7 Perbedaan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif

Tayang 16 Jul 2024 - Dibaca 5 mnt
Ditulis oleh : M. Ichsan Medina

Saat membuat skripsi, kamu akan diberi kebebasan untuk melakukan penelitian secara kualitatif atau kuantitatif. Oleh karena itu, penting bagimu untuk tahu perbedaan penelitian kualitatif dan kuantitatif.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Mengetahui perbedaan ini dapat membantumu menentukan metode penelitian apa yang cocok untuk skripsimu.

Simak pembahasan singkat Glints di artikel ini untuk tahu beragam perbedaan antara penelitian kualitatif dan kuantitatif, mengutip National University, Grand Canyon University, dan Scribbr!

Baca Juga: 7 Kiat Sukses Membuat Survei Online yang Efektif

1. Fokus penelitian

Salah satu perbedaan utama antara metode kualitatif dan kuantitatif adalah fokus penelitiannya.

Dalam penelitian kualitatif, fokus utama dari studi yang dilakukan adalah untuk memahami suatu konsep, pemikiran, atau pengalaman partisipan riset.

Dengan begitu, dalam penelitian kualitatif kamu bisa mendapatkan insight yang mendalam terhadap suatu topik yang sebelumnya belum terlalu dipahami.

Di sisi lain, penelitian kuantitatif dilakukan untuk mengetes atau mengonfirmasi suatu teori dan hipotesis.

Dengan penelitian kuantitatif, kamu bisa membentuk sebuah “fakta” yang umum terhadap suatu topik.

2. Pertanyaan penelitian

Perbedaan lainnya yang paling mendasar antara metode kuantitatif dan kualitatif adalah pertanyaan penelitian.

Dalam penelitian kualitatif, pertanyaan penelitian yang digunakan bersifat terbuka atau open ended.

Hal ini memungkinkan peneliti mendapatkan jawaban yang lebih jelas seputar perasaan, pengalaman, atau pendapat partisipan studinya.

Di sisi lain, pertanyaan yang disampaikan dalam penelitian kuantitatif bersifat tertutup atau bahkan pertanyaan ganda.

Hal ini karena penelitian kuantitatif fokus pada analisis statistik dan data numerik.

Berikut Glints berikan contoh pertanyaan yang bisa digunakan baik dalam penelitian kualitatif maupun kuantitatif agar mengetahui perbedaan di antara keduanya, mengutip National University.

Penelitian kualitatif

  • Bagaimana pengalaman seorang pasien ketika ia sedang dalam proses pemulihan setelah operasi?
  • Mengapa beberapa pekerja merasa lebih termotivasi ketika bekerja di lingkungan kerja remote?
Baca Juga :  Penelitian Kuantitatif: Apa Itu, Ciri, Kelebihan dan Kekurangan

Penelitian kuantitatif

  • Berapa rata-rata waktu pemulihan bagi pasien yang sudah menjalani operasi?
  • Bagaimana pekerjaan remote berdampak pada tingkat produktivitas karyawan?

3. Sumber data

Perbedaan lain yang mencolok antara penelitian kualitatif dan kuantitatif adalah sumber datanya.

Dalam penelitian kualitatif, beberapa sumber data didapatkan peneliti dari:

  • mewawancara partisipan dengan pertanyaan terbuka atau open ended seputar suatu topik
  • membuat fokus grup di mana sekelompok berdiskusi tentang suatu topik untuk mendapatkan opini yang nantinya bisa digunakan dalam penelitian
  • melakukan studi etnografi di mana peneliti terjun langsung ke dalam suatu komunitas yang ditelitinya untuk mengobservasi lebih dekat seputar budaya dan perilakunya
  • tinjauan pustaka mulai dari jurnal artikel, dokumen resmi, rekaman video atau audio, hingga diari maupun surat pribadi

Di sisi lain, dalam penelitian kuantitatif beberapa metode pengambilan datanya adalah sebagai berikut:

