Serangkaian Istilah Saham yang Perlu Dipelajari Sebelum Berinvestasi

Diperbarui 20 Sep 2021 - Dibaca 8 mnt

Isi Artikel

    Sebelum berinvestasi di pasar saham, wajib hukumnya bagi kamu untuk mempelajari beberapa istilah saham yang sangat mendasar. 

    Serangkaian istilah ini sangat penting untuk diketahui arti dan kegunaannya di dalam dunia investasi, terutama bagi investor pemula.

    Untungnya, Glints sudah menyiapkan daftar istilah saham yang paling mendasar.

    Ingin tahu apa saja istilah dan jargon yang masuk ke dalam daftar tersebut?  Yuk, simak lebih lanjut!

    Baca Juga: Ingin Investasi? Pelajari 13 Istilah Berikut Beserta Pengertiannya!

    Istilah dalam Investasi Saham

    risiko menabung saham

    © Unsplash.com

    1. Bursa efek

    Istilah saham pertama yang wajib kamu ketahui adalah bursa efek.

    Dilansir dari OJK-Pedia, bursa efek adalah pihak yang menyediakan sistem dan sarana untuk melangsungkan perdagangan saham.

    Sistem dan sarana yang disediakan oleh bursa efek diperuntukkan bagi pihak penawar (penjual) dan pembeli efek. 

    Bursa efek juga memiliki sebutan lain, seperti bursa saham dan pasar saham. 

    2. Buy & sell

    Buy & sell merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan proses pembelian dan penjualan lembar saham. 

    Proses ini dilakukan pada periode waktu tertentu, tergantung dari keputusan investor.

    Ketika kamu melakukan buy atau pembelian saham, hal tersebut berarti kamu masuk ke dalam bursa efek dan membeli lembar saham.

    Alasan orang melakukan sell atau menjual kembali saham yang dimiliki pun beragam. 

    Ada yang menjual saham karena membutuhkan dana cair, tren menurun, atau memang sesuai dengan strategi investor tersebut saja.

    3. Indeks harga saham

    Jargon saham berikutnya adalah indeks harga saham. 

    Indeks harga saham merupakan angka yang menunjukkan harga rata-rata dari beberapa perusahaan yang terdaftar di dalam satu indeks. 

    Indeks ini sangat penting untuk diketahui, terutama oleh para calon investor.

    Hal ini dikarenakan calon investor membutuhkan gambaran mengenai performa perusahaan publik yang ingin mereka investasikan. 

    Di dalam Bursa Efek Indonesia (BEI), terdapat kurang lebih 34 indeks harga saham yang disediakan.

    4. Capital gain

    Ketika berinvestasi, tentu mayoritas tujuan utama setiap investor adalah mencari keuntungan. 

    Nah, capital gain merupakan istilah saham yang menggambarkan keuntungan modal yang diperoleh investor. 

    Cara menghitung capital gain adalah dengan mencari selisih dari harga jual dan harga beli saham.

    5. Capital loss

    Istilah berikutnya merupakan jargon saham yang paling dihindari oleh para investor.

    Pasalnya, capital loss menggambarkan kerugian modal yang dialami oleh investor. 

    Jika seorang investor menjual saham dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga belinya, maka ia mengalami apa yang dinamakan capital loss.

    6. Dividen

    Ketika mulai berinvestasi, kamu wajib mengetahui istilah yang satu ini.

    Dividen merupakan keuntungan atau laba yang diperoleh perusahaan, lalu dibagikan kepada para pemegang saham. 

    Pembagian dan besaran dividen nantinya tergantung pada kebijakan masing-masing perusahaan, bisa dalam bentuk uang ataupun saham.

    Sebagai contoh, kamu membeli saham sebuah perusahaan. Di akhir tahun, perusahaan tersebut mendapatkan laba atau keuntungan. 

    Nah, kamu yang berperan sebagai investor atau salah satu pemegang saham berhak untuk mendapatkan dividen.

    Baca Juga: Pahami Dulu Berbagai Jenis Saham Sebelum Mulai Investasi

    7. Deposit

    Sama dengan menabung di sebuah bank, ketika ingin berinvestasi saham kamu perlu melakukan deposit.

    Deposit ini merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan penyimpanan uang ke rekening saham.

    Rekening saham ini juga dikenal dengan nama Rekening Dana Nasabah (RDN).

    Para investor perlu memasukkan minimum uang ke dalam rekening ini, tergantung dari saham yang akan dibeli.

    8. Rapat umum tahunan

    Ketika terjun di dunia investasi saham, kamu perlu mengetahui jargon saham yang satu ini. 

    Rapat umum tahunan merupakan rapat yang diadakan setiap tahun untuk melaporkan hasil usaha tahun buku sebelumnya kepada pemegang saham. 

    Rapat ini diadakan antara pemegang saham, direksi perusahaan, dan komisaris perusahaan. 

    Selain melaporkan hasil usaha tahun buku sebelumnya, rapat ini juga ditujukan untuk menentukan kebijakan perusahaan di tahun buku mendatang.

    9. Lelang

    Jargon saham berikutnya adalah lelang. Istilah lelang di sini kurang lebih sama dengan lelang pada umumnya. 

    Dilansir dari OJK-Pedia, lelang merupakan istilah yang digunakan untuk penjualan saham di bursa efek. 

    Penjual saham dapat menawarkan harga awal yang memang diinginkan.

    Namun, jika tidak ada pembeli yang tertarik untuk membeli, penjual dapat melakukan apa yang dinamakan lelang turun.

    Jadi, penjual dapat menurunkan harga saham sampai terbentuk kesepakatan dengan pembeli.

    10. Emiten

    Emiten merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan pihak yang memperoleh dana dari pasar modal. 

    Dana tersebut diperoleh dengan cara menerbitkan dan menjual efek ke publik atau masyarakat umum.

    Efek yang dimaksud di sini dapat berupa saham, obligasi, dan lainnya. 

    Emiten itu sendiri dapat berupa perorangan, organisasi atau kelompok, dan juga perusahaan. 

    11. LQ45 index

    Istilah saham terakhir yang perlu kamu ketahui adalah LQ45 index, yang merupakan singkatan dari Liquid 45 index

    Dilansir dari Bursa Efek Indonesia, LQ45 merupakan gabungan dari 45 emiten dengan likuiditas tertinggi. 

    Hal ini menunjukkan bahwa ke-45 emiten tersebut menduduki posisi tertinggi dari segi penjualan ataupun pembelian di pasar modal.

    Baca Juga: Ingin Terjun ke Dunia Saham? Pahami 5 Risiko Menabung Saham Ini

    Nah, itu dia 11 jargon dan istilah saham yang perlu kamu pelajari. 

    Untuk mempelajari lebih lanjut, kamu bisa langsung terjun dengan men-download aplikasi saham.

    Jika masih ingin belajar lebih lanjut dan mendapatkan opini dari orang ketiga, kamu bisa bergabung dengan Glints Komunitas, lho.

    Kamu bisa mendiskusikan mengenai investasi saham, investasi secara umum, ataupun perihal keuangan lainnya. 

    Jadi, tunggu apalagi? Yuk, segera bergabung dengan Glints Komunitas!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 5 / 5. Jumlah vote: 1

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Comments are closed.

    Artikel Terkait