×

Serba-serbi Tabungan Pensiun yang Wajib Disiapkan sejak Dini

May 29, 2020 | No Comments

Saat ini, kamu mungkin masih bisa bekerja dan mendapat penghasilan. Akan tetapi, pernahkah kamu membayangkan, bagaimana dana atau tabungan saat pensiun nanti?

Meski masih sangat jauh, kamu sudah harus memikirkannya mulai sekarang, lho. Semakin dini kamu siap, tentu akan jadi lebih baik.

Sayangnya, berdasarkan riset Manulife yang dikutip oleh Tirto, 3 dari 10 milenial diramal bisa mengalami kekurangan uang di masa tuanya.

Tak hanya itu, prediksi lainnya menunjukkan bahwa 4 dari 10 milenial akan membawa utang hingga masa pensiun.

Lalu, bagaimana cara mulai menabung untuk hari tua? Tak perlu risau, Glints sudah merangkum penjelasan mengenai tabungan pensiun untukmu.

Apa Itu Tabungan Pensiun?

apa itu tabungan pensiun

© Freepik.com

Pernahkah kamu membayangkan, apabila telah memasuki usia senja, kamu takkan lagi bisa bekerja?

Tidak bekerja tentu berarti tidak memiliki penghasilan. Apakah kamu akan mengandalkan anak atau orang tua saat sudah pensiun?

Idealnya, jawabannya adalah tidak. Di sinilah dana ini berperan.

Dana atau tabungan pensiun adalah biaya yang kamu butuhkan setelah kamu tak lagi berusia produktif.

Sayangnya, banyak pekerja muda yang belum memikirkan hal ini. Padahal, ada banyak manfaat yang bisa didapatkan dengan menabung untuk hari tua sejak dini.

Baca Juga: Cara Mengajukan Klaim BPJS Ketenagakerjaan: Online dan Offline

Mengapa Tabungan Pensiun Sejak Muda Penting?

cara mengumpulkan tabungan pensun

© Freepik.com

Ada empat manfaat yang bisa kamu dapatkan dengan mempersiapkan tabungan pensiun di masa muda.

Dirangkum dari Investopedia, New York Times, dan Kompas, inilah manfaat tersebut:

1. Belum memiliki banyak tanggung jawab

Saat masih muda, kamu belum memiliki berbagai tanggung jawab yang dipikul orang yang lebih tua.

Misalnya, kamu belum menikah dan memiliki anak, sehingga tak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk mereka.

Hal ini seharusnya bisa menekan pengeluaranmu, sehingga kamu bisa menabung lebih banyak untuk mempersiapkan hari tua.

Akan berbeda apabila kamu telah berkeluarga. Pengeluaran wajibmu akan semakin banyak, sehingga uang yang bisa kamu sisihkan untuk tabungan ini semakin sedikit.

2. Akumulasi dana yang lebih besar

Misalnya, tiap tahunnya, kamu menabung Rp 5.000.000 untuk pensiun di umur 67 tahun.

Bila kamu mulai menyisihkan uang ini sejak umur 22 tahun, maka di usia 67 tahun nanti, kamu akan memiliki uang sebesar Rp 1.063.717.000 untuk pensiun.

Bandingkan dengan orang yang memulai menabung biaya hari tua saat umur 32 tahun, dengan jumlah yang sama tiap tahun.

Di usia 67 tahun, orang itu akan memiliki Rp 557.173.000 untuk pensiun. Perbedaan yang sangat jauh, bukan?

3. Memupuk kebiasaan

Menabung bukanlah hal yang mudah. Kebiasaan ini sebenarnya bisa dilatih sejak dini.

Di usia muda, kamu mungkin akan kurang disiplin dalam menabung.

Akan tetapi, seiring dengan bertambahnya umur, kamu bisa terbiasa menyisihkan uang untuk tabungan pensiun.

Latihan sejak dini ini akan memudahkanmu memiliki tabungan hari tua yang cukup, bahkan berlebih.

4. Memutus rantai sandwich generation

Sandwich generation adalah orang-orang yang harus menghidupi orang tua dan anak di waktu yang sama.

Untuk menghindari anakmu memikul beban untuk menghidupimu di hari tua, kamu bisa membantunya dengan mengumpulkan uang sendiri.

Saat kamu mampu membiayai dirimu sendiri secara mandiri, sang anak di masa depan pun akan lebih mudah mengatur keuangannya sendiri.

Dengan begitu, anak punya lebih banyak uang untuk menyekolahkan cucumu.

Apabila anak menabung untuk biaya masa tua juga, maka cucumu tak perlu khawatir soal hari tua anakmu.

Rantai baik ini bisa terus berjalan apabila kebiasaan mempersiapkan biaya hari tua dipupuk sejak dini.

Baca Juga: Tak Perlu Bingung, Inilah Perhitungan BPJS Ketenagakerjaan

Cara Mengumpulkan Tabungan Pensiun

cara mengumpulkan tabungan pensiun

© Freepik.com

Nah, setelah mengetahui pentingnya tabungan pensiun sejak dini, ada alternatif cara untukmu agar memilikinya.

Ada pilihan cara untuk mengumpulkan biaya hari tua, yaitu:

1. Mengikuti program dana pensiun

Cara yang pertama adalah dengan mengikuti program biaya hari tua yang dibuat oleh lembaga.

Lembaga ini adalah sebuah organisasi yang menawarkan jasa menabung untuk hari tuamu.

Dikutip dari Otoritas Jasa Keuangan, ada tiga tipe lembaga biaya hari tua, yaitu:

  • Dana Pensiun Pemberi Kerja, yaitu lembaga biaya hari tua yang dibuat oleh perusahaan untuk pekerjanya sendiri
  • Dana Pensiun Lembaga Keuangan, yaitu lembaga biaya hari tua yang dibuat oleh bank atau perusahaan asuransi
  • Dana Pensiun Berdasarkan Keuntungan, yaitu lembaga biaya hari tua yang menyelenggarakan Program Pensiun Iuran Pasti

Selain ketiga lembaga di atas, ada juga BPJS Ketenagakerjaan yang menawarkan berbagai jaminan untuk masa pensiunmu.

2. Mengumpulkan secara mandiri

Selain mengikuti program pensiun, kamu juga bisa menabung untuk hari tuamu sendiri.

Tabungan ini bisa menambah tabungan pensiun yang kamu dapatkan melalui program yang kamu ikuti.

Ada berbagai trik mempersiapkan dana pensiun yang bisa kamu terapkan. Dikutip dari Investopedia, The Balance, dan Kompas, ini adalah trik-triknya:

  • selalu rencanakan masa pensiun, misalnya target usia
  • hitung kebutuhan uangmu di hari tua
  • buat target, dan jaga komitmenmu dengan target itu
  • gunakan sebagian biaya hari tua untuk investasi
  • bangun kebiasaan menabung sejak muda
  • pisahkan tabungan dana darurat dan dana pensiun
  • dan lain-lain

Baca Juga: Cara Membuat dan Mengalokasikan Dana Darurat

Itulah berbagai informasi mengenai tabungan pensiun untukmu. Jangan lupa untuk menyiapkannya sejak jauh hari, ya!

Ingat, tak hanya menikmati masa sekarang, masa depan juga harus dipikirkan.

Apabila kamu ingin berdiskusi dengan sesama pekerja mengenai tabungan pensiun atau keuangan pribadi secara umum, kamu bisa melakukannya di Glints Komunitas.

Glints Komunitas adalah tempat tanya-jawab gratis khusus untuk sesama profesional.

YOU MAY ALSO LIKE

Scroll Up