Konsultan Pajak: Gaji, Tugas, Kualifikasi, dan Skill Pentingnya

Tayang 17 Jul 2024 - Dibaca 6 mnt
Ditulis oleh : Alisatul Aini

Konsultan pajak adalah prospek karier dengan gaji yang cukup menjanjikan di bidang perpajakan atau akuntansi.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Profesi ini bisa kamu tekuni jika sudah memiliki pengalaman yang cukup dalam mengelola perhitungan, pembayaran, dan pelaporan pajak.

Seperti apa kualifikasi yang diperlukan? Lalu, berapa besaran gaji konsultan pajak?

Yuk, pelajari serba-serbi profesi ini yang telah Glints siapkan berikut!

Apa Itu Konsultan Pajak?

Dilansir dari Indeed, konsultan pajak adalah seseorang yang membantu klien meminimalkan dan memenuhi kewajiban pajak mereka.

Umumnya, mereka menyediakan layanan konsultasi pajak untuk jenis klien tertentu, seperti wajib pajak pribadi atau wajib pajak badan.

Seorang konsultan dapat bekerja untuk suatu perusahaan atau membuka jasa secara mandiri.

Klien yang biasanya mereka mendapatkan dapatkan adalah lembaga pemerintah, kantor pajak perusahaan, dan organisasi nirlaba.

Baca Juga: Akuntan Publik: Definisi, Tugas, Syarat, dan Gajinya

Gaji Konsultan Pajak

Kisaran gaji konsultan pajak adalah sekitar Rp4.000.000 – Rp9.000.000.

Rentangnya cukup jauh, bukan? Gaji di atas dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk kualifikasimu dan perusahaan yang dilamar.

Jabatan konsultan pajak juga ada jenjangnya.

Semakin tinggi jabatanmu, gaji yang dapat diterima mungkin bisa lebih dari kisaran di atas.

Tugas Konsultan Pajak

Bagi kamu yang masih belum tahu apa saja tugas konsultan pajak, berikut adalah beberapa di antaranya menurut Indeed dan Accounting:

  • Bertemu dengan klien dan mendiskusikan rincian keuangan dan penghasilan kena pajak mereka.
  • Mengidentifikasi potensi pemotongan yang mungkin menjadi hak klien.
  • Mempersiapkan pengembalian pajak klien dan menghitung kewajiban serendah mungkin bagi klien.
  • Membantu perhitungan perpajakan yang kompleks, seperti properti, keuntungan modal, dan lain sebagainya.
  • Membantu klien meminimalan kewajiban pajak di masa pensiun.
  • Memberi nasihat tentang peristiwa atau keputusan klien dan implikasi perpajakannya, seperti warisan, pernikahan atau perceraian, dan kelahiran anak.
  • Memberikan saran kepada klien untuk memperbaiki pengajuan pajaknya atau menyederhanakan prosesnya, seperti membuat perkiraan pembayaran sepanjang tahun secara sekaligus.
  • Melakukan riset perpajakan dengan cara membaca jurnal hukum perpajakan, menghadiri seminar, atau membangun jaringan dengan profesional perpajakan lainnya.
  • Membantu mewakili klien selama pemeriksaan untuk memastikan keakuratan laporan pajak untuk meminimalkan pembayaran pajak.
  • Merekomendasikan strategi untuk mengurangi penghasilan kena pajak, memanfaatkan keringanan pajak, atau menunda pajak di kemudian hari.
Baca Juga: 6 Hal yang Perlu Kamu Ketahui tentang Profesi Akuntan Perpajakan

Kualifikasi Konsultan Pajak

Setelah memahami gaji konsultan pajak dan tugasnya, kini saatnya mempelajari apa saja yang harus disiapkan jika ingin memulai karier sebagai salah satunya.

Baca Juga :  Operator Sewing: Apa Itu, Tugas, Kualifikasi, dan Skill Wajib

Berikut adalah kualifikasi konsultan pajak yang perlu kamu ketahui.

1. Pendidikan

Kebanyakan konsultan pajak memiliki minimal gelar sarjana atau magister di bidang perpajakan, akuntansi, keuangan atau bidang terkait.

Kamu juga mungkin bisa pertimbangkan kursus pepajakan dari lembaga-lembaga yang sudah kredibel.

Klien yang akan mempekerjakan konsultan kemungkinan akan mempertimbangkan latar belakang pendidikannya.

