisi Pranata Hubungan Masyarakat Ahli Pertama untuk para lulusan:
- S1 Ilmu Komunikasi
- S1 Manajemen
- S1 Ilmu Pemerintah
- S1 Sistem Informasi
- S1 Administrasi Negara
2. Pengalaman kerja
Untuk saat ini, PPPK tenaga teknis memang tidak terbuka bagi fresh graduate tanpa pengalaman.
Persyaratan tersebut tercantum pada seleksi tahun 2022 sebagaimana dikutip dari Liputan 6.
Hal yang sama juga berlaku pada seleksi PPPK guru yang hanya menerima guru honorer yang telah memiliki pengalaman mengajar.
Menurut persyaratan, calon PPPK teknis diwajibkan memiliki pengalaman kerja setidaknya 2 tahun di bidang kerja yang relevan.
Pengalaman tersebut juga harus dibuktikan melalui surat keterangan dari kepala divisi HRD, pejabat pimpinan tinggi, atau pimpinan lain sesuai ketentuan.
3. Kompetensi
Kompetensi yang dibutuhkan untuk tiap posisi pasti juga akan berbeda-beda.
Kamu dapat menemukan detail persyaratan kompetensi di masing-masing website kementerian atau lembaga yang melamar.
Apa pun kompetensi yang diperlukan, akan sangat menguntungkan bagimu jika sudah lulus ujian kompetensi atau keahlian tertentu.
Beberapa posisi bahkan mewajibkan pelamarnya untuk mencantumkan sertifikat tersebut.
Syarat Daftar PPPK Teknis 2024
Setelah mengetahui gambaran kualifikasinya, berikut adalah penjelasan mengenai syarat umum PPPK teknis yang dirangkum dari SSCASN.
- Berstatus sebagai eks THK II, non-ASN yang terdaftar di database non-ASN BKN, tenaga non-ASN yang aktif bekerja di instansi pemerintah.
- Warga Negara Indonesia (WNI) Usia paling rendah 20 tahun dan paling tinggi 59 tahun pada saat pendaftaran.
- Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara 2 tahun atau lebih.
- Tidak pernah diberhentikan dengan hormat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), PPPK, prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI), anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.
- Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis.
- Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan.
- Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar.
- Tidak berkedudukan sebagai calon PNS, PNS, calon PPPK, PPPK, prajurit TNI, atau anggota Polri.
- Tidak pernah melakukan dan/atau terlibat tindakan pelanggaran seleksi dalam 3 periode seleksi calon ASN sebelumnya.
- Tidak berstatus sebagai peserta lulus seleksi calon ASN yang sedang dalam proses pengusulan penetapan NIP/NI PPPK.
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI atau negara lain yang ditentukan oleh Instansi Pemerintah.
Untuk mengetahui informasi lengkap tentang serba-serbi pembukaan seleksi PPPK 2024, kamu bisa baca artikel Glints yang berikut ini, ya.
Tips Mengikuti Seleksi PPPK Teknis
Beberapa hal yang harus diperhatikan jika kamu mengincar posisi PPPK teknis adalah sebagai berikut.
1. Siapkan persyaratan administrasi
Selain kualifikasi dari segi kemampuan, kamu juga harus siapkan berkas-berkas administrasi.
Tiap posisi yang dibuka mungkin saja menyertakan persyaratan administrasi yang berbeda.
Bagi posisi dokter, misalnya, pasti akan diwajibkan untuk melampirkan STR.
Analis kebijakan biasanya diminta untuk melampirkan artikel/makalah kebijakan.
Umumnya, dokumen wajib yang harus disiapkan adalah ijazah, sertifikat kompetensi, surat keterangan pengalaman kerja, dan dokumen identitas diri.
2. Tulis pengalaman kerja yang menarik
Langkah awal yang harus kamu lakukan saat mendaftar seleksi PPPK teknis adalah membuat akun dan melengkapi profil di sscasn.bkn.go.id.
Setelah melengkapi identitas diri, kamu perlu mengisi resume saat memilih formasi.
Nah, usahakan untuk menulis deskripsi pengalaman kerja yang maksimal. Sebab, informasi ini wajib ada dan tidak boleh asal ditulis.
Dalam deskripsi tersebut, jangan lupa juga untuk sebutkan pencapaianmu ketika bekerja, terutama yang relevan dengan posisi yang kamu lamar.
3. Tunggu informasi rekrutmen
Jangan sampai kamu ketinggalan informasi mengenai pelaksanaan seleksi, ya.
Selain akan disebarkan melalui laman resmi BKN dan media-media berita, update informasi mengenai rekrutmen juga biasanya ada di laman kementerian atau lembaga tujuanmu.
Informasi lebih detail mengenai persyaratan khusus serta jumlah formasi bisa kamu temukan di laman resmi kementerian atau lembaga terkait.
Meski tidak sepopuler seleksi CPNS, seleksi PPPK teknis adalah kesempatan yang layak kamu pertimbangkan agar dapat berkarier di bidang pemerintahan.
Demikian pembahasan Glints kali ini. Semoga bisa membantu menjawab kebingunganmu selama ini, ya.
Jika kamu masih ingin mempelajari berbagai pilihan karier lainnya, yuk, baca lebih banyak artikel di Glints Blog!
Ada kategori khusus yang berisi pembahasan pilihan profesi dari berbagai bidang dan industri.
Mulai dari bidang admin & jasa, teknologi, kreatif, dan tentunya pemerintahan.
Jadi, kamu bisa punya lebih banyak pengetahuan dan pertimbangan sebelum memutuskan jalur karier yang akan dijalani.
Tertarik? Baca kumpulan artikelnya di sini sekarang juga!
