×

Belajar Antropologi Ternyata Bermanfaat Untuk Pekerjaan Kamu

November 23, 2018 | No Comments

Secara umum, ilmu antropologi biasanya dipakai untuk meneliti atau mengkaji budaya di suatu tempat. Maka bukan suatu hal yang aneh, bila orang-orang akan mempelajari cabang ilmu sosial ini, sebelum nantinya mereka akan meneliti atau mengkaji suatu budaya.

Baca Juga: Tips Mendapatkan Beasiswa S1 Luar Negeri

Kalau ditelaah lebih dalam lagi, cabang ilmu sosial ini sebetulnya punya manfaat yang jauh lebih luas. Salah satunya adalah untuk mempermudah pekerjaanmu kelak. Jadi, sebaiknya kamu mempelajari cabang ilmu sosial ini sedari sekarang, kendatipun nanti kamu tak akan melakukan kajian terhadap suatu budaya.

Lalu, apa saja manfaat mempelajari antropologi, terutama untuk pekerjaanmu nanti? Yuk simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

Manfaat Antropologi untuk Pekerjaan Kamu

antropologi

Sumber: pexels.com

Kamu Akan Lebih Mudah Memahami Perilaku Teman Kantormu

Di jurusan antropologi, kamu akan diajari bagaimana cara memahami perilaku orang lain. Dalam antropologi, disebutkan kalau perilaku tiap orang itu berbeda. Adapun perbedaan perilaku tersebut bisa karena sejumlah hal. Faktor genetik dan lingkungan adalah beberapa di antaranya.

Berbekal pemahaman tersebut, kamu akan jadi lebih tertarik saat menemukan teman-teman kantormu yang punya perilakuu berbeda. Alih-alih menghakimi, kamu justru tertarik dan mencari tahu mengapa teman kantormu itu punya perilaku seperti itu. Kamu bisa mencari tahu hal tersebut dengan mengamati atau bertanya langsung ke teman kantormu tersebut. Tanyakanlah kepada teman-temanmu itu soal latar belakang mereka. Mulai dari latar belakang keluarga, hingga latar belakang tempat mereka berasal. Dari situ akhirnya kamu bisa memahami perilaku teman kantormu tersebut.

Kamu Bakal Lebih Mudah Beradaptasi dengan Budaya Kantormu

Selain mempelajari perilaku manusia, ilmu antropologi juga mengajarkan kamu bagaimana cara memahami budaya di suatu tempat. Dengan memahami budaya di tempat tersebut, kamu bakal lebih mudah berdaptasi dengan budaya yang berlaku di tempat tersebut.

Hal serupa juga berlaku saat kamu bekerja nanti. Dengan bekal ilmu antropologi yang kamu pelajari, kamu akan mampu memahami seperti apa budaya di kantormu. Setelah kamu berhasil mengenal budaya kantormu, kamu pun akan jauh lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan kantormu tersebut.

Memahami dan beradaptasi dengan budaya kantor sangatlah penting. Apalagi, sebagaimana yang kita tahu, kalau setiap kantor atau perusahaan punya budaya kantornya sendiri.

Kamu Akan Lebih Mudah Bertoleransi

Karena mudah memahami perilaku teman-teman kantormu, kamu pun akan memiliki sikap toleransi kepada mereka. Alih-alih menghakimi bahkan membenci, kamu justru akan lebih memaklumi perilaku teman-teman di kantormu yang tentu saja berbeda denganmu. Tapi, itu pun selama perilaku teman-teman kantormu masih dalam batas wajar.

Sikap toleransi sendiri sangat penting, terutama di tempat kerja. Sikap toleransi membuat setiap karyawan saling memaklumi dan memahami satu sama lain. Selain itu, toleransi juga akan meminimalisir konflik yang berpotensi dapat menghambat laju perusahaan.

Kamu Akan Lebih Mudah Akrab dengan Orang Baru di Kantormu

Bila nanti di kantormu ada orang atau karyawan baru, kamu pasti bakal lebih mudah akrab dengan orang tersebut. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kalau ilmu antropologi dapat mengajarimu cara mengenal perilaku orang lain. Hal itu tentu saja bisa menjadi modal bagimu untuk bisa lebih kenal dan akrab dengan orang baru tersebut.

Mengenal orang baru di kantormu sangat penting. Apalagi, kalau orang tersebut nantinya akan bekerja sedivisi denganmu. Semakin cepat kamu akrab dengan orang tersebut, maka semakin mudah kamu dan orang tersebut bekerja sama.

