8 Pertanyaan Saat Interview Magang Plus Cara Jitu Menjawabnya!

Diperbarui 13 Nov 2023 - Dibaca 12 mnt

Isi Artikel

    Selain jadi syarat lulus, magang kerap dipilih untuk mengawali karier yang cemerlang. Sayangnya, kebanyakan mahasiswa belum punya pengalaman cari kerja, termasuk menjawab pertanyaan ketika interview magang.

    Padahal, wawancara ini sering jadi tahap menyeleksi kandidat internship

    Tak perlu khawatir, kamu bisa siap-siap interview magang dengan membaca artikel ini.

    Di sini, Glints sudah menuliskan daftar pertanyaan yang sering dipakai untuk interview internship. Selain itu, ada juga trik-trik menjawabnya. Kamu jadi bisa latihan sebelum wawancara. 

    Dengan begitu, kamu lebih siap wawancara. Peluangmu lolos seleksi magang pun membesar. 

    Kalau nanti diterima internship, seperti dituliskan Fremont College, kamu jadi lebih mudah cari kerja fulltime setelah lulus. Ini tentu penting untuk perkembangan kariermu.

    Sekarang, kita bahas pertanyaan interview internship dan langkah menjawabnya.

    Daftar Pertanyaan Interview Magang dan Cara Menjawabnya

    1. Mengapa kamu tertarik untuk magang di sini dan apa harapanmu?

    Pertanyaan ini dilontarkan untuk menilai kesesuaian tujuan magangmu dengan apa yang dibutuhkan rekruter.

    Untuk menjawabnya, riset dulu posisi dan perusahaan yang kamu lamar. Trik ini dituliskan oleh The Muse.

    Terangkan bagaimana kamu ingin mempelajari tanggung jawab di posisi yang kamu lamar. Sampaikan juga harapan-harapanmu yang lainnya.

    Misalnya, kamu ingin melamar magang sebagai social media specialist, kamu dapat menjawab:

    “Saya tertarik magang sebagai sosial media specialist di sini karena akan menambah ilmu saya dalam bermedia sosial. Selama ini, saya sangat sering menghabiskan waktu di sosial media.

    Saya juga sering menikmati dan membaca sosial media perusahaan ini. Dengan magang di sini, saya berkesempatan melihat proses kreatif di baliknya dan semoga bisa memberikan kesuksesan yang sama seperti selama ini.”

    2. Apakah kamu pernah bekerja secara tim? Selain itu, coba deskripsikan tim yang ideal di matamu.

    Tujuan interviewer menanyakan pertanyaan ini saat interview magang adalah karena mereka ingin menggali pengalamanmu bekerja secara tim di dunia kampus, seperti di:

    • organisasi
    • kepanitiaan 
    • kelas

    Jika kamu punya pengalaman bekerja secara tim di kuliah, jelaskanlah. Jika tidak, jujur saja dan sampaikan konsepmu soal tim yang ideal di dunia kerja.

    “Tentu saya pernah bekerja di dalam tim. Mungkin contoh yang paling kecilnya adalah saat kerja kelompok tugas kuliah ataupun saat saya tergabung dalam organisasi kampus.

    Agar kerja tim berjalan baik, saya melihat kuncinya yang paling penting adalah komunikasi dan leadership. Sebab keduanya akan mengarahkan tim untuk bergerak sesuai dengan tujuan bersama.”

    Baca Juga: 5 Langkah Jempolan Mempersiapkan Kariermu setelah Lulus Kuliah

    3. Apakah kamu pernah mengerjakan proyek dari nol? Bagaimana hasilnya?

    Pertanyaan ini bisa mengungkap kreativitasmu saat menjalankan sebuah proyek. Coba jawab dengan langkah-langkah yang kamu lakukan. 

    Tentu saja, tak semua pengalaman bisa diceritakan. Pilih saja salah satu yang menurutmu paling layak.

    Mulai cerita dari persiapan, usahamu mewujudkannya, hingga hasil yang kamu dapatkan.

    Salah satu contoh jawaban yang bisa kamu lihat sebagai referensi, yaitu:

    “Salah satu tugas yang pernah saya kerjakan selama kuliah adalah menjadi event organizer. Saat itu, saya berencana membuat sebuah seminar yang berhubungan dengan public speaking. Mengingat saya berkuliah di jurusan Ilmu Komunikasi, tentu ini akan sangat berguna.

