Hashtag: Apa Itu, Cara Kerja, Manfaat, dan Tips Menggunakannya

Diperbarui 23 Mei 2022 - Dibaca 10 mnt

Isi Artikel

    Tahukah kamu apa itu hashtag dan siapa yang menggunakannya pertama kali di internet? Hashtag adalah simbol tagar (#) yang pertama kali digunakan oleh Chris Messina, web marketing specialist Twitter.

    Penggunaan hashtag itu muncul pada musim panas tahun 2007. Messina menyarankan penggunaan hashtag sebagai penanda bagi tweets yang berhubungan pada satu topik.

    Sejak saat itu, penggunaan hashtag meluas. Hashtag saat ini tidak hanya digunakan di Twitter saja, tetapi juga di berbagai platform media sosial lainnya.

    Apa Itu Hashtag?

    Hubspot menyebut arti dari hastag sebagai frasa kata kunci yang dieja tanpa spasi, dengan tanda pagar (#) di depannya.

    Misalnya, #Glints dan #WriteYourOwnNormal, itu adalah contoh penggunaan hashtag.

    Hashtag ini mengikat percakapan publik dari semua pengguna yang berbeda ke dalam satu aliran.

    Kamu dapat menemukannya dengan mencari kata kunci, mengklik hashtag, atau menggunakan tools.

    Agar postingan dengan hashtag tersebut muncul di penelusuran siapa saja, postingan dengan hashtag tersebut harus bersifat publik.

    Bagaimana Cara Kerja Hashtag?

    apa itu hashtag

    © Unsplash.com

    1. Bagaimana hashtag bekerja di Twitter

    Hashtag Twitter menghubungkan percakapan berbagai pengguna menjadi satu kumpulan.

    Jika pengguna Twitter yang tidak saling terhubung menggunakan hashtag yang sama, tweet mereka akan muncul di kumpulan yang sama.

    Hashtag populer akan muncul pada laman trending Twitter. Kamu juga bisa mencari hashtag yang lebih spesifik melalui kolom pencarian.

    Hasil pencarian hashtag tersebut akan muncul pada beberapa kolom berikut.

    • Top, yaitu kumpulan tweet dengan hashtag yang paling banyak berinteraksi. Biasanya merupakan tweet dari orang atau brand berpengaruh yang memiliki banyak pengikut.
    • Latest, yaitu kumpulan tweet terbaru dari semua orang yang membuat tweet dengan hashtag itu.
    • People, yakni daftar akun Twitter teratas untuk diikuti terkait dengan hashtag tersebut.
    • Photos, yaitu kumpukan foto yang disertakan dalam tweet yang menggunakan hashtag tersebut.
    • Videos, yaitu kumpulan tweet dengan hashtag tersebut yang memiliki video di dalamnya.

    2. Bagaimana hashtag bekerja di Instagram

    Seperti di Twitter, hashtag Instagram juga adalah hal yang menghubungkan percakapan berbagai pengguna ke dalam satu kelompok.

    Jika pengguna Instagram menggunakan hashtag yang sama, kiriman mereka akan muncul di kelompok hashtag tersebut.

    Seperti Twitter, kamu dapat mencari hashtag tertentu melalui kolom search. Hasil pencarian tersebut akan muncul dalam kolom berikut.

    • Related hashtag, mengumpulkan semua hashtag terkait dengan pencarianmu.
    • Top post, menampilkan sembilan kiriman yang menggunakan hashtag yang memiliki engagement paling banyak. Biasanya merupakan postingan dari orang atau brand yang berpengaruh.
    • Most recent, kumpulan post Instagram terbaru dari semua orang yang mem-posting hashtag tersebut.
    Baca Juga: Strategi Menggunakan Hashtag Instagram yang Efektif untuk Marketing

    Manfaat Hashtag

    © Freepik.com

    Penggunaan hashtag saat ini memiliki peran kunci dalam social media marketing. Berikut beberapa manfaat hashtag menurut Hootsuite.