Lebih Mudah Mengatasi Miskomunikasi dan salah Paham

Miskomunikasi dan salah paham adalah beberapa bentuk permasalahan yang akan kamu hadapi di kantor atau pekerjaanmu. Kedua masalah tersebut biasanya terjadi akibat beberapa pihak tidak bisa memahami satu sama lain. Bila kamu mempelajari antropologi, kamu akan lebih mudah mengatasi kedua masalah tersebut. Pasalnya, seperti yang sudah disebutkan sebelum-sebelumnya, kalau cabang ilmu sosial ini akan mengajarimu cara memahami orang lain. Semakin mampu kamu memahami orang lain (dan juga sebaliknya), maka miskomunikasi dan kesalahpahaman niscaya akan lebih mudah diatasi.

Sumber: Pexels.com

Apa Itu Antropologi?

Tadi kita sudah mengetahui apa saja manfaat belajar antropologi, terutama untuk pekerjaanmu nanti. Kini saatnya kita untuk mengetahui apa sebenarnya antropologi itu. Untuk mengetahuinya, yuk simak pembahasannya di bawah ini!

Definisi Antropologi

Menurut laman Youthmanual, antropologi adalah sebuah studi yang mempelajari seluk-beluk dan unsur-unsur kebudayaan yang dihasilkan dalam kehidupan manusia. Tak hanya kebudayaan semata, antropologi juga tak jarang dipakai untuk mempelajari manusia itu sendiri, terutama dari segi perilaku mereka yang berkaitan dengan budaya sekitar mereka.

Ilmu antropologi sendiri terbagi dua, yaitu: antropologi fisik dan antropologi budaya. Antropologi fisik lebih berfokus pada pembelajaran soal ciri-ciri fisik dan forensik manusia; sedangkan atropologi budaya lebih berfokus pada hubungan antar manusia.

Tujuan Antropologi

Menurut situs manfaat.co.id, terdapat sejumlah tujuan yang terkandung dalam studi sekaligus cabang ilmu sosial ini. Adapun sejumlah tujuan tersebut adalah:

  • Untuk mengetahui segala unsur kemanusian secara menyeluruh, sehingga manusia bisa memahami sesamanya dengan baik.
  • Untuk memahami prinsip-prinsip perilaku yang ada di tiap diri manusia. Sejumlah prinsip tersebut dipelajari hingga jelas, terbuka, terpahami. Dengan begitu, tiap manusia bisa lebih memahami prinsip-prinsip yang dianut, entah itu oleh dirinya sendiri maupun orang-orang di sekitarnya.
  • Memahami budaya dan tata hidup manusia dari masa ke masa. Mulai dari zaman yang paling purba, hingga zaman kontemporer atau zaman sekarang.

Perguruan Tinggi yang Memiliki Jurusan Antropologi

Sebetulnya, antropologi sudah kita kenal dan pelajari di SMA, dan bahkan di SMP. Namun, jika ingin mempelajari ilmu ini secara khusus, kamu bisa mempelajarinya di beberapa kampus yang ada di Indonesia. Di Indonesia sendiri, memang teradapat banyak kampus yang memiliki jurusan satu ini. Adapun sejumlah kampus tersebut adalah: Universitas Indonesia (UI); Universitas Gadjah Mada (UGM); dan Universitas Sumatera Utara (USU).

Jika kampus-kampu tersebut, kamu tak hanya mempelajari antropologi beserta jenis-jenisnya. Namun, beberapa cabang dari ilmu ini juga akan kamu pelajari. Folklore, Etnografi, etnofotografi, dan etnovideografi adalah beberapa cabang ilmu tersebut.

Prospek Kerja Antropologi

Seperti jurusan kuliah dan cabang ilmu sosial lainnya, antropologi juga punya sejumlah prospek kerja. Adapun beberapa prospek kerja jurusan kuliah ini adalah: antropolog, juru arsip, narablog, sosiolog, penulis perjalanan (travelling), kurator seni, dan juga dosen.

Walau begitu, kamu tetap bisa bekerja atau melakoni profesi lainnya di luar profesi tersebut. Pasalnya, cabang ilmu sosial ini sangatlah relevan untuk diaplikasikan di mana pun kamu bekerja, dan profesi apa pun yang akan kamu lakoni nanti. Hal itu lantaran cabang ilmu sosial ini punya sejumlah manfaat yang telah disebutkan di bagian awal artikel ini.

Itulah sejumlah manfaat belajar antroplogi untuk pekerjaanmu nanti, yang dilengkapi pula dengan penjelasan soal cabang ilmu sosial tersebut. Dari pemaparan di atas, kita pun jadi tahu kalau cabang ilmu sosial satu ini sangatlah bermanfaat bagi pekerjaan kita nanti. Jadi, tak ada salahnya kalau kita belajar cabang ilmu sosial ini sedari sekarang.

Baca Juga: Alasan Kelas Karyawan akan Mempermudah Karier Kamu

Kamu seadang mencari kerja? Kalau ya, yuk sign up di Glints untuk temukan pekerjaan terbaikmu!

YOU MAY ALSO LIKE

Scroll Up