Mendalami Peran Data Engineer, Profesi IT dengan Peluang Karier yang Menarik

Diperbarui 08 Feb 2022 - Dibaca 5 mnt

Isi Artikel

    Prospek kerja di bidang IT sedang banyak dilirik, terlebih berkat pertumbuhan perusahaan rintisan berbasis teknologi yang kian subur dari tahun ke tahun. Tak hanya programmer dan developer, ada satu lagi profesi IT yang tampaknya mulai digemari yakni data engineer.

    Bisa dibilang, data menjadi komoditas yang menjanjikan di era  Industri 4.0. Saking pentingnya, banyak orang mengumpamakan data sebagai sumber daya yang sama berharganya dengan minyak.

    Itulah sebabnya peran data engineer profesional sangat dibutuhkan saat ini. Namun, kamu sudah tahu belum apa saja tugas dan persyaratan yang harus dimiliki seseorang agar dapat menjadi data engineer yang andal?

    Glints akan bahas hal-hal dasar seputar profesi ini untuk membantu kamu menentukan pijakan karier di bidang IT.

    Apa Itu Data Engineer?

    affiliate marketing

    © Unsplash.com

    Biasanya, data engineer bekerja sama dengan data analyst dan data manager. Meski namanya mirip, ketiga profesi yang berkaitan dengan data ini punya tugas yang berbeda.

    Secara umum, data engineer bisa diartikan sebagai orang yang bertanggung jawab terhadap infrastruktur data di sebuah perusahaan.

    Mereka bertugas membangun sistem atau infrastruktur yang berkaitan dengan volume data dalam jumlah besar.

    Infrastruktur ini bisa berupa database, pipeline, data warehouse, maupun sistem lainnya yang dirancang untuk memproses data berskala besar.

    Bayangkan saja, kamu harus mampu membangun sistem yang dapat menampung ribuan, bahkan jutaan permintaan dalam satu menit.

    Jumlah data yang sebanyak itu tidak mungkin ditampung dalam infrastruktur konvensional, bukan?

    Karenanya, mereka akan ditugaskan membangun sekaligus memelihara sistem tersebut agar dapat digunakan untuk kepentingan perusahaan.

    Baca Juga: Mengenal Apa Itu Big Data serta Peran Pentingnya untuk Kepuasan Pelanggan

    Keahlian yang Harus Dimiliki Seorang Data Engineer

    perbedaan front end dan back end

    © Pexels.com

    Pekerjaan data engineer membutuhkan kemampuan logis, pengetahuan tentang database serta pemrograman dasar.

    Karena melibatkan komponen IT dalam pekerjaan dan tanggung jawabnya, umumnya perusahaan menginginkan lulusan Informatika atau Matematika dan Statistika untuk mengisi posisi data engineer.

    Namun, setiap orang dengan kemampuan dan passion yang mumpuni di bidang data pun dapat melamar untuk posisi ini.

    Pada praktiknya, banyak juga yang tidak mempunyai latar belakang pendidikan formal di bidang IT.

    Untuk meningkatkan nilai jual, kamu harus bisa membuktikan kemampuan di bidang data dengan menyertakan sertifikat, misalnya dari Google Professional Data Engineer atau IBM Certified Data Engineer.

    Baca Juga: Mengenal Dasar-Dasar Bahasa Pemrograman C++

    Selain yang dibahas tadi, ada beberapa kemampuan teknis yang juga harus kamu kuasai untuk menjadi seorang data engineer, seperti:

    1. Menguasai SQL dan Phyton

    SQL (Structured Query Language) merupakan bahasa pemrograman yang digunakan dalam mengakses data. Dengan SQL, kamu bisa mengakses, mengambil data, menjalankan query, maupun menghapus data dalam database.

    Selain SQL, data engineer juga dianjurkan untuk menguasai bahasa pemrograman Phyton. Phyton sering digunakan dalam pengembangan situs web, perangkat lunak, system scripting, hingga manajamen data.

    Hal yang membuat Phyton diandalkan dalam manajemen data adalah kemampuannya dalam menguraikan baris kode maupun data agar lebih mudah terbaca.

    2. Pengalaman di Bidang Cloud Platforms

    Cloud computing atau komputasi awan adalah teknologi komputerisasi via server internet. Sistem ini memungkinkan pengguna menyimpan data berskala kecil hingga besar.

    Karena menggabungkan sistem komputer dan internet, kamu bisa mengakses data dari berbagai lokasi dan platform.

    Saat ini, platform cloud computing yang paling sering digunakan dalam manajemen data adalah Amazon Web Services.

    3. Pengetahuan di Bidang System Scripting

    Bahasa script digunakan untuk menerjemahkan kode atau perintah dalam sebuah situs. Kamu akan menggunakan scripting untuk membuat data lebih terbaca dan dapat lebih mudah diproses oleh data manager.

    Baca Juga: 7 Pertanyaan Interview Kerja untuk Posisi Software Engineer

    Prospek Karier Data Engineer

    public relation

    © Unsplash.com

    Di era Big Data dan industri 4.0., profesi IT yang satu ini makin banyak dicari perusahaan. Tak hanya dibutuhkan perusahaan IT, mereka juga kerap dilibatkan dalam industri perbankan yang kini mulai beralih ke teknologi digital.

    Jadi, bisa dibilang profesi IT ini memiliki prospek karier yang menjanjikan.

    Semakin banyak ilmu dan jam terbang, nilai jual kamu pun akan meningkat. Dilansir dari Noodle.com, jabatan tertinggi data engineer adalah Chief Data Officer, yang artinya kamu bakal membawahi data analyst, data engineer, dan data manager.

    Cukup menarik bukan prospek kariernya? Nah, pastikan kamu sudah sign up di Glints untuk mendapatkan informasi seputar karier dan peluang kerja terbaru di bidang teknologi dan engineering.

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 5 / 5. Jumlah vote: 3

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Comments are closed.

    Artikel Terkait