Yang Harus Kamu Ketahui untuk Memulai Remote Job

Diperbarui 18 2019 - dibaca 4 mnt
Abrar Firdiansyah author

Isi Artikel

    Mencari remote job bukan lagi merupakan hal yang sulit untuk dicari. Seiring berkembangnya dunia kerja, banyak perusahaan yang mulai mempersilakan karyawannya untuk bekerja secara remote. Tak jarang, mereka juga mulai mencari pegawai baru yang bisa bekerja secara remote.

    Membuka lowongan pekerjaan untuk karyawan remote memang tidak dilakukan secara asal-asalan. Banyak perusahaan yang menawarkan ini karena memberikan mereka banyak keuntungan. Dua di antaranya pengeluaran yang makin sedikit dan kemudahan untuk menjangkau talenta.

    Nah, bagaimana dengan karyawan remote job? Selain bisa bekerja di mana pun, mereka juga mendapatkan banyak keuntungan. Salah satu di antaranya adalah work-life balance. Pasalnya, dengan remote job, mereka bebas menentukan kapan mereka harus bekerja.

    Tertarik untuk mencari remote job? Yuk simak beberapa panduan yang harus Anda lakukan untuk mencari remote job.

    Baca juga: Alasan Mengapa Kerja di Rumah Meningkatkan Produktivitas

    Identifikasi Karier yang Mendukung Remote Job

    Kunci untuk menemukan remote job adalah mengidentifikasi jabatan dan keterampilan mana yang dibutuhkan. Bekerja remote memang menarik, tapi patut diingat bahwa pekerjaan ini memerlukan kemampuan dan keterampilan mutakhir yang tidak dimiliki oleh semua orang.

    Sejauh ini, beberapa bidang seperti teknologi informasi (TI), teknik, layanan pelanggan, dan rekrutmen cukup banyak membuka lowongan untuk remote job. Namun perlu diingat bahwa sebagian besar dari bidang tersebut kadang membutuhkan pengetahuan yang tidak sepele.

    Perluas Kata Kunci saat Mencari Pekerjaan

    Beberapa perusahaan menggunakan istilah yang berbeda untuk menggambarkan remote job. Menurut Kanika Tolver dari Glassdoor, beberapa perusahaan menggunakan beberapa istilah, seperti remote, work from home, virtual, telecommute, dan partial remote. Semua kata kunci tersebut pada dasarnya memiliki makna yang sama.

    Nah, untuk Anda yang mencari pekerjaan, ada baiknya Anda menggunakan istilah-istilah tersebut di curriculum vitae atau profil LinkedIn. Anda juga bisa memasukkan istilah-istilah tersebut di belakang jabatan yang diinginkan. Misalnya, Product Owner (Remote) dan Project Manager (Work From Home).

    Matikan Pencarian Berdasarkan Lokasi

    Secara umum, sebagian besar situs kerja menggunakan lokasi Anda untuk mempersempit pekerjaan yang tersedia berdasarkan kota dan negara. Untuk mencari pekerjaan secara umum, teknik tersebut memang perlu. Namun tidak demikian saat Anda mencari remote job.

    Ketika mencari pekerjaan, Anda harus memeriksa ulang untuk memastikan bahwa tabel ini kosong. Jika tidak, Anda bisa mengubahnya dengan kata “Remote“. Dengan cara ini, Anda akan memperluas kriteria pencarian di mesin pencari dan menerima hasil yang lebih relevan.

    Membuat Notifikasi Remote Job

    Sebagian besar situs kerja populer memungkinkan Anda untuk membuat peringatan apabila ada pekerjaan yang cocok. Mereka memiliki pengaturan di mana apabila ada lowongan pekerjaan yang memiliki kriteria sesuai dengan yang dicari. Pola tiap perusahaan bermacam-macam. Ada yang perhari, ada yang per bulan.

    Dengan adanya notifikasi, Anda akan mengetahui apa saja perusahaan yang membuka remote job. Selain itu, Anda juga bisa memperkirakan kriteria-kriteria apa saja yang biasa dicari oleh perusahaan yang menggunakan karyawan remote. Bagaimana, tertarik untuk menyalakan notifikasi?

    Cari Tahu Perusahaan yang Membuka Remote Job

    Menurut Glassdoor, ribuan perusahaan telah membuka remote job. Amazon, Dell, GitHub, IBM dan Humana hanyalah beberapa dari banyak perusahaan sektor swasta populer yang menawarkan peluang teknologi informasi, layanan kesehatan atau layanan pelanggan jarak jauh.

