Jurusan Sastra Jepang: Apa Itu, Mata Kuliah, dan Prospek Kerja

Tayang 04 Okt 2024 - Dibaca 6 mnt
Ditulis oleh : M. Ichsan Medina

Jika kamu adalah seseorang yang tertarik dengan hal-hal yang berkaitan dengan Jepang, bisa pertimbangkan untuk masuk jurusan sastra Jepang.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Jurusan ini sangat cocok jika kamu senang dengan bahasa Jepang dan tertarik untuk mendalaminya lebih jauh lagi.

Yuk, pelajari seluk-beluk jurusan ini dengan baca rangkuman singkat Glints berikut!

Apa Itu Jurusan Sastra Jepang?

Melansir Universitas Indonesia, jurusan sastra Jepang adalah program studi yang mempelajari hal-hal seputar bahasa Jepang yang mencakup unsur kebahasaan, linguistik, dan kebudayaan penggunanya.

Di jurusan ini juga kamu akan belajar karya sastra dan sejarah Jepang secara singkat. Tak hanya itu, kamu juga akan belajar menulis huruf Jepang atau Kanji.

Tak hanya itu, kamu juga akan belajar lima huruf yang dipakai untuk komunikasi verbal di bahasa Jepang seperti katakana, hiragana, lanji, romaji, serta alfabet.

Dengan materi yang dipelajari, mahasiswa jurusan ini dapat menjadi sastrawan atau kritik sastra setelah lulus nanti.

Lulusan dari jurusan ini pun bisa menjadi tenaga pendidik bahasa Jepang, bekerja di perusahaan Jepang, atau pegawai pemerintahan atau kementerian.

Baca Juga: Jurusan Fotografi: Mata Kuliah, Universitas, dan Prospek Karier

Mata Kuliah Jurusan Sastra Jepang

Di jurusan sastra Jepang, mahasiswa akan mendapatkan beragam mata kuliah inti yang akan menjadi fondasi pengetahuan dan keterampilannya.

Berikut adalah beberapa contoh mata kuliah inti yang akan kamu dapatkan sebagai mahasiswa jurusan Sastra Jepang di Universitas Gadjah Mada.

1. Semester I

  • Pengantar Kejepangan
  • Tata Bahasa I
  • Dounyuu I
  • Fukushuu I
  • Kanji I
  • Menyimak dan Berbicara I

2. Semester II

  • Tata Bahasa II
  • Dounyuu II
  • Fukushuu II
  • Kanji II
  • Menyimak dan Berbicara II
  • Membaca I
  • Mengarang I
Baca Juga :  Akreditasi Kampus: Arti, Manfaat, dan Cara Ceknya

3. Semester III

  • Tata Bahasa III
  • Menyimak dan Berbicara III
  • Pengantar Studi Kejepangan
  • Membaca II
  • Mengarang II
  • Menyimak dan Berbicara III

4. Semester IV

  • Tata Bahasa IV
  • Menyimak IV dan Berbicara IV
  • Membaca III
  • Mengarang III

5. Semester V

  • Membaca IV
  • Mengarang IV
  • Kemahiran Berbahasa I yang setara JLPT N3

Di semester 5 juga, mahasiswa jurusan Sastra Jepang UGM dapat memilih peminatan di 4 bidang, yaitu Sastra, Sejarah, Budaya, dan Bahasa.

Masing-masing peminatan memiliki mata kuliah peminatan yang wajib diambil mahasiswa yang mengikuti program peminatan tersebut.

Beberapa mata kuliah peminatan tersebut seperti:

  • Sejarah Pendidikan dan Pemikiran Jepang
  • Sejarah Ekonomi dan Bisnis Jepang
  • Nihongogaku I (Pengantar, Fonologi, Semantik)
  • Nihongogaku II (Morfosintaksis)
  • Apresiasi Puisi Jepang
  • Apresiasi Prosa Jepang I
  • Antropologi Struktural
  • Sejarah Hubungan Indonesia-Jepang
  • Sejarah Sosial dan Kemasyarakatan Jepang

6. Semester VI

  • Kemahiran Berbahasa II
  • Bahasa Jepang Profesi I
  • Telaah Teks Tulis

Pada semester 6, mahasiswa jurusan Sastra Jepang UGM masih memiliki mata kuliah peminatan lanjutan tergantung program yang dipilihnya.

