Pilot: Definisi, Jenis-Jenis hingga Tugas yang Dimiliki

Tayang 28 Sep 2023 - Dibaca 8 mnt
Ditulis oleh : Vivianisa

Apakah saat kamu masih kecil dahulu cita-citamu adalah menjadi seorang pilot?

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Pilot merupakan profesi yang umum menjadi dambaan di masa kecil.

Dengan menjadi pilot, kamu bisa bekerja serta mengunjungi berbagai tempat di dalam negeri maupun mancanegara dengan mudah.

Ingin mengenal lebih dalam tentang profesi ini?

Yuk, simak penjelasan berikut ini!

Baca Juga: Pramugari: Definisi, Tugas, Persyaratan, dan Skill yang Dibutuhkan

Apa Itu Pilot?

Dikutip dari Indeed, pilot adalah seorang profesional yang memiliki kemampuan dalam mengemudikan pesawat.

Berbagai jenis pesawat yang dapat dioperasikan oleh seorang pilot diantaranya seperti pesawat jet, helikopter, dan pesawat komersil.

Untuk menerbangkan sebuah pesawat, kamu perlu memiliki lisensi khusus. 

Lisensi ini bisa didapat dengan menempuh jalur pendidikan serta memperbanyak jam terbang. 

Selain mengemudikan pesawat, seorang pilot juga memiliki berbagai tugas seperti memantau cuaca hingga mencatat catatan penerbangan. 

Jenis-Jenis Pilot

Apakah pilot hanya bertugas dalam mengoperasikan pesawat yang mengantar perjalanan liburanmu? Jawabannya adalah tidak.

Menyadur Career Explorer, profesi ini memiliki berbagai macam jenis dengan tanggung jawab yang berbeda-beda dalam industri penerbangan. 

Jenis-jenis pilot di antaranya adalah:

1. Pilot maskapai

Jenis pilot satu ini bertugas dalam mengoperasikan pesawat komersial, mengangkut penumpang serta kargo.

Pilot maskapai juga umumnya melakukan penerbangan yang terjadwal dengan rute yang telah ditetapkan.

Maka dari itu, pilot jenis ini memiliki tanggung jawab besar terhadap keselamatan penumpang dan kru.

2. Pilot komersial

Pilot komersial adalah seorang pilot profesional berlisensi yang mengoperasikan pesawat dengan tujuan non-maskapai seperti:

  • penerbangan sewaan
  • fotografi udara
  • pertanian
  • pengiriman paket

3. Pilot militer

Jenis pilot yang satu ini umumnya bekerja dalam angkatan udara suatu negara.

Baca Juga :  Jangan Tertukar, Ini Perbedaan di Antara Account Manager dan Account Executive

Pilot militer mengembang tugas yang sifatnya demi menjaga pertahanan suatu negara seperti: 

  • pengintaian
  • penyerangan udara
  • mengoperasikan pesawat militer 
  • pertempuran
  • transportasi
  • pelatihan tertentu

Karena tugasnya yang kompleks, untuk menjadi seorang pilot militer kamu akan menjalani pelatihan ketat sebelumnya dari segi fisik dan mental sesuai regulasi militer. 

4. Pilot helikopter

Pilot helikopter adalah seorang profesional khusus dalam mengoperasikan pesawat helikopter.

Mereka melakukan tugas seperti:

  • layanan medis darurat
  • operasi pencarian dan penyelamatan
  • pemadam kebakaran udara
  • transportasi lepas pantai. 

Helikopter memiliki karakteristik yang berbeda dengan pesawat lainnya.

Untuk mengendalikan helikopter dibutuhkan kemampuan dalam melakukan lepas landas dan mendarat secara vertikal, manuver berhenti di udara, serta melakukan penerbangan rendah

Maka dari itu, sebelum menjadi seorang pilot helikopter kamu memerlukan pelatihan khusus. 

5. Pilot kargo

Tugas utama dari pilot jenis ini adalah mengangkut barang melalui jalur udara. 

Seorang pilot kargo umumnya mengoperasikan pesawat kargo dengan tujuan memastikan distribusi barang yang tepat dan sesuai aturan.

Jadi, jika saat ini kamu sedang menunggu paket, seorang pilot kargo akan terlibat dalam pendistribusiannya.