Tujuannya untuk menilai apakah konsultan tersebut punya pengetahuan relevan di perpajakan, terutama jika mereka masih meniti karier dan belum punya banyak pengalaman.

2. Pengalaman

Pengalaman kerja sebagai staf pajak atau akuntan kemungkinan akan dilihat sebagai poin plus oleh rekruter.

Selain pekerjaan full time, kamu juga dapat memperoleh pengalaman dari kesempatan magang.

Yang terpenting, ada pengalaman langsung berhadapan dengan klien atau mengerjakan tugas-tugas yang berkaitan dengan pajak.

3. Sertifikasi

Memiliki sertifikasi adalah kualifikasi penting bagi konsultan pajak.

Salah satu sertifikasi yang dapat kamu pertimbangkan adalah CPA atau Certified Public Accountant.

Menurut Indeed, CPA merupakan sertifikasi tertinggi bagi konsultan pajak.

Sertifikasi ini dapat berfungsi sebagai lisensi kerjamu, yang menandakan bahwa kamu memang sudah punya keterampilan yang dibutuhkan sebagai konsultan.

Sudah memiliki kualifikasi di atas dan siap mencari kerja di bidang perpajakan?

Glints punya kumpulan lowongan konsultan pajak maupun profesi lain di bidang perpajakan, akuntansi, keuangan, dan sebagainya.

Kamu juga bisa mencari peluang dari berbagai jenis perusahaan yang berlokasi di seluruh Indonesia.

Yuk, cari lowongan terbarunya sekarang juga!

CEK LOWONGAN LAINNYA

Skill yang Harus Dimiliki Konsultan Pajak

Selain kualifikasi di atas, di bawah ini adalah skill yang harus kamu asah jika ingin menjadi konsultan pajak.

1. Perpajakan

Kemampuan ini mencakup pemahaman yang mendalam tentang praktik dan peraturan perundang-undangan perpajakan di Indonesia.

Baca Juga :  Admin Logistik: Arti, Tanggung Jawab, Skill Wajib, dan Gaji

Selain itu, kamu juga harus memahami peraturan pajak yang selalu berubah dan bisa menafsirkan bahasa hukum yang rumit kepada klien.

Intinya, kemampuan ini memungkinkanmu untuk memberi panduan yang akurat dan meminimalkan risiko hukum bagi klien.

2. Akuntansi

Kemampuan akuntansi membantu konsultan untuk mengumpulkan data dan menganalisis catatan keuangan secara akurat.

Sebab, sebagian besar pekerjaan yang kamu lakukan melibatkan catatan keuangan klien.

Semua perhitungan pajak dan strategi pelaporannya akan dimulai dari sana.

Dengan kemampuan akuntansi yang mumpuni, kamu dapat memberikan analisis dan informasi yang akurat dan efisien kepada klien.

3. Ketelitian

Skill penting lainnya untuk seorang konsultan pajak adalah attention to detail atau ketelitian.

Saat bekerja, kamu pasti akan menilai banyak dokumen klien.

Pekerjaan perpajakan dan keuangan sangat bergantung pada ketelitian. Semuanya harus akurat dan tepat karena berkaitan dengan kepatuhan aturan.

4. Komunikasi

Selayaknya proses konsultasi pada umumnya, klien mungkin akan mengajukan banyak pertanyaan padamu selama konsultasi pajak.

Apalagi yang berhubungan dengan teknis perhitungan atau pelaporan.

Oleh karenanya, kemampuan komunikasi sangatlah penting karena menjadi kunci kualitas masukan atau strategi yang kamu berikan pada klien.

5. Manajemen keuangan

Terakhir, keterampilan manajemen keuangan juga penting diasah karena berkaitan dengan proses pengambilan keputusan yang bertanggung jawab.

Untuk memberikan saran yang tepat kepada klien, kamu perlu memahami cara mengatur keuangan.

Tidak hanya manajemen keuangan pribadi, tetapi juga organisasi atau perusahaan.

Baca Juga: Akankah Software Akuntansi Menggantikan Fungsi Akuntan?

Demikian pembahasan mengenai gaji konsultan pajak hingga skill yang dibutuhkan untuk memulai kariernya.

Bagaimana? Apakah pekerjaan ini cocok untukmu?


Komentar ditutup.

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon