8 Hal yang Perlu Ditanyakan di Hari Pertama Kerja
Ditulis oleh : Nadiyah Rahmalia
Di hari pertama kerja, penting untuk mengetahui apa saja pertanyaan yang perlu diajukan pada rekan kerja maupun atasan.
Dengan pertanyaan-pertanyaan ini, kamu jadi tahu apa saja yang harus dilakukan atau yang wajib jadi perhatianmu sebagai anak baru.
Pasalnya, tidak setiap atasan memiliki inisiatif untuk memberikanmu tugas yang jelas.
Agar semuanya jelas, kamu harus berani untuk bertanya terlebih dahulu.
Selain membuatmu tidak bingung harus melakukan apa, pertanyaan-pertanyaan ini juga menunjukkan inisiatifmu dalam bekerja.
Jadi, simak poin-poin di bawah ini dan catat agar hari pertama kerjamu produktif, ya!
1. “Apa yang harus jadi fokus saya hari ini?”
Sebagai karyawan baru, pasti kamu tidak yakin tentang apa yang harus dikerjakan.
Oleh karena itu, pertanyaan ini penting untuk kamu tanyakan di hari pertama kerja.
Paling tidak, kamu harus mengetahui apa yang perlu kamu selesaikan di hari pertama ini.
Bisa saja, perusahaan hanya menginginkanmu untuk memahami alur kerjamu.
Akan tetapi, bisa saja, perusahaan juga punya tugas spesifik yang harus kamu selesaikan di hari pertama.
2. “Apa tugas yang harus saya selesaikan di minggu pertama?”
Pertanyaan ini adalah lanjutan dari pertanyaan sebelumnya.
Di masa-masa awal kerja, tentunya butuh waktu untuk beradaptasi dengan rutinitas di perusahaan baru.
Dengan pertanyaan ini, kamu bisa memahami apa ekspektasi atasan atau perusahaan paling tidak di minggu pertama.
Setelah mengetahui ini, mulailah untuk menyusun rencana dan jadwal kerja untuk memenuhi tujuan tersebut.
3. “Kepada siapa saya harus melapor?”
Menurut Indeed, kamu perlu tahu kepada siapa kamu harus melapor langsung tentang pekerjaanmu.
Sebenarnya, menurut Ininformasi ini bisa saja bisa ditemukan di struktur organisasi perusahaan.
Selain itu, bisa saja kamu sudah bertemu orangnya saat user interview.
Akan tetapi, bisa jadi atasanmu bukanlah orang yang mewawancaraimu.
Jadi, menanyakan pertanyaan ini di hari pertama kerja itu perlu.
Selain sekadar mengetahui orangnya, kamu juga bisa langsung menyapa atasanmu ini di hari pertama.
Staff Force menambahkan, perlu juga menanyakan tentang siapa orang lain yang menjadi pengganti sementara jika atasan tersebut sedang tidak asuk kerja.
4. “Bagaimana metode komunikasi yang disukai?”
Pertanyaan yang perlu ditanyakan di hari pertama kerja ini berkaitan dengan yang sebelumnya.
Saat melaporkan hasil kerja maupun menghubungi rekan kerja lainnya, tentu kamu harus berkomunikasi.
Nah, masing-masing perusahaan punya preferensi tersendiri.
Sebagai contoh, ada yang suka lewat email, sementara ada juga yang suka lewat chat.
Bahkan, mungkin saja kamu harus melaporkannya secara langsung dengan lisan.
Apa pun itu, yang penting, kamu harus mengonfirmasinya di hari pertama agar tak terjadi miskomunikasi.
5. “Apa saja yang menjadi metrik kesuksesan pekerjaan ini?”
Mengetahui metrik apa yang digunakan oleh perusahaan untuk mengukur keberhasilan kerja merupakan hal yang sangat penting.
Ini juga berhubungan dengan performance review-mu nanti, atau paling tidak berhubungan dengan probation.
Metrik-metrik ini dapat jadi alat bantumu untuk mengetahui seberapa produktif dan efisien kerjamu nantinya.
Sebagai contoh, kamu bisa menanyakan soal KPI (key performance indicator) pekerjaanmu pada atasan.
6. “Apa saja yang menjadi aspek penilaian performa saya?”
Mengetahui metrik kesuksesan saja tidak cukup.
Di hari pertama kerja, pertanyaan tentang penilaian performa juga tidak boleh dilupakan.
Pasalnya, memenuhi target saja tidak cukup.
Biasanya, perusahaan juga menilai etos kerjamu.
Masih berhubungan dengan penilaian kinerja (performance review), tanyakan juga kapan saja perusahaan melakukan review ini.
Jadi, kamu bisa mempersiapkan diri menghadapi hal tersebut.
7. “Seberapa sering saya harus mengabari tentang pekerjaan?”
Setelah mengetahui siapa atasanmu, pertanyaan ini bisa langsung kamu ajukan di hari pertama kerja.
Setiap atasan atau manajer memiliki preferensinya masing-masing soal ini.
Beberapa orang punya gaya komunikasi yang terbuka, alias kamu bisa menghubunginya kapan saja.
Sementara, beberapa orang lainnya mungkin lebih suka berkomunikasi tentang update pekerjaan di sesi khusus.
8. “Apa saja tools yang digunakan untuk pekerjaan ini?”
Beberapa tools memang sudah pasti akan digunakan, misalnya Excel, Word, PowerPoint, dan sejenisnya.
Akan tetapi, beberapa pekerjaan tertentu mungkin membutuhkan tools spesifik.
Mungkin, pekerjaanmu juga membutuhkan tools fisik.
Jika ada yang belum bisa kamu operasikan, mulailah pelajari agar pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik.
Nah, itulah dia sederet pertanyaan yang penting untuk ditanyakan di hari pertama kerja.
Semoga, pertanyaan-pertanyaan ini bisa mengurangi kebingunganmu saat menjadi karyawan baru.
Untuk tips-tips lainnya untukmu yang baru masuk kerja, baca artikel-artikel Glints dengan klik tombol di bawah ini, ya!