Tak hanya itu, mahasiswa juga akan mendapatkan mata kuliah kajian yang wajib dipilih dan maksimal dipilih 2 bidang, yaitu:

  • Kajian Bahasa Jepang
  • Kajian Sastra Jepang
  • Kajian Sejarah Jepang
  • Kajian Budaya Jepang

Setelah itu, pada semester 7 dan 8 mahasiswa di jurusan ini akan mengambil skripsi sebagai mata kuliah terakhir serta salah satu syarat kelulusan.

Baca Juga: Jurusan Farmasi: Ketahui Materi Kuliah dan Prospek Kerjanya

Prospek Kerja Jurusan Sastra Jepang

Salah satu pertanyaan yang mungkin akan muncul saat memilih jurusan sastra Jepang adalah prospek kerja apa yang dimiliki setelah lulus nanti.

Namun kamu tidak perlu khawatir karena masih mengutip Universitas Indonesia, lulusan dari jurusan ini bisa bekerja di berbagai sektor yang membutuhkan ahli bahasa dan budaya.

Baca Juga :  Instrumen Penelitian: Apa Itu, Jenis-Jenis, Contoh

Untuk lebih lanjut, cek beberapa prospek karier yang bisa dijalani oleh lulusan dari jurusan ini.

1. Penerjemah bahasa Jepang

Salah satu prospek kerja yang bisa dipertimbangkan bagi lulusan dari jurusan ini adalah penerjemah bahasa Jepang

Sebagai penerjemah kamu bertanggung jawab untuk mengalihbahasakan teks tertulis dari bahasa Jepang ke bahasa Indonesia atau sebaliknya secara akurat.

Kamu juga tidak boleh menghilangkan konteks dari teks bahasa Jepang yang kamu terjemahkan.

Teks yang akan kamu terjemahkan tentunya beragam bentuknya, mulai dari dokumen seperti surat hingga karya sastra.

2. Interpreter bahasa Jepang

Prospek kerja lain yang bisa dijalani oleh lulusan dari jurusan sastra Jepang adalah interpreter.

Seorang interpreter bertugas untuk menerjemahkan secara lisan secara dua arah di tempat (on the spot) tanpa menggunakan kamus atau bahan referensi tambahan lainnya.

Biasanya, interpreter akan menerjemahkan pembicaraan saat seminar, konferensi, presentasi, atau pengadilan yang menggunakan bahasa bilingual.

Interpreter juga bisa bekerja dalam urusan bisnis, diplomasi, pendidikan, liasion organizer (LO), hingga di tempat wisata.

3. Guru bahasa Jepang

Pekerjaan lain yang bisa dijalani oleh lulusan dari jurusan ini adalah guru bahasa Jepang.

Sebagai guru bahasa Jepang, kamu bertanggung jawab untuk mengajarkan bahasa Jepang dan mengembangkan rencana pembelajaran untuk diterapkan di kelas ke murid.

Kamu bisa mengajarkan bahasa Jepang di sekolah di Indonesia seperti SMA hingga lembaga bahasa asing.

4. Copywriter

Bidang karier lain yang dapat dijalani oleh lulusan jurusan sastra Jepang adalah copywriter.

Sebagai copywriter kamu bertugas untuk membuat tulisan atau konten promosi yang sesuai dengan tone of voice suatu brand.

Konten promosi yang dibuat bisa beragam bentuknya, mulai dari artikel blog, post di media sosial, hingga iklan.

5. Tour guide

Profesi lain yang bisa kamu jalani setelah lulus dari jurusan ini adalah tour guide.

Sebagai tour guide kamu akan bertugas untuk menunjukkan tempat-tempat menarik kepada wisatawan.

Baca Juga :  20 Pertanyaan Wawancara Beasiswa Dalam Negeri dan Jawabannya

Dengan kemampuan bahasa Jepang-mu, kamu bisa memandu turis-turis dari Jepang yang sedang berwisata ke Indonesia.

Baca Juga: Jurusan PGSD: Apa Itu dan Apa yang Dipelajari?

Itu adalah pembahasan singkat dari Glints seputar jurusan sastra Jepang yang bisa kamu pelajari.

Selain paparan di atas, kamu bisa mempelajari lebih banyak jurusan di perkuliahan dengan baca kumpulan artikel kategori Panduan Akademis di Glints Blog.

Tak hanya itu, kamu juga bisa menemukan beragam topik menarik lain yang berkaitan dengan kegiatan perkuliahan seperti tugas kuliah hingga tips mendapatkan nilai A di suatu mata kuliah.

Menarik bukan? Yuk, klik tombol di bawah untuk baca kumpulan artikelnya secara gratis!

BACA DI SINI


Komentar ditutup.

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon