Data Analyst: Apa Itu, Tugas, Skill Penting, dan Kisaran Gaji

Tayang 17 Okt 2025 - Dibaca 8 mnt
Ditulis oleh : Idzni Meutia

Data analyst adalah seseorang yang mengolah data mentah menjadi laporan yang mudah dipahami oleh perusahaan.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Peran ini semakin penting, terutama dengan cepatnya perubahan perilaku dan tren pasar.

Dibandingkan dengan riset manual yang memakan waktu lama, seperti distribusi kuesioner, proses analisis data lebih efisien dan akurat.

Nah, jika kamu menyukai angka, logika, dan senang bekerja sama dalam tim, mungkin profesi ini tepat untukmu.

Langsung saja, simak pembahasan Glints mengenai apa itu data analyst, tugas dan tanggung jawab, skill penting, hingga besaran gajinya di sini!

Baca Juga: Panduan Belajar Data Analyst Agar Skill Terus Berkembang

Apa Itu Data Analyst?

Dilansir dari Coursera, data analyst adalah profesi yang bertugas mengumpulkan dan menganalisis data untuk mencari solusi atas masalah atau menjawab pertanyaan dengan tujuan tertentu.

Tujuan yang dimaksud dapat mencakup strategi pemasaran, peningkatan penjualan, atau memahami perilaku konsumen perusahaan.

Data yang diperoleh dari riset yang dilakukan pastinya tidak bisa langsung digunakan tanpa proses interpretasi.

Di sinilah tugas utamamu, menafsirkan data tersebut agar mudah dipahami oleh berbagai pihak perusahaan.

Lalu, Apa Saja Tugas Seorang Data Analyst?

Berikut adalah tugas yang umum dilakukan oleh data analyst setiap hari:

Mengumpulkan data

Tugas pertama profesi ini adalah mengumpulkan data, yang dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti:

  • melakukan survei
  • memahami laporan mengenai karakteristik pengunjung di situs web perusahaan
  • membeli data dari penyedia spesialis data

Sortir data

Data yang belum diproses biasanya mengandung duplikasi, kesalahan, atau data yang tidak relevan.

Baca Juga :  CPNS Mengundurkan Diri: Cara dan Sanksi yang Akan Diterima

Nah, tugas lainnya dari seorang data analyst adalah membersihkan data ini agar up-to-date dan relevan dengan kebutuhan saat ini. Proses sortir data dapat dilakukan melalui spreadsheet atau menggunakan bahasa pemrograman, agar hasilnya akurat atau tidak bias.

Membuat model data

Membuat model data berarti merancang struktur database.

Di sini, kamu bertugas menentukan jenis data yang akan disimpan, menemukan korelasi antar kategori data, dan mengorganisir bagaimana data tersebut akan ditampilkan.

Menginterpretasi data

Menginterpretasi data melibatkan pencarian pola atau tren dalam data yang bisa menjawab pertanyaan yang ada.

Analisis ini penting agar data yang dihasilkan memiliki makna dan relevansi terhadap masalah yang dipecahkan.

Hasil identifikasi ini kelak akan menghasilkan informasi-informasi yang bermanfaat, utamanya bagi pihak perusahaan.

Mempresentasikan hasil

Menyampaikan hasil temuan pun merupakan bagian penting dari pekerjaan data analyst.

Hal ini bisa dilakukan dengan membuat visualisasi seperti grafik atau diagram, menulis laporan, serta mempresentasikan informasi tersebut kepada pihak-pihak yang berkepentingan.

Skill yang Harus Dimiliki

data analyst

© Unsplash.com

Agar dapat melakukan semua tugas di atas, data analyst pastinya harus memiliki keterampilan yang memadai.

Setidaknya ada tiga keterampilan dasar yang harus dimilikiKetiga keterampilan tersebut adalah:

1. Visualisasi data

Seperti namanya, visualisasi data adalah kemampuan untuk menyajikan temuan data dalam bentuk grafik atau ilustrasi lainnya.