Pilot kargo dapat bekerja untuk maskapai kargo, perusahaan logistik, atau sebagai bagian dari layanan pengiriman terpadu. 

Baca Juga: Ini 7 Cara Menjadi Pramugari, Wajib Lulusan Sekolah Khusus?

Tugas Seorang Pilot

Selain menerbangkan pesawat terdapat hal-hal lainnya yang perlu dilakukan oleh seorang pilot.

Mengutip kembali dari Career Explorer, tugas seorang pilot di antaranya adalah:

1. Persiapan sebelum penerbangan

Sebelum setiap penerbangan, pilot melakukan inspeksi pr-penerbangan terhadap pesawat, memeriksa keseluruhan kondisi, sistem, dan dokumentasinya. 

Mereka meninjau laporan cuaca, menganalisis rencana penerbangan, dan mempertimbangkan faktor-faktor seperti kebutuhan bahan bakar, perhitungan berat dan keseimbangan, serta potensi pembatasan operasional.

Baca Juga :  Ahli Gizi: Tugas, Kualifikasi, dan Skill yang Dibutuhkan

2. Pengoperasian pesawat

Begitu berada di dalam pesawat, pilot bertanggung jawab atas pengoperasian pesawat yang aman selama semua fase penerbangan.

Pilot menangani lepas landas, mendaki, berlayar, turun, dan mendarat pesawat, memantau kontrol penerbangan, instrumen navigasi, dan sistem untuk menjaga stabilitas, ketinggian, serta kecepatan.

Pilot bertanggung jawab untuk mengelola operasi penerbangan secara keseluruhan. Ini termasuk memantau konsumsi bahan bakar dan memastikan bahwa pesawat tetap berada dalam batas bobot dan keseimbangan yang ditentukan.

3. Navigasi dan komunikasi

Dalam memastikan keamanan dan keselamatan, seorang pilot tidak dapat bekerja sendirian.

Pilot akan berkolaborasi dengan co-pilot, pramugari, staf, dan air traffic controller/kontrol lalu lintas udara (ATC) dalam bertugas.

Saat sedang menerbangkan pesawat, pilot juga berkomunikasi dengan ATC.

Pilot akan terus menerima instruksi, memberikan laporan posisi, dan meminta izin untuk perubahan ketinggian atau rute.

Maka dari itu, memiliki kemampuan komunikasi efektif dan kolaborasi adalah hal yang penting untuk dimiliki seorang pilot.

4. Pengambilan keputusan

Seorang pilot harus mampu mengambil keputusan penting secara real-time serta menilai situasi. 

Profesi ini telah dilatih untuk dapat menangani keadaan darurat dengan tenang. 

Dalam bagian ini, seorang pilot akan wajib mengikuti prosedur darurat, dan berkomunikasi secara efektif dengan kru dan ATC.

Hal ini dilakukan guna memastikan keselamatan dan kesejahteraan semua penumpang di dalamnya.

5. Dokumentasi dan laporan

Dalam proses mengemudikan pesawat terbang, terdapat berbagai dokumentasi serta catatan operasi penerbangan yang perlu ditulis oleh seorang pilot secara rinci. 

Hal tersebut meliputi:

  • mengajukan rencana penerbangan
  • melengkapi catatan perjalanan
  • mendokumentasikan setiap insiden atau penyimpangan
  • mengirimkan laporan yang diperlukan kepada otoritas terkait 
Baca Juga: Peminatnya Semakin Tinggi, Bagaimana Caranya Jadi Seorang Pilot Drone?

Nah, itu dia informasi mengenai profesi pilot dari definisi, jenis-jenis hingga tugas yang dimiliki.

Baca Juga :  Apakah SMK Bisa Masuk Akpol? Ketahui Jawabannya di Sini

Dalam memulai perjalanan karier, pengetahuan akan berbagai bidang profesi menjadi sangat penting.

Dengan mengetahui serba-serbinya, kamu dapat mempertimbangkan secara matang pilihan kariermu nanti.

Ingin mengenal profil dari profesi lainnya? Kamu bisa mendapatkan informasinya di Glints Blog.

Selain informasi lowongan terkini, Glints juga menyiapkan berbagai artikel seputar karier dan profil profesi secara gratis.

Yuk telusuri artikel-artikelnya dengan klik tombol ini.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon