Kenalan dengan Pasar Tenaga Kerja dan Langkah Penting Menyikapinya
Ditulis oleh : Khairina F. Hidayati
Masih banyak orang yang mengira bahwa pasar tenaga kerja alias labour market hanya perlu dipahami para pemangku kebijakan.
Padahal, sebagai pencari kerja, penting untukmu memahaminya, lho. Kira-kira kenapa, ya?
Kamu bisa membaca jawaban pertanyaan itu dalam artikel ini. Akan tetapi, sebelumnya, Glints akan mengupas tuntas konsep pasar tenaga kerja dulu.
Simak, yuk!
Isi Artikel
Apa Itu Pasar Tenaga Kerja?
Sebelum memahami istilah ini, ketahui dulu apa itu pasar, yuk! Mengutip Investopedia, pasar atau market adalah tempat bertemunya dua pihak untuk bertukar barang atau jasa.
Pasar bisa berupa tempat fisik yang terlihat dan bisa didatangi. Akan tetapi, ia juga bisa berupa lokasi virtual seperti toko online.
Di sana, ada sistem bernama permintaan dan penawaran. Permintaan adalah barang atau jasa yang dicari konsumen. Sementara itu, penawaran adalah barang atau jasa yang ditawarkan oleh penjual.
Sekarang, kita masuk ke pembahasan tentang pasar tenaga kerja. Investopedia menjelaskan, istilah ini menggambarkan penawaran dan permintaan tenaga kerja.
Di tempat ini, pihak yang meminta adalah perusahaan. Di sisi lain, pihak yang menawarkan adalah pencari kerja.
Dalam bahasa Inggris, istilah ini juga disebut dengan labour market atau job market.
Komponen Pasar Tenaga Kerja
Nah, pasar ini punya beberapa unsur. Dirangkum dari Corporate Finance Institute, unsur-unsur itu di antaranya:
1. Jumlah angkatan kerja
Angkatan kerja merupakan kelompok yang sedang bekerja dan sedang aktif mencari kerja. Pekerja industri apa pun masuk di dalamnya.
2. Applicant population
Applicant population merupakan orang yang melamar kerja sesuai dengan skill yang mereka miliki. Anggota kelompok ini merupakan pihak yang dicari-cari perekrut di labour market.
3. Applicant pool
Dalam pasar tenaga kerja, yang dimaksud dengan applicant pool adalah orang yang benar-benar melamar kerja. Jadi, mereka mengirimkan CV dan dokumen lamaran lainnya, tak sekadar ingin mencari kerja saja.
4. Kandidat terpilih
Setelah melalui proses perekrutan, ada dua kemungkinan nasibmu. Kemungkinan itu adalah diterima atau ditolak.
Nah, jika memang diterima, kamu masuk ke kelompok kandidat terpilih. Mereka adalah orang yang berhasil mendapatkan pekerjaan.
Menyikapi Pasar Tenaga Kerja
Mengutip Handbook of Income Distribution, ternyata, pasar tenaga kerja bersifat tidak sempurna. Di sana, ada kesenjangan daya tawar, kurangnya informasi, dan risiko proses perekrutan lainnya.
Nah, sebagai pencari kerja, bagaimana kamu harus menyikapi hal ini? Glints menawarkan dua solusi untukmu:
1. Tingkatkan skill
Ingat, di pasar ini, kamu adalah seorang penawar. Jangan mau menawarkan tenaga dengan kualitas seadanya saja.
Selalu tingkatkan lebih banyak kemampuan dan wawasan. Dengan begitu, di labour market, kamu bisa menonjol.
Kemampuan ini tak melulu yang berhubungan dengan pekerjaan impianmu, lho. Kamu juga bisa belajar skill baru yang bisa saja menunjang kariermu sekarang.
Manfaat terus belajar bukan hanya itu saja, lho. Mengutip Forbes, belajar skill baru bisa membantumu mengusir rasa bosan dan membuatmu terus termotivasi.
Baca Juga: 8 Skill yang Harus Dimiliki oleh Fresh Graduate agar Lebih Mudah Dapat Kerja
2. Lakukan negosiasi gaji dan benefit lainnya
Sudah punya sederet skill yang membuatmu bersinar? Nah, skill–skill itu bisa membawamu ke penerimaan pekerjaan.
Bicara soal diterima kerja, tentu tak jauh-jauh dari negosiasi gaji. Sayangnya, di pasar tenaga kerja, ada sebuah kesenjangan daya tawar.
Bisa saja, apa yang kamu tawarkan lebih dari apa yang seharusnya kamu dapatkan. Untuk mengatasi hal ini, kamu bisa melakukan negosiasi gaji.
Kata The Balance Careers, kamu bisa mengacu pada gaji orang lain dengan posisi sama. Oleh karena itu, kamu harus melakukan riset sebelum proses ini.
Selain itu, kamu juga bisa melakukan negosiasi hak pekerja lainnya. Hak itu misalnya cuti, tunjangan makan siang, dan masih banyak lagi.
Baca Juga: Ditanya Ekspektasi Gaji saat Interview? Begini Cara Menjawabnya
3. Riset
Kesenjangan informasi juga jadi salah satu kekurangan pasar ini. Kamu bisa melakukan riset sebagai solusi.
Informasi apa pun tentang dunia kerja, mulai dari hak-hakmu, tips melamar kerja, dan lain-lain, tentu bisa berguna.
Ada banyak hal yang perlu kamu pelajari. Akan tetapi, tenang saja, Glints akan terus memberikanmu kabar terbaru dan terpercaya soal dunia kerja.
Agar tak ketinggalan informasinya, segera langganan newsletter blog Glints, yuk! Di sana, kamu akan mendapatkan informasi penting pilihan Glints secara gratis.
Baca Juga: 5 Hal Penting yang Harus Kamu Riset Sebelum Interview Kerja
Demikian informasi dari Glints soal pasar tenaga kerja. Jangan lupa, terus tambah nilai jualmu agar unggul di pasar ini, ya!
