Gambar Pohon Psikotes: Penilaian, Contoh, dan Tips Mengerjakan

Diperbarui 13 Jun 2024 - Dibaca 7 mnt

Isi Artikel

    Gambar pohon psikotes adalah salah satu jenis tes karier yang mungkin akan kamu hadapi saat melamar di perusahaan.

    Tes yang satu ini cukup berbeda daripada psikotes lainnya.

    Kali ini, kamu akan diminta untuk membuat sebuah gambar pohon. Terdengar mudah, bukan?

    Namun di balik tes ini, terdapat banyak penilaian dan interpretasi yang perlu kamu ketahui supaya nanti lebih tahu apa yang harus dilakukan dan dihindari.

    Langsung saja pelajari selengkapnya dari penjelasan Glints berikut!

    Apa Itu Gambar Pohon Psikotes?

    Gambar pohon psikotes adalah salah satu jenis tes psikologi yang digunakan untuk menilai karakteristik dan kepribadian seseorang.

    Tes ini juga biasanya dikenal dengan sebutan Karl Koch’s Tree Test dan Baum Test.

    Nantinya, peserta akan diminta untuk menggambar sebuah pohon di atas kertas kosong.

    Metode tes ini didasarkan pada asumsi bahwa gambar pohon yang dibuat oleh peserta dapat membantu mencerminkan keadaan psikologis dan emosional mereka.

    Tes ini sering digunakan dalam berbagai konteks, seperti seleksi karyawan, evaluasi psikologis, dan penelitian klinis.

    Nantinya, psikolog akan menilai elemen-elemen pohon yang kamu gambar, seperti bentuk, ukuran, hingga proporsi dalam gambar.

    Baca Juga: 7 Tips Mempersiapkan Diri sebelum Menjalani Psikotes Kerja

    Penilaian dan Contoh Psikotes Gambar Pohon

    Penilaian dalam psikotes gambar pohon tentunya dilakukan oleh psikolog atau ahli yang terlatih dalam bidangnya.

    Apa sajakah yang akan dinilai pada tes tersebut? Seperti apa contoh gambarnya?

    Dilansir dari Mind Journal, beberapa penilaian utama dalam psikotes gambar pohon adalah sebagai berikut disertai dengan interpretasi dan contoh gambarnya.

    1. Bagian akar dan tanah

    Gambar pohon psikotes bagian akar

    © Mind Journal

    Jika gambar tersebut memiliki akar yang dalam, berarti kamu dinilai punya kestabilan emosi dan mental.

    Sebaliknya, akar yang dangkal atau tidak memiliki akar sama sekali dapat menunjukkan rasa dikucilkan.

    Akar yang terbentuk secara tidak proporsional juga mungkin menunjukkan adanya sedikit masalah dalam pengendalian emosi dan kemarahan.

    Selain itu, beberapa orang juga menggambar akar tanpa guratan. Nah, ini juga dinilai menandakan kurangnya stabilitas mental dan emosional.

    2. Bagian batang pohon

    Gambar pohon psikotes bagian batang

    © Mind Journal

    Menurut Karl Koch’s Tree Test, jika gambar kamu memiliki batang yang besar, berarti kamu punya kepribadian yang lugas dan penuh energi.

    Sebaliknya, batang yang kecil biasanya menggambarkan seseorang yang kurang bersemangat.

    Di sisi lain, batang pohon yang lebar menandakan bahwa kamu mungkin impulsif dengan sedikit pengendalian diri dan emosi yang tinggi.

    Batang yang tipis menandakan bahwa kamu mungkin juga sangat sensitif.

    3. Bagian cabang atau ranting

    Gambar pohon psikotes bagian cabang

    © Mind Journal

    Cabang yang besar menggambarkan orang yang antusias dengan imajinasi yang besar.

    Tidak ada cabang dapat menunjukkan adanya catatan dalam kondisi kognitif seseorang.

    Bentuk cabang yang digambar juga dapat memiliki makna berbeda, seperti:

    • Cabang yang berbentuk spiral berarti orang tersebut lembut dan memiliki kemampuan komunikasi yang baik.
    • Cabang yang berdaun berarti bersemangat dan aktif.
    • Cabang yang digambar dengan buah-buahan berarti memiliki tujuan dan sasaran tertentu yang ingin mereka capai.

    4. Bagian dedaunan

    Gambar pohon psikotes bagian daun

    © Mind Journal

    Bagian dedaunan dapat menunjukkan perasaan seseorang yang sedang energik atau bersemangat.

