8 Alasan Kenapa HP Cepat Panas yang Sering Disepelekan
Ditulis oleh : Idzni Meutia
Bingung kenapa HP-mu cepat panas? HP yang mudah overheat atau panas sebaiknya jangan dianggap remeh.
Sebab jika tidak diatasi, bukan hanya akan mengganggu produktivitas yang menyangkut pekerjaan, seperti komunikasi dengan klien atau baca email, tapi juga berpotensi merusak HP-mu.
Maka dari itu, yuk, simak beberapa alasan kenapa HP cepat panas yang telah Glints siapkan untukmu di bawah ini!
1. Terlalu lama terpapar suhu panas
Paparan sinar matahari langsung atau suhu ruangan adalah salah satu alasan umum kenapa HP cepat panas.
Suhu HP yang sudah panas karena digunakan, ditambah dengan panas dari luar, bisa membuat HP menjadi lebih mudah panas.
Meletakkan HP di dashboard mobil juga dapat menyebabkan overheat, bahkan mungkin meledakkan HP.
2. Layar terlalu cerah
Tingkat kecerahan layar yang terlalu tinggi akan memaksa baterai HP bekerja lebih keras dan menghasilkan lebih banyak panas.
Maka dari itu, turunkan kecerahan layar dan perpendeklah durasi batas waktu agar HP tidak menyala terlalu lama.
Gunakan juga pelindung layar antiglare bila perlu.
3. Terlalu banyak aplikasi yang terbuka
Membuka banyak aplikasi sekaligus dapat menyebabkan overheat.
Avast menyebut, terutama aplikasi yang memiliki elemen augmented reality (AR), seperti filter di Instagram dan Tiktok atau aplikasi dengan grafis berat seperti Photoshop dan Canva.
Aplikasi tersebut bisa membuat ponsel panas jika digunakan dalam waktu yang lama, karena memberatkan CPU HP, yang sebenarnya berfungsi sebagai otaknya.
Ketika CPU terlalu banyak bekerja, baik untuk menjalankan aplikasi berat atau tugas latar belakang, panas bisa timbul dengan cepat.
4. Terlalu lama bermain game
Sama seperti PC, bermain game di HP akan membebani CPU dan GPU, sehingga dapat menyebabkan HP menghasilkan banyak panas.
Apalagi, kalau kamu bermain game selama beberapa jam secara terus menerus.
5. Pembaruan perangkat lunak
HP cenderung memanas ketika sedang menjalankan pembaruan software atau setelahnya.
Proses pembaruan bahkan mungkin menggunakan lebih banyak daya jika ada bug yang perlu diperbaiki.
Namun, tak perlu khawatir. HP akan kembali mendingin setelah pembaruan selesai dan HP telah dinyalakan kembali.
6. Masalah pengisian daya
Adanya masalah pada port pengisian daya, kabel charger yang sudah aus, atau bahkan baterai yang rusak, dapat menjadi penyebab lainnya kenapa HP cepat panas.
Untuk memeriksanya, coba isi daya HP dengan kabel atau port pengisi daya yang berbeda.
Kamu juga bisa coba menggunakan wireless charger, atau mencolokkannya ke stopkontak yang berbeda.
7. Ventilasi tertutup
Mengutip dari Anker, jjika HP kamu tidak memiliki ventilasi yang cukup di sekelilingnya saat mengisi daya, panas yang dihasilkan oleh komponen internal tidak dapat keluar dan akan menyebabkan panas.
Apalagi, jika kamu menggunakannya di suhu ruangan yang panas atau paparan sinar matahari yang terlalu lama.
Maka, pastikan perangkat memiliki ruang sirkulasi udara yang yang bersih dan cukup. Bersihkanlah port pengisian daya secara teratur dan hati-hati.
8. Malware atau virus
Pembajakan HP kian marak terjadi.
HP yang terkena infeksi malware karena penggunaan aplikasi palsu atau mengklik tautan yang berpotensi mengandung virus berbahaya dapat menyebabkan CPU dan memorinya terbajak.
Hal ini dapat memperlambat kinerja perangkat dan menyebabkan panas berlebih.
Maka dari itu, berhati-hatilah dalam membuka tautan yang masuk ke HP-mu secara asal, dan usahakan menggunakan aplikasi resmi, ya.
Demikian beberapa cara untuk mengatasi laptop yang cepat panas. Semoga masalah ini tak lagi mengganggu produktivitasmu saat bekerja, ya.
Selain masalah laptop, ada banyak tantangan lain terkait perangkat kerja yang mungkin mempengaruhi kelancaran saat bekerja.
Untuk membantumu mengatasinya, Glints Blog punya kumpulan artikel mengenai topik terkait tools pekerjaan, seperti laptop, HP, dan beragam program atau aplikasi di dalamnya.
Ayo baca kumpulan artikelnya sekarang agar pekerjaanmu tak lagi terhambat!