    Saya memulai dengan membentuk tim dan menentukan tugas masing-masing. Setelah itu kami menentukan beberapa tanggal dan mulai menghubungi narasumber. Ketika keduanya sudah disepakati, kami kemudian mencari ruangan yang tersedia. Setelah semua detail acara selesai, kami mulai mempromosikannya kepada mahasiswa lainnya. 

    Mengingat sertifikat saat itu jadi syarat skripsi, saya juga menghubungi para dekan agar dapat mengeluarkan sertifikat. Untuk memastikan para mahasiswa tertarik dengan acara ini, kami saat itu memang menghadirkan bintang tamu yang cukup ternama.”

    4. Bagaimana kamu menghadapi dan mengatasi sebuah masalah yang besar?

    pertanyaan interview internship soal menghadapi masalah

    © Du.freepik.com

    Pertanyaan selanjutnya yang mungkin diajukan saat wawancara magang adalah soal cara kamu menghadapi masalah.

    Biasanya, jawaban tidak harus berupa hasil akhir. Kamu bisa menjelaskan sejauh mana kamu mengerahkan semua kemampuan untuk menghadapi masalah tersebut.

    Pilih satu kondisi di mana kamu langsung berhadapan dengan masalah besar. Jelaskan dengan detail apa masalah yang dihadapi dan tantangan yang ada di sekitar.

    Misalnya:

    “Biasanya, saat menemukan kesulitan, hal pertama yang saya lakukan adalah mencoba mencari informasi sebanyak-banyaknya terkait hal itu.

    Jika informasi sudah dikumpulkan, tapi belum menemukan jalan keluar, barulah saya akan bertanya pada orang yang saya rasa memiliki kapabilitas lebih tinggi dari saya untuk membantu memberikan pandangan.

    Dengan berbagai pertimbangan itulah baru kemudian saya akan mengambil kesimpulan yang mungkin kerugiannya paling minim.”

    Baca Juga: Kamu Cocok Magang di Bidang Apa? Yuk, Ikuti Kuis Ini!

    5. Bisakah kamu menceritakan proyek atau prestasi yang paling membanggakan?

    Pertanyaan ini diajukan dalam wawancara magang karena perekrut ingin tahu apa yang membuatmu bangga dan bahagia.

    Untuk menjawabnya, ceritakan hal yang benar-benar membanggakan, bukan apa yang menurutmu ingin didengar perekrut.

    Ceritakan secara detail apa capaian tersebut. Gambarkan juga mengapa kamu benar-benar bahagia dengan pencapaian itu. 

    Sebagai contoh, ceritakan keberhasilanmu melewati rintangan yang sulit atau bagaimana capaian itu bisa memberi dampak secara luas. Ini bisa berbunyi, seperti:

    “Salah satu hal yang paling membanggakan adalah ketika salah satu tulisan saya masuk ke dalam headline sebuah platform citizen journalism. Memang sifatnya blog, tapi untuk dapat masuk sebagai headline butuh kurasi dari pihak platform.

    Pihak platform ini sendiri masih terafiliasi dengan media massa besar di Indonesia. Hal ini jadi pemantik semangat untuk saya karena tulisan saya dihargai karena kualitasnya dan dapat berguna bagi banyak orang.”

    6. Apa alasan kamu memilih magang daripada langsung kerja? 

    Ini juga jadi salah satu pertanyaan interview magang yang mungkin saja ditanyakan oleh tim HRD. Tujuannya tentu saja mengetahui motivasi dan tujuanmu melakukan magang di tempat mereka.

    Seperti yang tadi sudah sedikit disinggung, beberapa universitas memang mewajibkan magang sebagai suatu syarat kelulusan. Namun, ada juga orang yang mau menjalankan magang dulu sebelum bekerja sebagai batu loncatan.

    Jadi, untuk menjawab pertanyaan ini, kamu sebaiknya sampaikan apa tujuan magangmu dengan jujur dan sertai juga manfaatnya untuk kamu.

    Misalkan jika kamu menjalani magang sebagai syarat perkuliahan, jangan hanya bilang, “Karena kampus saya mewajibkan.” Kamu juga harus menjelaskan bagaimana nantinya proses magang ini akan membantumu secara akademis.

    Sementara itu, kalau kamu magang karena ingin mencari pengalaman, jelaskan pula bagaimana magangmu ini dapat membantu menambah kemampuan yang kamu miliki sebelum benar-benar masuk ke dunia kerja, misalnya:

    “Kampus saya sendiri sebenarnya memang menjadikan magang sebagai syarat kelulusan. Akan tetapi, saya yakin bahwa kesempatan magang ini sangat berguna untuk menerapkan apa yang selama ini sudah saya pelajari di kampus.