  • melakukan survei, polling, dan eksperimen
  • mengumpulkan database yang berisi catatan dan informasi tertentu
  • melakukan eksperimen di mana beragam jenis variable penelitian dikontrol untuk menghasilkan hubungan sebab-akibat
  • melakukan meta-analisis di mana peneliti mempelajari studi-studi sebelumnya untuk mengidentifikasi data atau pola statistik
Baca Juga: Tinjauan Pustaka: Definisi, Tujuan, dan Cara Menulisnya

4. Proses analisis data

Perbedaan lainnya yang bisa kamu pelajari antara metode kualitatif dan kuantitatif adalah proses analisis datanya.

Dalam penelitian kualitatif, data dianalisis dengan melakukan interpretasi, mengkategorisasi, dan membuat kesimpulan darinya.

Kamu akan melakukan analisis konten, diskursus, serta tematik untuk menganalisis dan menginterpretasi data.

Hal ini berbeda dengan penelitian kuantitatif di mana data dianalisis menggunakan matematika dan analisis statistik.

Tak hanya itu, dalam penelitian kuantitatif juga biasanya peneliti menggunakan beragam software khusus seperti SPSS, Excel, dan sebagainya untuk membantu menganalisis data numerik.

Baca Juga :  Proker KKN Mahasiswa: Pengertian dan 5 Contohnya

5. Kapan digunakan

Penelitian kualitatif dan kuantitatif juga memiliki perbedaan dalam hal kapan ia digunakan.

Tentunya, kamu bisa menggunakan kedua metode penelitian sesuai kebutuhanmu.

Kamu bisa menggunakan penelitian kualitatif apabila tujuanmu adalah untuk memahami suatu hal, baik itu konsep, pemikiran, atau pengalaman.

Di sisi lain, kamu bisa menggunakan penelitian kuantitatif apabila ingin mengonfirmasi atau mengetes suatu teori atau hipotesis.

6. Manfaat

Hal lain yang membuat kedua metode penelitian ini berbeda antara satu sama lain adalah manfaatnya.

Dalam penelitian kualitatif, salah satu manfaat yang bisa didapatkan adalah memungkinkanmu menjadi lebih kreatif dalam menginterpretasi data.

Dengan begitu, penelitianmu juga bisa lebih fleksibel karena cakupan studi bisa berubah tergantung informasi yang kamu dapatkan.

Di sisi lain, manfaat dari penelitian kuantitatif adalah datanya yang sangat objektif. Tak hanya itu, hasil penelitian juga bisa disampaikan dengan jelas menggunakan statistik dan angka.

7. Batasan

Perbedaan lainnya yang bisa kamu pelajari antara metode penelitian kualitatif dan kuantitatif adalah batasannya.

Dalam penelitian kualitatif, hasilnya dan interpretasi analisis data cenderung lebih subjektif.

Keahlian dan perspektif peneliti dapat memengaruhi interpretasi hasil dan kesimpulan yang diraih.

Di sisi lain, penelitian kuantitatif memiliki batasan di mana bentuk studinya lebih terbatas dan kurang konteks.

Hal ini karena pertanyaan dalam penelitian kuantitatif cenderung tertutup sehingga partisipan tak bisa memberi konteks dari jawabannya.

Baca Juga: Kurikulum: Definisi, Fungsi, Tujuan, dan Komponennya

Itu adalah paparan singkat seputar perbedaan penelitian kualitatif dan kuantitatif yang bisa kamu pelajari.

Selain paparan di atas, kamu bisa mendapatkan lebih banyak informasi sejenis seputar kegiatan akademik perkuliahan dengan baca kumpulan artikel kategori Panduan Akademis di Glints Blog.

Baca Juga :  Kelas Internasional: Keunggulan & Bedanya dengan Kelas Reguler

Kamu bisa tahu beragam program akademik yang akan didapatkan hingga tips menghadapinya.

Menarik bukan? Klik di sini untuk baca dan akses ragam artikelnya secara gratis sekarang!


Komentar ditutup.

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon