SPI Kuliah: Pengertian, Besaran, dan Bedanya dengan UKT & BKT

Tayang 11 Mei 2024 - Dibaca 4 mnt

Isi Artikel

    SPI kuliah adalah singkatan dari Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI).

    Ini merupakan biaya yang harus disiapkan oleh calon mahasiswa baru, terutama yang lolos dari jalur mandiri.

    Jadi, SPI memang tidak berlaku untuk mahasiswa yang diterima di jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) atau Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Mengapa demikian?

    Kemudian, berapa besaran SPI kuliah?

    Simak rangkuman Glints di bawah ini untuk temukan jawaban lengkapnya!

    Apa Itu SPI Kuliah?

    Dilansir dari Universitas Khairun, SPI kuliah adalah iuran atau biaya yang harus dibayarkan oleh mahasiswa yang diterima dari seleksi jalur mandiri.

    Akan tetapi, biaya kuliah ini berbeda dengan UKT atau Uang Kuliah Tunggal yang dibayarkan per semester.

    SPI hanya dibayarkan 1 kali di awal sebelum kamu benar-benar resmi menjadi mahasiswa di perguruan tinggi terkait. Itulah mengapa SPI juga kadang disebut sebagai uang pangkal.

    Umumnya, SPI ini hanya diberlakukan untuk mahasiswa S1 dan diploma.

    Salah satu fungsi SPI adalah ntuk meningkatkan kualitas pelayanan di lingkungan kampus dan menunjang penyelenggaraan kegiatan kampus.

    Lalu, kenapa SPI hanya diberlakukan kepada calon mahasiswa yang lolos dari jalur mandiri?

    Jalur mandiri adalah jalur penerimaan mahasiswa baru yang pengelolaan dan pelaksanaannya secara keseluruhan ada pada kewenangan pihak kampus, termasuk dalam penentuan uang pangkal.

    Baca Juga: 11 Universitas di Indonesia dengan Jurusan Musik Terbaik

    Berapa Besaran SPI?

    Besaran iuran pengembangan institusi sebagai pungutan dan/atau pungutan lain ditentukan oleh perguruan tinggi masing-masing.

    Sebagai salah satu referensi, range biaya SPI di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) untuk program S1 dimulai dari Rp10.000.000 hingga di atas Rp40.000.000.

    Berbeda dengan UKT yang besaran tiap mahasiswanya berbeda-beda, SPI cenderung memiliki tarif yang sama.

    Di beberapa perguruan tinggi, memang tetap ada pembagian golongan atau kategori SPI. Namun, besaran yang harus dibayarkan tidak terlalu bervariatif seperti golongan UKT.

    Penetapan SPI juga bisa dipengaruhi oleh program studi yang kamu pilih, karena tiap kelompok rumpun ilmu memiliki kebutuhan pembiayaan yang berbeda.

    Apakah SPI Bisa Dicicil?

    Jawabannya tergantung kebijakan perguruan tinggi masing-masing.

    Meski bisa dicicil, umumnya SPI hanya bisa dibayar sebanyak 2x saja.

    Contohnya, Unesa membolehkan mahasiswa untuk membayar SPI sebanyak 2 kali, yaitu pada semester 1 (50%) dan semester 2 (50%).

    Tidak seperti UKT yang bisa ditangguhkan, mahasiswa kemungkinan besar tidak bisa meminta keringanan atau penangguhan untuk iuran SPI.

    Kendati demikian, kamu bisa memastikan ke pihak kampus karena bisa saja terdapat kebijakan yang berbeda-beda di tiap perguruan tinggi.

    Baca Juga: 3 Jalur Masuk Kuliah yang Bisa Dipilih Calon Mahasiswa

    Perbedaan SPI, UKT, dan BKT

    Selain UKT, ada juga istilah BKT atau Biaya Kuliah Tunggal.

    Kalau kamu masih belum bisa membedakan SPI, UKT, dan BKT, simak pembahasan di bawah ini, ya.

    1. Jadwal pembayaran

    Perbedaan yang pertama terletak pada jadwal pembayaran masing-masing biaya.

    UKT dibayarkan setiap semester atau 6 bulan sekali.

    Sementara itu, SPI hanya dibayarkan satu kali pada awal masuk kuliah.

    BKT tidak ada jadwal pembayarannya karena ini hanya merupakan hasil perhitungan biaya operasional tiap mahasiswa di program studi masing-masing.

    2. Penentuan besaran iuran

    SPI kulia ditentukan berdasarkan keputusan pihak kampus dan biasanya ditetapkan melaui keputusan rektor.

    Di sisi lain, mengutip dari Kumparan, besaran BKT diperoleh menggunakan formula sebagai berikut:

    BKT = C x K1 x K2 x K3

    Keterangan:

    C = Biaya kuliah basis (dihitung dari data yang ada di PTN tersebut)

    K1 = Indeks program studi

    K2 = Indeks mutu PTN

    K3 = Indeks kemahalan

    Nah, berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2013, UKT kemudian ditetapkan berdasarkan BKT dikurangi biaya yang disubsidi oleh pemerintah.

    UKT juga ditetapkan dengan mempertimbangkan kemampuan orang tua mahasiswa. Nantinya, mahasiswa akan dibebankan UKT berdasarkan golongan-golongan UKT yang sudah ditetapkan.

    Baca Juga: 5 Alternatif Tugas Akhir Pengganti Skripsi, Mahasiswa Wajib Tahu

    Demikian pembahasan mengenai apa itu SPI kuliah hingga perbedannya dengan UKT dan BKT.

    Kalau kamu masih butuh lebih banyak penjelasan dan tips seputar dunia perkuliahan, ayo baca artikel lain di Glints Blog!

    Kamu bisa temukan pembahasan lain yang tak kalah menarik, terutama yang berkaitan dengan istilah-istilah akademik atau tugas kuliah.

    Jadi, kamu akan lebih familier dengan proses pembelajaran di kuliah.

    Tertarik? Klik link ini untuk temukan kumpulan artikel terbarunya!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 4.8 / 5. Jumlah vote: 4

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Artikel Terkait