3 Perbedaan Antara Data Entry dan Admin

Tayang 13 Jan 2024 - Dibaca 6 mnt
Ditulis oleh : Vivianisa

Data entry dan admin adalah dua profesi yang sering disamakan, walaupun sebenarnya keduanya memiliki perbedaan yang signifikan.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Kedua profesi ini juga merupakan profesi yang banyak dicari oleh berbagai perusahaan.

Namun, sebagai pelamar kerja, jangan sampai kamu tertukar antara profesi data entry dan admin.

Ingin tahu apa saja perbedaannya? Simak tiga perbedaan yang dimiliki data entry dan admin berikut ini!

Baca Juga: Admin Produksi: Definisi, Tugas, Kualifikasi dan Skill yang Dibutuhkan

1. Tanggung jawab

Walau sering kali dianggap sama, profesi data entry dan admin memiliki peran dan tanggung jawab yang berbeda. 

Dikutip dari Indeed, data entry memiliki tanggung jawab utama yaitu memasukkan atau memperbarui data serta memastikan bahwa database organisasi akurat, terkini, dan terorganisasi. 

Maka dari itu, fokus utama dari seorang data entry adalah input data yang akurat.

Berbeda dengan data entry, posisi admin memiliki tanggung jawab yang lebih luas.

Disadur dari Indeed, beberapa tugas yang dimiliki oleh seorang admin adalah:

  • mengarsipkan dan mengatur dokumen
  • mengarahkan panggilan telepon dan pertanyaan
  • menjawab telepon
  • melakukan penjadwalan
  • mengelola perlengkapan kantor

Namun, perlu diketahui bahwa tugas seorang admin di tiap perusahaan biasanya berbeda-beda tergantung dengan kebutuhan perusahaan tersebut.

2. Kemampuan yang dibutuhkan

Setelah memahami perbedaan dalam tanggung jawab keduanya, profesi-profesi tersebut juga membutuhkan keterampilan yang berbeda.

Disadur dari Indeed, untuk menjadi seorang data entry yang andal kamu membutuhkan kemampuan seperti:

  • kemampuan mengetik yang cepat dan akurat
  • perhatian terhadap detail
  • bisa menggunakan perangkat lunak pengolah kata atau spreadsheet
  • kerja sama tim
  • fokus

Disadur dari Upwork, kemampuan yang dibutuhkan seorang admin beberapa diantaranya adalah:

Baca Juga :  Corporate Secretary, Sosok Penting di Balik Birokrasi dan Kepatuhan Perusahaan

Jika dilihat dari daftar skills di atas, terdapat beberapa kesamaan dalam kemampuan yang dimiliki oleh seorang data entry dan administrator.

Karena pekerjaan utama seorang data entry adalah input data, skills mengetik yang cepat dan akurat adalah kemampuan utama yang harus dikuasai.

Sementara itu, karena lingkup pekerjaan admin yang lebih luas, keteraturan adalah kemampuan yang harus dikuasai.

Baca Juga: 10 Administrative Skills yang Perlu Dikuasai untuk Menunjang Karier

3. Tingkat kesulitan

Mengutip We are Fiber, posisi admin memiliki tingkat kesulitan lebih dibandingkan data entry.

Mengapa demikian?

Sebab, seorang admin memiliki peran yang lebih luas dan kompleks hingga memerlukan kemampuan manajemen yang baik.

Sementara itu, data entry banyak melibatkan proses input data ke dalam sebuah sistem yang tidak memerlukan keputusan besar atau pemecahan masalah yang kompleks.

Namun, hal tersebut mungkin tidak selalu terjadi karena setiap perusahaan memiliki sistem dan lingkupnya masing-masing.  

Baca Juga: Dapat Bekerja secara Remote, Seperti Apa Tugas Seorang Virtual Assistant?

Nah, itu dia perbedaan yang dimiliki antara profesi admin dan data entry dilihat dari berbagai aspek.

Meskipun berbeda, ada beberapa perusahaan yang memilih untuk menggabungkan kedua peran tersebut menjadi satu posisi sebagai upaya untuk meningkatkan efisiensi. 

Posisi tersebut juga umumnya terbuka untuk semua orang, tanpa memerlukan latar belakang pendidikan tertentu.

Kamu ingin melamar untuk posisi ini? Informasi tersebut juga bisa kamu temukan di Glints.

Klik link ini untuk mendapat informasi pekerjaan data entry terkini atau link ini untuk menemukan posisi admin.  


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon