6 Hal yang Perlu Kamu Ketahui tentang Profesi Akuntan Perpajakan

Diperbarui 24 Mar 2024 - Dibaca 8 mnt

Isi Artikel

    Apakah kamu sedang mempelajari bidang akuntansi? Sudahkah kamu memiliki profesi yang ingin kamu tuju setelah lulus nanti?

    Akuntansi adalah sebuah ilmu yang ada hakekatnya tidak pernah mati dan sangat dibutuhkan di dalam dunia ekonomi dan bisnis. Apalagi didukung dengan bermunculannya banyak startup dan jenis usaha lainnya yang tentu membutuhkan jasa seorang akuntan yang andal.

    Indonesia yang saat ini sedang melakukan pembenahan terhadap sistem perpajakan yang berjalan, khususnya bagi banyak investor dan perusahaan, telah menunjukkan minat yang lebih tinggi terhadap akuntansi perpajakan.

    Dimulai pada saat pemerintah mendelegasikan self asessment kepada setiap wajib pajak untuk menganalisis sendiri pajak yang harus mereka bayarkan.

    Namun, tidak hanya itu. Ada banyak tugas dan tanggung jawab besar lainnya jika kamu menjadi seorang akuntan perpajakan.

    Berikut 6 hal yang perlu kamu ketahui tentang profesi akuntan perpajakan.

    Baca Juga: Akankah Software Akuntansi Menggantikan Fungsi Akuntan?

    Apa Itu Profesi Akuntan Perpajakan?

    akuntan perpajakan

    © Freepik.com

    Secara umum, seorang akuntan perpajakan bertugas untuk mengkalkulasi dan menganalisis banyak kejadian-kejadian ekonomi, dengan menerapkan ilmu akuntansi yang telah dipelajari sebelumnya, dengan tujuan untuk menentukan strategi-strategi perpajakan yang sesuai dengan peraturan perpajakan.

    Di era good governance ini, di mana pemerintah tidak lagi memegang seluruh pengaturan negara, tapi juga swasta dan private sector harus mampu untuk memberikan feedback dalam ketertiban dan kejujuran memenuhi kewajiban pajaknya.

    Seorang akuntan perpajakan, kamu akan memastikan bahwa perusahaan tempat kamu bekerja tidak mangkir, tepat waktu, serta tepat jumlah membayar pajak.

    Nantinya, pekerjaanmu akan berkesinambungan dengan mereka yang bekerja sebagai akuntan pemeriksaan dan keuangan.

    Baca Juga: 9 Pekerjaan yang Cocok untuk Para Perfeksionis

    Pendidikan untuk Calon Akuntan Perpajakan

    akuntan perpajakan

    © bmmagazine.co.uk

    Pada umumnya, seseorang butuh waktu sekitar 4 tahun untuk dapat menguasai ilmu akuntansi, khususnya akuntansi perpajakan.

    Sementara untuk pascasarjana, kamu akan butuh waktu sekitar 3 tahun dan akan memperlajari sesuatu yang lebih terspesifikasi, misalnya hanya mempelajari akuntansi perpajakan saja.

    Setelah lulus dari bidang akuntansi dan memiliki gelar D3 atau S1, kamu akan dapat mengerjakan pekerjaan-pekerjaan seorang akuntan secara umum.

    Namun, untuk menjadi seorang akuntan yang terakreditasi, termasuk untuk akuntan perpajakan, kamu akan membutuhkan izin CPA (Certified Public Accountant). Kamu harus mempelajari betul apakah universitas tempatmu berkuliah menyediakan 150 SKS yang bisa memberikan izin tersebut.

    Untuk mendapatkan izin CPA, kamu akan melewati berbagai rangkaian ujian akuntansi, yang pada akhirnya akan dinilai oleh negara. Negara tempat kamu menempuh pendidikan adalah negara yang nantinya akan mengelurkan izin CPA tersebut.

    Di Mana Kamu Dapat Melamar sebagai Akuntan Perpajakan?

    akuntansi perpajakan

    © taxexpertusa.com

    Ada banyak pilihan tempat untuk bekerja sebagai akuntan perpajakan. Karena akuntansi perpajakan dibutuhkan oleh banyak sektor, kamu dapat memilih sektor apapun untuk dimasuki. Sektor yang ada antara lain adalah, pemerintahan, publik, swasta, dan pribadi.

    Karier yang dapat kamu pilih sebagai seorang akuntan perpajakan, ada beberapa pilihan karier yang dapat kamu pilih, misalnya pegawai pajak di Ditjen Pajak, tax planner di Kantor Akuntan Publik, tax advisor di Kantor Konsultan Pajak, pegawai pajak di sektor swasta, konsultan pajak pribadi, mendirikan Kantor Konsultan Pajak.

    Di sektor pemerintahan, kamu akan lebih mengurus perpajakan negara dan lingkup pemerintahan. Sementara itu, sektor swasta memungkinkan kamu untuk bekerja di perusahaan-perusahaan besar yang menguasai pasar internasional maupun nasional.