    Jika selama ini di kampus hanya teori, ini saatnya praktik agar saya benar-benar paham seperti apa nantinya setelah lulus. Sebab, mengalaminya sendiri dengan memahami teori tentu akan memberikan pengalaman berbeda.”

    Jika kamu magang sebagai batu loncatan, kamu dapat menjawab:

    “Saya memilih magang dulu sebelum bekerja ingin mengumpulkan pengalaman sekaligus memahami diri saya lebih jauh, seperti pekerjaan apa yang saya sukai dan cocok untuk saya.

    Selain itu, saya juga jadi punya gambaran yang jelas mengenai seperti apa dunia kerja dan apa yang harus saya berikan dan harapkan untuk memetakan karier saya ke depannya lebih baik lagi.”

    7. Apa rencanamu 5 tahun ke depan?

    Kamu ingin magang untuk mendapat posisi fulltime? Kata Chegg Internships, inilah saat yang tepat untuk mengatakannya.

    Kalau kamu memang belum tahu tujuanmu secara detail, tak perlu khawatir. Sampaikan saja keinginan perkembangan kariermu dari magang. Ceritakan bahwa, perlahan-lahan, kamu ingin mendapat posisi yang lebih senior. 

    Ingat, jawaban pertanyaan wawancara magang ini harus tetap realistis. Kombinasikan saja mimpi dan ambisimu dengan realita yang ada.

    Berikut contoh cara menjawab pertanyaan magang berkaitan dengan rencana 5 tahun ke depan:

    “Tentu saja dalam lima tahun ke depan saya ingin memiliki karier yang lebih baik. Melalui proses magang ini, saya yakin akan dapat banyak ilmu.

    Jadi, dalam lima tahun ke depan, dengan bekal yang saya miliki di perusahaan ini, saya optimis untuk dapat menempati posisi senior dan memimpin tim kecil.”

    Baca Juga: Contoh CV Magang yang Meyakinkan dan Tips Membuatnya

    8. Kenapa kami harus memilihmu untuk magang di sini?

    The Interview Guys menuliskan, pertanyaan ini cukup sulit dijawab oleh calon peserta magang jika kamu belum mempersiapkan diri sebelum wawancara. 

    Sejatinya, jawabannya cukup mudah. Kamu tinggal mencocokkan lowongan dengan skill-mu. Sampaikan juga apa yang ingin kamu dapatkan dari tempat magang.

    Misalnya, kamu melamar kerja menjadi jurnalis. Kamu juga pernah aktif di organisasi pers mahasiswa. Nah, sampaikan saja pengalaman ini.

    Selain itu, ungkapkan bahwa kamu ingin mengasah skill jurnalistikmu lebih jauh lagi. Ini bisa didapatkan dengan magang di perusahaan yang kamu lamar.

    “Saya sangat menyukai dunia jurnalistik. Itu sebabnya saya masuk di pers mahasiswa juga. Perusahaan Ibu/Bapak adalah salah satu media massa nasional yang sudah lama berdiri dan punya kredibilitas yang baik.

    Saya tertarik untuk mempelajari hal yang membentuk citra perusahaan ini, sehingga bisa membuat saya menjadi jurnalis yang baik pula. Selain itu, saya yakin berbekal pengalaman saya di pers mahasiswa, saya dapat memberikan kontribusi yang baik pada perusahaan.”

    Itulah contoh dan tips menjawab pertanyaan interview magang atau internship yang biasa diajukan oleh interviewer.

    Selain informasi di atas, Glints juga sudah menyiapkan beragam artikel yang membahas seputar magang. Berikut ini beberapa di antaranya:

    Dengan membaca artikel-artikel di atas, semoga wawasanmu soal magang menjadi lebih banyak. Jadi, kamu bisa melakukan magang dengan lancar sehingga memiliki dampak yang baik bagi perkembangan kariermu.

    Tetap semangat, ya!

    Yuk, praktikkan ilmu jawab pertanyaan wawancara kerja ini dengan lamar lowongan kerja yang cocok buatmu! Lihat berbagai peluangnya di Glints sekarang.

    Cek Lowongan Internship

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 4.3 / 5. Jumlah vote: 28

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Comments are closed.

    Artikel Terkait