    Mencari tahu perusahaan apa yang ingin dilamar dan apakah mereka membuka remote job adalah hal penting. Pasalnya, tidak semua perusahaan besar membuka lowongan tersebut. Dalam beberapa kasus, banyak ditemukan perusahaan yang belum memiliki nama besar, tapi berani mempekerjakan pegawai secara remote.

    Baca Juga: Kerja Online Freelance dan Hal yang Harus Kamu Perhatikan

    Membuat Portfolio yang Menarik

    Salah satu tantangan besar untuk remote job adalah portfolio. Bagaimana tidak, jenis pekerjaan ini kadang dibatasi oleh jarak dan waktu sehingga membuat pewawancara dan calon karyawan tak bisa bertemu. Untuk itu, satu-satunya cara untuk melihat kualitas karyawan adalah dengan memperhatikan portfolio.

    Buat portfolio dari beberapa hal yang pernah Anda buat selama bekerja. Ingat, jangan ambil semua yang pernah Anda buat. Ambil beberapa yang menarik dan sertakan dengan judul. Sisihkan waktu Anda untuk memeriksa semua karya dan buang karya yang Anda anggap tidak menarik.

    Bergabung dengan Komunitas

    Mencari remote job bisa dibilang gampang-gampang susah. Gampang karena sudah banyak perusahaan yang membuka jenis pekerjaan tersebut. Sementara susah karena tidak semua bidang terbuka dan tentu saja, menjadi impian karyawan yang sudah bosan dengan rutinitas kantor.

    Satu cara untuk mencari remote job adalah mencari pekerjaan lewat komunitas. Biasanya, dalam pertemuan di sebuah komunitas, akan ada sesi bincang-bincang dan saling membicarakan pekerjaan. Coba buka telinga Anda, siapa tahu ada pekerja remote yang berada di komunitas tersebut dan sibuk mencari rekan kerja.

    Baca Juga: Sering Terlambat Kerja Karena Macet Jakarta? Ini Dia Tipsnya!

    Nah, bagaimana? Mantap mencari remote job? Remote job tidak selamanya buruk dan bahkan mampu membuat Anda menjadi lebih santai dan produktif. Jika tertarik, coba sign up di Glints. Siapa tahu ada pekerjaan impian Anda yang membuka lowongan remote job.


      memulai remote job remote job

      Artikel Terkait

      Yang Harus Kamu Ketahui untuk Memulai Remote Job

      Diperbarui 18 2019 - dibaca 4 mnt
      Abrar Firdiansyah author

      Isi Artikel

        Mencari remote job bukan lagi merupakan hal yang sulit untuk dicari. Seiring berkembangnya dunia kerja, banyak perusahaan yang mulai mempersilakan karyawannya untuk bekerja secara remote. Tak jarang, mereka juga mulai mencari pegawai baru yang bisa bekerja secara remote.

        Membuka lowongan pekerjaan untuk karyawan remote memang tidak dilakukan secara asal-asalan. Banyak perusahaan yang menawarkan ini karena memberikan mereka banyak keuntungan. Dua di antaranya pengeluaran yang makin sedikit dan kemudahan untuk menjangkau talenta.

        Nah, bagaimana dengan karyawan remote job? Selain bisa bekerja di mana pun, mereka juga mendapatkan banyak keuntungan. Salah satu di antaranya adalah work-life balance. Pasalnya, dengan remote job, mereka bebas menentukan kapan mereka harus bekerja.

        Tertarik untuk mencari remote job? Yuk simak beberapa panduan yang harus Anda lakukan untuk mencari remote job.

        Baca juga: Alasan Mengapa Kerja di Rumah Meningkatkan Produktivitas

        Identifikasi Karier yang Mendukung Remote Job

        Kunci untuk menemukan remote job adalah mengidentifikasi jabatan dan keterampilan mana yang dibutuhkan. Bekerja remote memang menarik, tapi patut diingat bahwa pekerjaan ini memerlukan kemampuan dan keterampilan mutakhir yang tidak dimiliki oleh semua orang.

        Sejauh ini, beberapa bidang seperti teknologi informasi (TI), teknik, layanan pelanggan, dan rekrutmen cukup banyak membuka lowongan untuk remote job. Namun perlu diingat bahwa sebagian besar dari bidang tersebut kadang membutuhkan pengetahuan yang tidak sepele.

        Perluas Kata Kunci saat Mencari Pekerjaan

        Beberapa perusahaan menggunakan istilah yang berbeda untuk menggambarkan remote job. Menurut Kanika Tolver dari Glassdoor, beberapa perusahaan menggunakan beberapa istilah, seperti remote, work from home, virtual, telecommute, dan partial remote. Semua kata kunci tersebut pada dasarnya memiliki makna yang sama.