    Jika gambarnya mempunyai daun yang besar, ia termasuk orang yang ramah dan mempunyai kemampuan sosial yang baik.

    Jika mereka menggambar daun-daun kecil, mungkin mereka pemalu dan tertutup.

    Baca Juga: Kupas Tuntas 5 Mitos Seputar Psikotes yang Bikin Kandidat Takut

    Tujuan Gambar Pohon Psikotes

    Berikut adalah beberapa tujuan utama dari psikotes gambar pohon:

    1. Evaluasi kepribadian

    Salah satu tujuan utama dari psikotes gambar pohon adalah untuk mengevaluasi kepribadian individu.

    Gambar yang kamu buat dapat memberikan gambaran tentang karaktermu.

    Bentuk, ukuran, dan detail dari pohon yang digambar dapat mencerminkan banyak hal, seperti kepercayaan diri hingga stabilitas emosional.

    2. Menilai kondisi mosional

    Psikotes gambar pohon juga digunakan untuk menilai kondisi emosional seseorang.

    Gambar pohon dapat mengungkapkan perasaan dan emosi yang mungkin tidak disadari atau tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata.

    Detail-detail kecil dalam gambar juga bisa memberikan tanda tentang suasana hati seseorang.

    3. Seleksi potensi karyawan baru

    Psikotes gambar pohon sudah sangat umum digunakan dalam proses rekrutmen kerja.

    Sebab, gambar pohon dapat membantu menggambarkan potensi, motivasi, dan kecocokan individu untuk posisi tertentu.

    Misalnya, seorang kandidat yang menggambar pohon dengan akar yang kuat dan cabang yang luas mungkin dianggap memiliki kemampuan untuk berkembang dalam lingkungan kerja yang dinamis.

    Cara Mengerjakan Gambar Pohon Psikotes

    Ingat, tidak ada jawaban benar dan salah dalam tes ini. Selain itu, tentunya tes ini juga bukan bertujuan untuk mengukur gambar siapa yang paling bagus.

    Berikut adalah beberapa langkah yang perlu kamu ingat ketika mengerjakan gambar pohon psikotes.

    1. Tidak usah terburu-buru

    Pastikan kamu berada dalam keadaan rileks dan tenang sebelum memulai tes.

    Hindari perasaan tertekan atau terburu-buru karena bisa mempengaruhi hasil gambar.

    Kondisi emosional dan mental ini juga akan tergambar pada hasil gambar pohonnya. Jadi, buktikan kalau kamu adalah seseorang yang bisa menyelesaikan tantangan dengan tenang.

    2. Mulai menggambar dari batang pohon

    Sebenarnya, kamu bisa mulai menggambar dari bagian mana saja sesuai keinginanmu.

    Namun, mulai menggambar dari batang pohon biasanya dapat membantumu memastikan bahwa nanti pohonnya punya batang yang kokoh dan proporsional.

    Batang juga biasanya dilihat sebagai elemen dasar yang mencerminkan fondasi kehidupan seseorang.

    3. Tambahkan cabang dan ranting

    Beberapa orang mungkin memilih untuk menggambar pohon tanpa cabang atau dengan cabang yang sedikit.

    Namun, cabang-cabang yang menyebar dari batang dinilai dapat mencerminkan aspirasimu.

    Jadi, kamu bisa menggambar pohon dengan banyak cabang, tapi pastikan proporsinya seimbang.

    4. Gambar daun dan akar dengan detail

    Tambahkan detail seperti daun, bunga, atau buah jika diperlukan.

    Akar juga penting untuk menunjukkan bagaimana kamu merasa terhubung dengan dunia sekitar.

    5. Ingat bahwa ini bukan lomba seni

    Tak perlu khawatir bahwa gambar pohon yang kamu buat tidak sempurna.

    Fokuslah pada ekspresi diri dan bukan pada kesempurnaan artistik.

    Gambar pohon adalah refleksi dari perasaan dan pemikiran seseorang, bukan kompetisi seni.

    Baca Juga: 10 Jenis Psikotes Paling Umum dalam Proses Rekrutmen Kerja

    Demikian rangkuman Glints mengenai apa itu psikotes gambar pohon hingga tips mengerjakannya.

    Semoga proses lamaran kerjamu berjalan lancar, ya.

    Sudah siap untuk direkrut perusahaan top? Yuk, cari berbagai lowongan kerja terbaru di Glints!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 4.7 / 5. Jumlah vote: 3

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Artikel Terkait