    1. Meningkatkan engagement dengan followers

    Mencantumkan hashtag di postingan berarti ikut serta dalam percakapan yang terjadi di platform media sosial tersebut. Itu akan membuat post tersebut terlihat dalam percakapan itu.

    Ini dapat mengarah pada keterlibatan yang lebih besar, termasuk meningkatkan keterlibatan media sosial brand kamu melalui like, share, komentar, dan followers baru.

    2. Kesempatan untuk membangun brand kamu

    Membuat hashtag khusus untuk brand dapat menjadi cara yang efektif untuk mempromosikan bisnis dan mendorong percakapan pengguna.

    3. Cara menunjukkan dukungan untuk masalah sosial

    Menggunakan hashtag yang terkait dengan masalah di luar brand adalah cara yang tepat untuk ikut terlibat dalam masalah sosial yang sedang menjadi perbincangan followers-mu.

    4. Menambahkan konteks pada post media sosial

    Di Twitter, kamu tidak memiliki banyak ruang untuk menulis teks. Kamu hanya memiliki 280 karakter untuk menulis satu postingan tweet.

    Di Instagram, teks yang lebih panjang tidak selalu yang paling efektif. Sama dengan Facebook, Pinterest, LinkedIn atau platform lainnya, terkadang lebih sedikit lebih baik.

    Menggunakan hashtag adalah cara untuk mengontekstualisasikan apa yang kamu bicarakan, tanpa perlu menghabiskan karakter.

    Kamu juga dapat mengelompokkan beberapa postingan dengan konteks yang sama dalam satu hashtag saja.

    5. Membantu target audiens menemukan brand

    Di Instagram dan LinkedIn, pengguna dapat mengikuti hashtag yang dibuat oleh pengguna lain.

    Menggunakan beberapa hashtag populer dapat menjadi cara lain untuk membantu pengguna baru menemukan brand-mu.

    Misalnya, jika kamu menggunakan #travel di post Instagram kamu, seseorang yang mengikuti hashtag tersebut akan melihat postingan terbarumu di feed mereka.

    Kamu mungkin akan mendapatkan beberapa followers baru dengan cara ini.

    Baca Juga: Hindari 6 Kesalahan Umum Ini saat Melakukan Social Media Marketing

    Tips Menggunakan Hashtag yang Tepat

    apa itu hashtag hastag

    © Freepik.com

    1. Pantau influencer dan pesaing di media sosial

    Mulailah dengan melakukan analisis kompetitif di media sosial. Kumpulkan informasi tentang pesaing dan influencer yang relevan dalam niche market kamu.

    Catat hashtag apa saja yang sering digunakan dan berapa banyak tagar yang digunakan di setiap postingan.

    Ini akan membantumu mempelajari bagaimana pesaingmu terlibat dan kata kunci mana yang cenderung mereka gunakan.

    2. Gunakan hashtag secukupnya

    Tips berikutnya adalah untuk selalu menggunakan hashtag secukupnya.

    Hal ini cukup penting, pasalnya, memanfaatkan terlalu banyak hashtag justru akan membuat post sulit untuk ditemukan target audiens.

    Maka dari itu, gunakanlah hashtag yang pada dasarnya sesuai dengan topik dan kebutuhan post. Sekiranya, 2-3 hashtag saja sudah cukup, kok.

    3. Temukan hashtag yang relevan dengan brand kamu

    Jika kamu sudah memiliki pemahaman yang baik tentang hashtag mana yang efektif, pertimbangkan untuk menggunakan tagar yang relevan.

    Ini mungkin sedikit lebih spesifik daripada hashtag populer, namun dapat membantumu terhubung dengan audiens yang lebih bertarget.

    4. Analisis hashtag mana yang berhasil pada postingan sebelumnya

    Hal yang juga perlu dilakukan adalah memantau hashtag mana yang telah kamu gunakan pada kiriman sebelumnya.

    Analisis post mana yang paling populer, lalu lihat apakah ada tren dengan hashtag yang kamu gunakan.

