Konsep dan Cara Menerapkan Metode STAR saat Interview Kerja

Diperbarui 05 Okt 2022 - Dibaca 8 mnt

Isi Artikel

    Tampil profesional dan menarik perhatian interviewer tentu adalah hal yang kamu inginkan saat wawancara kerja. Untuk mewujudkannya, metode STAR adalah salah satu langkah yang bisa kamu tempuh.

    Dalam suatu interview, akan sering muncul tipe pertanyaan behavioural based question.

    Tipe pertanyaan ini mengharuskanmu menjawab mengenai pengalaman atau permasalahan yang kamu hadapi sebelumnya. 

    Behavioural based question ini bertujuan agar interviewer dapat mengetahui bagaimana caramu menyelesaikan permasalahan.

    Nah, untuk menjawab pertanyaan tipe ini, kamu perlu mengetahui metode STAR.

    Apa maksud dari metode tersebut? Yuk, simak penjelasan Glints berikut ini merangkum dari The Balance Careers.

    Baca Juga: 5 Hal Penting yang Harus Kamu Riset Sebelum Interview Kerja

    Metode STAR

    © Freepik.com

    Metode STAR adalah salah satu cara dalam menjawab pertanyaan yang terkait dengan tingkah laku. Pertanyaan ini terkait dengan langkahmu menyikapi sesuatu dalam suasana kerja.

    STAR sendiri merupakan singkatan dari empat elemen di dalam metode ini. Setiap elemen dapat menjadi panduan langkahmu saat menjawab pertanyaan tingkah laku tersebut.

    Dengan menerapkannya, kamu akan lebih bisa memberikan jawaban yang menyeluruh. Adapun keempat elemen dalam metode ini yaitu:

    1. Situation

    Unsur pertama dalam metode STAR adalah situation. Maksudnya, kamu perlu menemukan contoh pengalaman dengan situasi yang sesuai dengan pertanyaan.

    Hal ini seperti kondisi kerjamu, serta komunikasimu dengan rekan kerja, atau yang lainnya.

    Tak perlu menceritakan terlalu rinci, cukup jelaskan dengan singkat situasi yang kamu hadapi tersebut.

    2. Task

    Situasi yang kamu ceritakan tadi merupakan pembuka terhadap apa yang kamu lakukan berdasarkan situasi tersebut. 

    Bagian selanjutnya dari metode STAR dalam wawancara kerja adalah task.

    Pada bagian ini, kamu hanya perlu menekankan apa yang menjadi tugas dan tanggung jawabmu dalam situasi tersebut, serta apa tuntutan atau harapan perusahaan terhadapmu. 

    3. Action

    Setelah perekrut mengetahui tugas dan tanggung jawabmu dalam sebuah situasi, selanjutnya kamu perlu menjelaskan apa yang kamu perbuat untuk menghadapi situasi tersebut. 

    Tak hanya itu, kamu juga perlu menyampaikan apa yang mendasarimu mengambil tindakan tersebut. 

    4. Result

    Pada bagian terakhir, kamu perlu menjelaskan apa hasil yang didapat dari tindakan yang telah dilakukan.

    Baca Juga: 10 Barang yang Harus Selalu Dibawa untuk Interview Kerja

    Menjawab Pertanyaan Menggunakan Metode STAR

    metode star dalam interview kerja

    © Freepik.com

    Setelah memahami berbagai unsur dari metode STAR tersebut, selanjutnya kamu harus tahu bagaimana penerapannya dalam menjawab pertanyaan interview.

    Bersumber dari The Muse, berikut adalah cara menerapkannya:

    1. Carilah contoh yang sesuai

    Untuk dapat menjawab pertanyaan wawancara kerja menggunakan metode STAR, kamu haruslah menemukan contoh kasus yang memang sesuai untuk disampaikan.  

    Kamu tentu tidak dapat memprediksi pertanyaan seperti apa yang ditanyakan oleh interviewer.

    Oleh karenanya, kamu perlu menyiapkan beberapa contoh kasus yang sudah kamu pahami betul seluk-beluknya.

    Meskipun begitu, tidak menjadi masalah bila kamu meminta waktu untuk berpikir terlebih dahulu. 

    2. Sampaikan dengan singkat

    Cara menggunakan metode STAR dalam wawancara kerja selanjutnya adalah kamu perlu menyampaikannya dengan singkat.

    Tak perlu menyampaikan beberapa detail dari situasi yang kamu alami.

    Kamu harus memahami dan peka mana bagian yang penting dan perlu untuk disampaikan dan mana yang tidak. 

    3. Sampaikan peran dan tanggung jawabmu

    Selanjutnya, jelaskan terlebih dahulu apa peran dan tanggung jawabmu dalam situasi tersebut. 

    Untuk itu, kamu bisa memulai jawaban dengan “Sebagai seorang product manager, saya dituntut untuk dapat meningkatkan aktivitas pengguna sebesar 25%.”

    4. Jelaskan bagaimana kamu bertindak

    Setelahnya, kamu dapat menjelaskan apa yang kamu lakukan dalam situasi tersebut sesuai dengan perananmu. 

    Kamu bisa menceritakan hal apa yang kemudian mendasarimu melakukan sesuatu.

    Ini akan menjelaskan kepada interviewer bagaimana prosesmu memecahkan suatu permasalahan.

    5. Sampaikan hasilnya

    Tentu, bagian akhir dalam penggunaan metode STAR dalam wawancara kerja adalah menyampaikan apa hasil yang didapat.

    Akan lebih meyakinkan bila kamu menyampaikan hasil dengan angka, seperti jumlah orang yang berhasil kamu ajak pitching, peningkatan page views dari web, atau hal lainnya. 

    Persiapan sebelum Menggunakan Metode STAR

    pertanyaan exit interview

    © Du.freepik.com

    Pertanyaan yang akan diajukan oleh interviewer tentu tidak dapat diprediksi.

    Meskipun begitu, umumnya pertanyaan tersebut seputar tantangan yang dihadapi kala bekerja, dan bagaimana kamu menghadapi situasi tertentu dalam pekerjaan.

    Oleh karenanya, persiapan yang perlu kamu lakukan adalah mengetahui betul seperti apa job description dari pekerjaan yang kamu lamar.

    Selanjutnya, kamu dapat membuat daftar, kemampuan apa saja yang diperlukan untuk pekerjaan tersebut.

    Dengan mengetahuinya, kamu dapat mempersiapkan situasi apa yang cukup dekat dengan pemanfaatan kemampuan-kemampuan tersebut.

    Contoh Jawaban Wawancara dengan Metode STAR

    contoh jawaban wawancara dengan metode star

    contoh jawaban wawancara metode star

    contoh jawaban wawancara metode star

    contoh jawaban wawancara metode star

    Baca Juga: Ketahui 3 Perbedaan Interview HRD dan User Agar Tidak Salah Lakukan Persiapan

    Nah, itulah penjelasan singkat dari Glints mengenai metode STAR dalam wawancara kerja yang perlu kamu ketahui.

    Selain informasi ini, masih ada banyak sekali tips interview yang bisa membantumu mendapatkan pekerjaan idaman.

    Kamu bisa dapatkan informasi seputar tips wawancara lainnya di Glints Blog!

    Dengan begitu, kamu akan lebih siap dan percaya diri jika diundang untuk wawacara dengan rekruter.

    Tunggu apa lagi? Yuk, langsung cek artikel-artikelnya di sini!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 4.9 / 5. Jumlah vote: 19

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Comments are closed.

    Artikel Terkait