8 Efek Kurang Tidur bagi Tubuh, Jangan Dianggap Remeh, ya!

Tayang 03 Jun 2023 - Dibaca 6 mnt

Isi Artikel

    Waktu tidur yang kurang terpenuhi dapat memberikan efek negatif bagi tubuh kita.

    Pasalnya, tidur memiliki peran penting dalam perkembangan fungsi otak dan fisiologi pada sistem tubuh, menurut jurnal Nature and Science of Sleep.

    Seperti apa dampak yang dirasakan tubuh jika kita kekurangan tidur? Ini dia jawabannya.

    Efek Kurang Tidur Secara Jangka Pendek

    Dilansir dari Healthline, jika kamu baru saja begadang efek kurang tidur yang dapat dirasakan adalah:

    1. Gangguan ingatan

    Selama kamu beristirahat, otak kamu membentuk koneksi yang berperan dalam memproses dan mengingat informasi baru. 

    Maka dari itu, kurang tidur dapat mempengaruhi kemampuan kamu dalam berpikir, mengingat, serta memproses informasi. 

    2. Konsentrasi terganggu

    Ketika kamu kurang istirahat, tubuhmu sedang tidak dalam kondisi terbaiknya. 

    Konsentrasi, kreativitas serta skill problem solving-mu  yang penting digunakan dalam bekerja sehari-hari dapat terganggu.

    3. Perubahan mood

    Tidak terpenuhinya waktu tidur yang cukup dapat mengganggu mood kamu. 

    Selain itu, kurang tidur juga dapat berdampak pada meningkatnya rasa cemas atau depresi yang kamu rasakan.

    4. Rasa kantuk yang berlebih di siang hari

    Jam tidur yang tidak tercukupi menyebabkan rasa ingin menguap sepanjang hari, sulit konsentrasi serta rasa lelah yang berlebih.

    Hal tersebut dapat mengganggu konsentrasi serta produktivitas harian kamu dalam bekerja, lho.

    Baca Juga: Waktu Tidur dan Bangun Tidur yang Paling Baik untuk Tubuh

    Efek Kurang Tidur secara Jangka Panjang

    Menurut National Institute of Child Health and Human Development (NICHD), efek dari kurang tidur secara jangka panjang memiliki berbagai dampak yang dapat mempengaruhi kesehatan seperti: 

    1. Menurunkan imunitas

    Waktu tidurmu merupakan kesempatan emas bagi tubuh untuk bekerja membangun sistem kekebalan tubuh.

    Kurang tidur dapat mencegah sistem kekebalanmu membangun kekuatannya untuk melawan bakteri dan virus berbahaya. Dengan begitu, tubuh menjadi rentan sakit. 

    2. Obesitas

    Nafsu makan kita dipengaruhi oleh hormon ghrelin dan hormon leptin. 

    Kurang tidur dapat meningkatkan hormon ghrelin yang mengatur rasa lapar dan menurunkan hormon leptin yang mengatur rasa kenyang. 

    Ketidakseimbangan hormon inilah yang menjadi efek dari kurang tidur dan dapat memicu obesitas.

    3. Risiko diabetes tipe II

    Kurang tidur ekstrem dapat meningkatkan kadar gula darah sehingga menyebabkan resistensi insulin. 

    Telah dilakukan penelitian yang melibatkan 10 peneliti dan lebih dari 18.000 responden. 

    Hasilnya adalah responden yang memiliki waktu tidur antara 7-8 jam per-hari memiliki risiko diabetes paling rendah. 

    Berbeda dengan responden yang memiliki waktu tidur kurang dari 7 hingga 8 jam tiap harinya, mereka memiliki risiko diabetes lebih tinggi.

    4. Risiko kardiovaskular

    Sebuah penelitian menemukan bahwa dampak dari tidur yang tidak cukup adalah meningkatnya tekanan darah terutama bagi penderita hipertensi. 

    Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa orang yang sering kurang tidur memiliki risiko terhadap penyakit kardiovaskular.  

    Baca Juga: 5 Posisi Tidur yang Baik saat Sedang Sakit Punggung

    Cara agar Tidur Berkualitas

    Setelah mengetahui efek jangka panjang dan pendek dari kurang tidur, penting untuk mengetahui bagaimana cara untuk menghindarinya.

    Salah satu faktor terpenting adalah memiliki tidur yang berkualitas. Kiat dalam cara meningkatkan kualitas tidur menurut NY times adalah:

    1. Hindari kafein

    Hindari mengkonsumsi berbagai sumber kafein terutama di sore dan malam hari. 

    Kafein dapat menyebabkan kamu menjadi sulit tidur atau terjaga sepanjang malam.

    2. Miliki jadwal tidur yang teratur

    Bangun rutinitas baru dimulai dari pergi tidur dan bangun pada jam yang sama. 

    Jadwal tidur yang teratur dapat membantu kamu memiliki waktu istirahat yang cukup dan merasa lebih segar di pagi hari.

    3. Ciptakan suasana tidur yang nyaman

    Cobalah bangun suasana tidur senyaman mungkin.

    Sesuaikan pencahayaan kamarmu serta suasana yang tenang untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik.

    Kamu bisa mencoba memutar white noise jika kamu butuh bantuan untuk tidur yang lebih nyenyak.

    Jumlah waktu tidur yang disarankan untuk orang dewasa (18-64 tahun) adalah 7 hingga 9 jam. 

    Baca Juga: 7 Tips Tidur untuk Pekerja dengan Jadwal Kerja Tidak Teratur

    Itulah efek yang dirasakan tubuh jika kamu kekurangan tidur.

    Yuk, jaga kesehatan tubuhmu salah satunya dengan cara membangun pola tidur yang baik.

    Selain artikel ini, kamu bisa temukan informasi kesehatan lain, mulai dari cara menjaga kesehatan di lingkungan kantor hingga mengatasi masalahnya di Glints Blog. 

    Berbagai artikelnya bisa memberimu banyak pengetahuan agar lebih bugar saat kerja.

    Yuk, cek artikel lainnya mengenai kesehatan di sini.

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 5 / 5. Jumlah vote: 1

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Artikel Terkait