        Nah, untuk Anda yang mencari pekerjaan, ada baiknya Anda menggunakan istilah-istilah tersebut di curriculum vitae atau profil LinkedIn. Anda juga bisa memasukkan istilah-istilah tersebut di belakang jabatan yang diinginkan. Misalnya, Product Owner (Remote) dan Project Manager (Work From Home).

        Matikan Pencarian Berdasarkan Lokasi

        Secara umum, sebagian besar situs kerja menggunakan lokasi Anda untuk mempersempit pekerjaan yang tersedia berdasarkan kota dan negara. Untuk mencari pekerjaan secara umum, teknik tersebut memang perlu. Namun tidak demikian saat Anda mencari remote job.

        Ketika mencari pekerjaan, Anda harus memeriksa ulang untuk memastikan bahwa tabel ini kosong. Jika tidak, Anda bisa mengubahnya dengan kata “Remote“. Dengan cara ini, Anda akan memperluas kriteria pencarian di mesin pencari dan menerima hasil yang lebih relevan.

        Membuat Notifikasi Remote Job

        Sebagian besar situs kerja populer memungkinkan Anda untuk membuat peringatan apabila ada pekerjaan yang cocok. Mereka memiliki pengaturan di mana apabila ada lowongan pekerjaan yang memiliki kriteria sesuai dengan yang dicari. Pola tiap perusahaan bermacam-macam. Ada yang perhari, ada yang per bulan.

        Dengan adanya notifikasi, Anda akan mengetahui apa saja perusahaan yang membuka remote job. Selain itu, Anda juga bisa memperkirakan kriteria-kriteria apa saja yang biasa dicari oleh perusahaan yang menggunakan karyawan remote. Bagaimana, tertarik untuk menyalakan notifikasi?

        Cari Tahu Perusahaan yang Membuka Remote Job

        Menurut Glassdoor, ribuan perusahaan telah membuka remote job. Amazon, Dell, GitHub, IBM dan Humana hanyalah beberapa dari banyak perusahaan sektor swasta populer yang menawarkan peluang teknologi informasi, layanan kesehatan atau layanan pelanggan jarak jauh.

        Mencari tahu perusahaan apa yang ingin dilamar dan apakah mereka membuka remote job adalah hal penting. Pasalnya, tidak semua perusahaan besar membuka lowongan tersebut. Dalam beberapa kasus, banyak ditemukan perusahaan yang belum memiliki nama besar, tapi berani mempekerjakan pegawai secara remote.

        Baca Juga: Kerja Online Freelance dan Hal yang Harus Kamu Perhatikan

        Membuat Portfolio yang Menarik

        Salah satu tantangan besar untuk remote job adalah portfolio. Bagaimana tidak, jenis pekerjaan ini kadang dibatasi oleh jarak dan waktu sehingga membuat pewawancara dan calon karyawan tak bisa bertemu. Untuk itu, satu-satunya cara untuk melihat kualitas karyawan adalah dengan memperhatikan portfolio.

        Buat portfolio dari beberapa hal yang pernah Anda buat selama bekerja. Ingat, jangan ambil semua yang pernah Anda buat. Ambil beberapa yang menarik dan sertakan dengan judul. Sisihkan waktu Anda untuk memeriksa semua karya dan buang karya yang Anda anggap tidak menarik.

        Bergabung dengan Komunitas

        Mencari remote job bisa dibilang gampang-gampang susah. Gampang karena sudah banyak perusahaan yang membuka jenis pekerjaan tersebut. Sementara susah karena tidak semua bidang terbuka dan tentu saja, menjadi impian karyawan yang sudah bosan dengan rutinitas kantor.

        Satu cara untuk mencari remote job adalah mencari pekerjaan lewat komunitas. Biasanya, dalam pertemuan di sebuah komunitas, akan ada sesi bincang-bincang dan saling membicarakan pekerjaan. Coba buka telinga Anda, siapa tahu ada pekerja remote yang berada di komunitas tersebut dan sibuk mencari rekan kerja.

        Baca Juga: Sering Terlambat Kerja Karena Macet Jakarta? Ini Dia Tipsnya!

        Nah, bagaimana? Mantap mencari remote job? Remote job tidak selamanya buruk dan bahkan mampu membuat Anda menjadi lebih santai dan produktif. Jika tertarik, coba sign up di Glints. Siapa tahu ada pekerjaan impian Anda yang membuka lowongan remote job.


          memulai remote job remote job

          Artikel Terkait

          Scroll Up