×

6 Kebiasaan Mengelola Keuangan Yang Lebih Bijak

April 4, 2019 | No Comments

Selalu punya resolusi untuk menabung dengan mengelola keuangan menjadi lebih baik tiap tahun, tapi tidak pernah tercapai?

Nah di tahun 2019 ini nih udah saatnya kamu berbenah diri demi tabungan yang dapat bertambah tiap bulannya bukannya berkurang.

Sudah saatnya juga kamu meninggalkan hal-hal yang tidak penting demi masa depan yang cerah.

Lalu, bagaimana caranya untuk mengelola keuangan yang lebih bijak? Ikuti cara-caranya di bawah ini!

Baca Juga: Buat Skala Prioritas Untuk Mengelola Keuangan Kamu

Baca Juga: Berbagai Tips Manajemen Keuangan di Usia 20-an

Hitung budget setiap minggu

Salah satu hal yang paling penting dalam mengelola keuangan adalah budgeting.

Kamu dapat membuat budgeting bulanan atau mingguan untuk hasil yang lebih maksimal.

Saat kamu menerima gaji, pisahkanlah uang sesuai dengan pos-pos yang kamu buat.

Adapun pos yang dapat kamu buat adalah:

  • pos kesehatan
  • pos pengeluaran sehari-hari
  • tabungan
  • amal
  • investasi
  • pos biaya tak terduga

Jika kamu ingin mengelola keuangan secara lebih detil, kamu dapat mereviewnya setiap minggu.

Dengan mereview setiap minggu kamu akan mengetahui kebiasaan pola kebiasaan kamu dalam menghabiskan uang dan dengan begitu kamu akan dapat memperbaiki pengeluaran yang kurang bijak dan meningkatkan hal-hal bijak yang sudah kamu lakukan.

Banyak cara dalam membuat laporan budget, lho! Kamu dapat menulis secara manual di cash flow book atau bahkan menggunakan hal sederhana seperti Excel untuk merekap semua pengeluaran dan pendapatan.

Membayar hutang tepat waktu

Sepertinya hampir tidak mungkin setiap orang terlepas dari beban keungan seperti bayar listrik, air, kontrakan rumah atau bahkan bayar cicilan.

Nah, dengan mengetahui beban pokok yang dikeluarkan setiap bulannya, kamu seharusnya sudah bisa menerka-nerka pengeluaran apa yang seharusnya dapat dikurangi.

Di saat ada pendapatan yang masuk, sebaiknya bayarkan beban-beban pokok ini secara langsung dan jangan ditunda-tunda agar tak terjadi penumpukan yang dapat mengakibatkan pengeluaran tak terkontrol.

Kurangilah hutang kartu kredit untuk hal-hal yang tidak terlalu penting karena dapat menambah beban.

Pastinya kamu tidak mau dong hasil kerja keras mu sebulan hanya dihabiskan untuk membayar hutang dan juga cicilan?

Investasi diri

Mungkin kamu sudah bosan mendengar saran untuk menyisishkan uang untuk investasi emas atau investasi saham.

Hal ini mungkin juga sudah kamu lakukan demi mengelola keuangan yang lebih bijak.

Namun, apakah kamu pernah mendengar hal investasi diri? Nah ini dia saatnya investasi diri dalam bentuk belajar atau mengembangkan kemampuan.

Kamu dapat mengikuti kelas atau workshop-workshop dengan tema yang beragam.

Beberapa biaya workshop dengan tema tertentu memang dapat membuatmu merogoh kantong yang lebih dalam, namun ilmu baru juga sangat dibutuhkan untuk perkembangan dirimu.

Mengapa demikian? Semakin banyak ilmu yang dapat kamu kuasai, semakin besar pula kesempatanmu untuk dilirik oleh perusahaan besar atau promosi jabatan dengan tawaran gaji yang lebih tinggi.

Nah, menyisihkan uang untuk biaya workshop atau seminar bisa mulai kamu lakukan dari sekarang ya.

Tabungan pensiun

Beberapa dari kalian pasti berpikir ngapain sih memikirkan pensiun dari sekarang padahal umur masih sangat muda dan masih sangat jauh dari pensiun.

Pemikiran kamu ini salah besar, lho! Walaupun masih lama kamu tetap harus memikirkan hal ini.  Persiapan masa depan ini bisa kamu pikirkan dari sekarang apakah kamu akan membeli rumah kedua disaat pensiun nanti ataukah akan pindah kota dengan tabungan yang sudah terkumpul?

Hal-hal seperti ini sudah harus kamu pikirkan baik-baik demi masa depan yang lebih cerah. Pastinya kamu tidak mau dong susah di masa tua karena tabungan minim?

Gaya hidup

Salah satu hal yang paling mempengaruhi pengeluaranmu tiap bulan adalah gaya hidup. Budgeting saja tidak cukup jika kamu tidak memperbaiki gaya hidupmu yang boros.

Mengubah gaya hidup bisa dimulai dari hal-hal kecil seperti membawa minum setiap hari, membawa makan siang ke kantor dan juga mengurangi hangout ngopi-ngopi setiap hari di kafe.

Ingat, persentase budgetmu untuk bersenang-senang sebaiknya kamu maksimalkan di 20% dari gaji yang kamu terima ya.

Cash atau Cashless?

Permasalahan ini sering terjadi saat ini karena banyaknya metode pembayaran digital yang menawarkan berbagai diskon atau promosi lainnya.

Dengan tawaran menarik ini, orang berbondong-bondong mengisi saldo di akunnya demi mendapatkan diskon cashback yang pada akhirnya membuatmu terjerumus dalam gaya hidup yang boros.

Dengan memiliki saldo di dompet digitalmu, kamu akan tergoda untuk jajan atau membeli sesuatu yang tidak dibutuhkan dengan berlandaskan pemikiran “kan ada cashback jadi lebih hemat”.

Salah besar! Menggunakan pembayaran digital seperti ini sebenarnya memang bisa membuat kamu lebih irit asal kamu sudah tau peruntukannya.

Misalnya kamu hanya mengisi untuk biaya transportasi saja karena lebih murah jika dibandingkan dengan membayar cash atau mengisi saldo untuk makan siang selama 20 hari kerja dengan budget yang sudah ditentukan per hari.

Buatlah komitmen kalau kamu tidak boleh mengisinya kembali jika habis dalam waktu kurang dari sebulan, jika tidak uangmu akan habis untuk mengisi saldo, lho!

Itu dia beberapa kebiasaan yang dapat kamu lakukan untuk mengelola keuangan yang lebih bijak.

Apakah kamu sudah menjalankan salah satu dari kebiasaan ini?

Baca Juga: Mengatur Keuangan Pribadi Untuk Millennials

Baca Juga: Masalah Perencanaan Keuangan & Tipsnya Untuk Para Fresh

Jika belum, yuk mulai dari sekarang sebelum terlambat! Sudahkah kamu membaca tips dan trik mengelola keuangan lainnya di blog Glints?

Scroll Up