    Terakhir, kamu juga dapat membuat konsultan pajakmu sendiri dan direkrut oleh banyak perusahaan sebagai outsource.

    Nah, bila tertarik, kamu bisa menemukan ratusan lowongan akuntan perpajakan di marketplace Glints. Kamu bisa memilih profesi yang paling sesuai denganmu.

    Jangan sampai kamu melewatkan kesempatan ini, ya!

    Persiapan di Bidang Akuntan Perpajakan

    © Freepik.com

    Tidak semua akuntan perpajakan memiliki karier yang baik. Oleh karena itu, menjadi sangat baik bagi kamu jika masih duduk di bangku kuliah, untuk mencari pengalaman magang atau on-the-job training.

    Selain menambah pengalaman, kamu juga akan mengasah skillmu dalam bermain dengan angka, khususnya di bidang perpajakan.

    Pastikan juga kamu membagikan pengalaman tersebut saat melamar untuk sebuah pekerjaan.

    Tugas Akuntan Perpajakan

    cara masuk safe mode windows 10

    © Freepik.com

    Menjadi seorang akuntan perpajakan yang lulus dari jurusan akuntansi tidak berarti akan mudah. Bahkan terkadang, kamu dapat merasa bosan dengan pekerjaan yang cenderung statis.

    Akan datang juga hari-hari di mana kamu akan menjadi sangat sibuk, disaat yang lainnya merayakan hari libur, dan tidak dapat dipungkiri bahwa berhadapan dengan banyak angka terus menerus dapat membuat kamu merasa sedikit tertekan dan kelelahan di beberapa waktu.

    Namun, seiring dengan berkembangnya perekonomian dan bisnis di suatu negara, maka menjadi tidak mungkin jasamu tidak dibutuhkan. Akuntansi menyediakan jalur karier yang jelas dan terjamin bagi kamu, karena bidang tersebut adalah bidang yang terus menerus berkembang.

    Di balik seluruh tantangan dan keuntungan yang dapat kau nikmati, tugasmu sebagai seorang akuntan perpajakan akan disesuaikan kepada siapa kamu bekerja.  

    Jika kamu bekerja bagi sebuah perusahaan milik individu dan bagi individu tersebut, maka tugasmu adalah untuk mengisi form pajak dengan baik, memberikan saran terkait perencanaan finansial di masa depan yang berdampak terhadap pajak, dan merespond kepada client berhubungan.

    Sementara, jika kamu bekerja bagi perusahaan atau korporat, kamu akan memegang catatan pajak dari sebuah perusahaan, menganalisis pajak yang harus dibayarkan, dan menghitung berapa jumlah uang yang dapat di-claim jika kamu membayar dengan jumlah yang terlalu lebih.

    Pastikan kamu memilih industri yang sesuai dengan minatmu, agar nantinya kamu menikmati bekerja sebagai seorang akuntan perpajakan, tanpa merasa tertekan.

    Miliki Peluang Besar untuk Jadi Seorang Pebisnis

    spread trading adalah

    © Freepik.com

    Tidak semua profesi memiliki kesempatan ini. Karena kamu bekerja sebagai seorang akuntan perpajakan, kamu menjadi lebih paham mengenai flow bisnis hingga mendetail.

    Dengan kemampuan dan pengetahuanmu saat bekerja di sebuah perusahaan, kamu akan mampu untuk membuka sendiri kantor konsultan pajakmu.

    Kamu dapat memulai dengan memastikan motivasimu saat memulai sebuah bisnis. B

    eberapa mungkin beralasan karena tidak menyukai tekanan yang ada di perusahaan tempat mereka bekerja. Pastikan kamu memiliki alasan yang tepat.

    Mulai berpikirlah, apakah kamu siap untuk menjadi atasan untuk dirimu sendiri dan mengambil banyak “topi” tanggung jawab.

    Baca Juga: 8 Langkah Memulai Bisnis Sampingan saat Masih Bekerja Full-Time

    Akuntan perpajakan adalah profesi yang tak lekang oleh waktu. Setiap perusahaan dan lembaga membutuhkannya.

    Meski demikian, banyak pula orang yang tertarik untuk berkarier di bidang ini.

    Oleh karena itu, pastikan kamu bisa lebih unggul daripada mereka, ya. Jadi, kesempatanmu untuk berkarier di bidang akuntan dan pajak semakin besar.

      Seberapa bermanfaat artikel ini?

      Klik salah satu bintang untuk menilai.

      Nilai rata-rata 4.7 / 5. Jumlah vote: 27

      Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

      We are sorry that this post was not useful for you!

      Let us improve this post!

      Tell us how we can improve this post?


      One response to “6 Hal yang Perlu Kamu Ketahui tentang Profesi Akuntan Perpajakan”

      1. Naila Rahmah says:

        Terima kasih ?

      Leave a Reply

      Your email address will not be published. Required fields are marked *

      Artikel Terkait