    Jika kamu melihat beberapa postingan yang paling populer selalu berisi beberapa tagar yang sama, pastikan untuk memasukkannya ke dalam kirimanmu selanjutnya.

    5. Manfaatkan branded hashtag

    Memanfaatkan branded hashtag juga bisa menjadi pilihan yang baik untuk marketer.

    Tool satu ini dapat membuat post mudah dikenali dan ditemukan oleh audiens yang berada dalam niche pemasaranmu.

    Nah, memangnya, apa itu branded hashtag? Melansir Digital Marketing Institutebranded hashtag adalah tagar yang dirancang khusus untuk menggambarkan bisnis perusahaan.

    6. Tempatkan hashtag dalam profil atau bio

    Tips selanjutnya untuk memanfaatkan hashtag dengan tepat adalah menempatkannya dalam profil atau bio akun.

    Hal ini cukup bermanfaat. Sebab, dengan meletakkan hashtag pada profil, audiens bisa mengkliknya dan menemukan laman dengan ragam topik serupa.

    Secara tidak langsung, kemungkinan post dan kampanye perusahaan untuk mereka temukan pun menjadi lebih besar.

    Selain itu, menempatkan hashtag pada profil dan bio akun juga bisa menekankan topik serta niche yang ingin disebarkan oleh perusahaan.

    7. Sempatkan diri untuk melihat trending topic

    Menurut laman Hoot Suite, salah satu cara terbaik untuk memanfaatkan hashtag adalah mengikuti tren dalam trending topic.

    Hashtag yang sering digunakan dalam trending topic sudah pasti akan menerima banyak perhatian dari audiens.

    Meskipun demikian, pilih kembali jenis hashtag yang akan kamu manfaatkan. Bila dirasa kurang relevan, sebaiknya kamu tinggalkan.

    8. Gunakan hashtag yang singkat

    Hashtag yang akan kamu gunakan dalam post baiknya memiliki rangkaian kata yang singkat dan padat.

    Mengapa demikian? Sebab, hashtag yang terlalu panjang biasanya akan sulit untuk diingat oleh para audiens dan kompetitor di pasar.

    Di sisi lain, hashtag dengan penggunaan kata yang singkat akan mudah untuk dikenang.

    Hashtag yang singkat pun sejatinya memiliki pengaruh yang lebih besar bagi kesuksesan kampanye marketing perusahaan.

    9. Hindari banned hashtag

    Hal berikutnya yang perlu kamu perhatikan adalah untuk menghindari banned hashtag.

    Bagi kamu yang belum tahu, arti dari banned hashtag adalah kumpulan hastag yang sering dikaitkan pada konten-konten negatif.

    Kebanyakan sosial media melarang penggunaan jenis hashtag tersebut. Namun, terdapat juga beberapa platform yang masih memperbolehkannya.

    Nah, agar post yang kamu sebarkan tidak memberikan kesan negatif, hindari hashtag tersebut secara saksama, ya.

    10. Post pada waktu yang tepat

    Tips penggunaan hashtag terakhir adalah untuk mengirim post pada waktu yang tepat.

    Hal ini penting untuk kamu lakukan supaya hashtag dan post bisa dilihat dengan cepat oleh para audiens.

    Tak hanya itu, menyebarkan post pada waktu yang tepat juga bisa membuat posting-an perusahaan lebih cepat untuk viral.

    Baca Juga: Niche Market: Pengertian, Manfaat, serta Cara Menentukannya

    Nah, itu adalah informasi seputar apa itu hashtag atau tagar dan manfaatnya untuk strategi social media marketing-mu.

    Selain hashtag, ada berbagai tips dari Glints yang bisa kamu baca untuk meningkatkan performa kontenmu di media sosial.

    Temukan ragam artikel seputar media sosial lainnya di Glints Blog. Yuk, klik tombol di bawah ini untuk temukan artikel-artikelnya.

    BACA ARTIKELNYA

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 4.1 / 5. Jumlah vote: 8

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Comments are closed.

    Artikel Terkait