×

Tertarik Menjadi Editor Buku? Ini yang Harus Kamu Ketahui

July 7, 2020 | No Comments

Ada banyak pekerjaan di industri literasi. Tidak hanya penulis, editor buku adalah salah satu profesi yang dibutuhkan penerbit.

Hal tersebut bukannya tanpa alasan. Diperlukan seseorang yang bertugas menyunting agar buku-buku yang diterbitkan tidak memiliki cacat baik dalam tata bahasa maupun pengetikan.

Lalu, apa itu editor buku? Seperti apa pekerjaan seorang editor buku dan skill apa saja yang dibutuhkan? Simak rangkuman Glints berikut.

Apa Itu Editor Buku?

editor buku adalah

© paperblanks.com

Editor buku adalah profesi yang bertugas meninjau naskah dan proposal buku untuk memutuskan apakah buku harus diterbitkan.

Ia juga meninjau dan mengedit draf, mengawasi proses publikasi, dan bekerja sama dengan penulis untuk menyempurnakan naskah. 

Dilansir dari Elite Author, editor profesional dapat membantu penulis mengembangkan ide-idenya dan memoles pekerjaannya.

Selain itu, editor dapat membantu memastikan buku yang sudah selesai adalah produk profesional berkualitas tinggi yang siap untuk diterbitkan.

Umumnya, ada tiga bentuk editor yang jasanya digunakan oleh penerbit.

  • Developmental editor, bertugas melihat gambaran besar dan memberikan evaluasi menyeluruh dari pekerjaan penulis untuk membantu menentukan apa yang dibutuhkan agar tulisannya siap untuk diterbitkan.
  • Proofreader, yang hanya bertugas menemukan kesalahan pengetikan dan memperbaiki kesalahan tata bahasa tepat sebelum proses penerbitan buku.
  • Editor baris, bertugas mengidentifikasi kalimat atau kata yang digunakan penulis dalam tulisannya, memastikan nada tulisan konsisten, dan menyempurnakan pilihan kata dan sintaksis sebuah naskah.

Baca Juga: 8 Hal yang Perlu Kamu Ketahui jika Ingin Kerja di Penerbitan Buku

Apa Tugas Seorang Editor Buku?

Editor Gillian Green menyebutkan kepada Dead Good Books bahwa pekerjaannya ibarat seorang bidan bagi para penulis. 

Ia bertugas membantu para penulis “melahirkan” karyanya, memberikan nasihat, saran, dan dukungan kepada penulis dalam proses penulisan karyanya. Dengan demikian, penulis dapat menghasilkan karya terbaiknya.

Editor biasanya menghabiskan sebagian besar waktunya untuk membaca, meninjau, dan menulis ulang naskah.

Ia bekerja dengan para penulis untuk merencanakan, mengatur, dan menyajikan tulisan mereka dengan cara terbaik.

Misalnya, editor buku teks atau nonfiksi dapat bekerja dengan penulis agar tulisannya sesuai dengan topik yang akan diangkat oleh buku.

Editor juga memastikan kredit dan izin dalam setiap sumber tulisan tercantum sesuai urutan.

Selain itu editor juga memastikan tulisan dari penulis tidak memiliki kesalahan penulisan, baik dalam segi tata bahasa maupun pengetikan.

Selain bekerja dengan penulis, ia juga bekerja dengan desainer grafis, kompositor, bagian produksi, bagian pemasaran untuk merancang produk buku yang menarik

Tak hanya itu, ia juga membimbing produk tersebut melalui berbagai tingkat produksi dan kemudian mempromosikannya saat buku telah diterbitkan.

Baca Juga: Translator: Tanggung Jawab Pekerjaan dan Skill yang Dibutuhkan

Skill Apa yang Dibutuhkan untuk Menjadi Editor Buku?

editor buku

© Pexels.com

Sebagian besar editor memiliki gelar sarjana, biasanya dalam bahasa Inggris, jurnalisme atau bidang bahasa dan sastra lainnya.

Untuk menjadi seorang editor, terdapat beberapa skill yang harus kamu miliki. Dilansir dari Masterclass, terdapat tiga skill yang harus kamu miliki.

1. Memperhatikan detail

Pekerjaan editor melibatkan pengecekan fakta dan konsistensi tulisan. Perhatian yang kuat terhadap detail dapat membantu editor dengan cepat menangkap ketidakkonsistenan atau informasi yang salah. 

Pengeditan adalah pekerjaan yang berat, terutama ketika kamu menghabiskan waktu berjam-jam menatap teks yang sama. 

Akan tetapi, para editor harus menjaga mata mereka tetap tajam dan memperhatikan naskah untuk membuatnya menjadi sebuah tulisan yang layak terbit.

Baca Juga: Punya Banyak Buku di Rumah? Ketahui Peluang Bisnis Buku Bekas dan Tips Menjalankannya!

2. Keterampilan komunikasi yang kuat

Para editor buku hebat tahu apa yang membuat sebuah tulisan bagus, dan mereka tahu bagaimana mengomunikasikan informasi itu secara jujur dan efektif kepada penulis. 

Editor yang memberikan feedback dengan cara yang baik tanpa merendahkan kemampuan penulis cenderung dapat mempertahankan hubungan kerja yang baik dengan kliennya.

Hal ini mampu meningkatkan peluang layanannya akan diperlukan lagi, terutama jika buku yang diedit menjadi buku bestseller.

3. Keterampilan menulis yang baik

Seorang editor tahu apa yang membuat tulisan menjadi baik karena ia sendiri memiliki kemampuan menulis yang baik.

Ia memiliki pemahaman yang kuat tentang bahasa, cara menyusun teks, dan cara yang tepat untuk memformat kalimat dan tata bahasa.

Bagaimana Cara Menjadi Editor Buku?

Umumnya, para editor bekerja di bawah perusahaan penerbitan. Mereka biasanya mengawali karier sebagai asisten editorial hingga kemudian naik pangkat.

Akan tetapi, kamu bisa menjadi editor buku freelance dengan menawarkan jasamu melalui internet. 

Penulis yang baru pertama kali menulis buku, bisa meminta layanan dari editor buku freelance sebelum menawarkan karyanya kepada penerbit.

Menjadi editor buku freelance dapat memberikan pengalaman kerja yang baik sebelum kamu mulai memasuki industri penerbitan.

Profesi ini merupakan posisi yang penting dalam industri penerbitan. Tanpa editor, penerbit tidak bisa menerbitkan karya-karya yang berkualitas.

Apa kamu tertarik dengan profesi ini? Kamu bisa memulainya dengan melamar lowongan pekerjaan editor ataupun pekerjaan lainnya yang berhubungan dengan dunia kepenulisan melalui Glints.

Yuk, lamar pekerjaan impianmu sekarang!

YOU MAY ALSO LIKE

Scroll Up