Dilansir dari Columbia Engineering Bootcamp, tujuan utama dari visualisasi ini adalah untuk memudahkan orang yang tidak memiliki latar belakang teknis dalam memahami data dan tren yang ditemukan.

Dengan visualisasi yang tepat, kamu bisa membantu pengambil keputusan di perusahaan memahami informasi dengan lebih cepat dan jelas.

2. Berpikir kritis

Berpikir kritis adalah skill penting lainnya yang perlu dimiliki oleh seorang data analyst.

Tidak cukup hanya dengan melihat data, kamu juga harus mampu menginterpretasikan data tersebut dan menemukan pola atau tren yang berguna.

Baca Juga :  Gig Economy: Definisi serta Dampaknya Terhadap Pekerja dan Perusahaan

Berpikir kritis membantumu mengidentifikasi insight yang lebih dalam, menyortir data yang sekiranya tidak diperlukan, mengatasi masalah yang muncul, dan menghindari kesalahan dalam analisis data.

Keterampilan ini akan sangat membantu dalam memberikan rekomendasi yang lebih tepat berdasarkan data yang ada.

3. Komunikasi

Tak sebatas menganalisis data, kamu juga harus dapat mempresentasikan hasil temuanmu.

Setelah menganalisis data, kamu perlu menyampaikan temuan dengan cara yang mudah dipahami oleh semua orang, termasuk pada stakeholder yang mungkin tidak memiliki latar belakang teknis.

Kemampuan ini penting untuk memastikan bahwa hasil analisis bisa diterima dan digunakan untuk membuat keputusan yang tepat.

Baca Juga: 810 Pertanyaan Interview Data Scientist yang Harus Kamu Ketahui

Jenjang Pendidikan Data Analyst

bachelor degree

© Unsplash.com

Untuk menjadi data analyst yang kompeten, kamu perlu memilih jurusan yang relevan.

Di jurusan ini, kamu akan mempelajari berbagai keterampilan, mulai dari cara membaca data hingga proses pengolahan data baik secara kuantitatif maupun kualitatif.

Berikut adalah beberapa jurusan yang bisa kamu pilih untuk bisa memulai karier ini:

  • Ilmu Komputer
  • Ilmu Ekonomi
  • Statistika
  • Matematika

Walaupun jurusan-jurusan tersebut memberikan bekal yang langsung mendukung profesi ini, jika kamu tidak memilih salah satu dari empat jurusan di atas, tetap ada peluang untuk mengejar karier ini.

Yang penting, kamu perlu memiliki pengalaman yang relevan agar perusahaan percaya bahwa kamu mampu menjalankan tugas seorang data analyst.

Jenjang Karier Data Analyst

Karier seorang data analyst biasanya dimulai dari level entry, di mana seseorang yang baru memulai di bidang ini akan menangani tugas-tugas dasar yang sederhana.

Seiring bertambahnya pengalaman, kamu bisa naik ke posisi junior. Di tahap ini, kamu akan dianggap sudah lebih terampil dalam menganalisis data dan bekerja di bawah bimbingan senior.

Setelah memiliki jam terbang yang tinggi, barulah kamu bisa mencapai level senior.

Di sini, tanggung jawabnya jauh lebih besar, termasuk menjembatani komunikasi antara timmu dengan manajemen perusahaan dan langsung melapor kepada pimpinan.

Kisaran Gaji Data Analyst

Berdasarkan hasil riset Glints, gaji data analyst untuk entry level berada di kisaran Rp2.000.000 hingga Rp3.000.000 per bulan.

Gaji ini tentunya bisa lebih tinggi tergantung lokasi, skala perusahaan tempat kamu bekerja, serta pengalaman yang kamu miliki.

Baca Juga: Ingin Mulai Belajar Coding? Berikut Tipsnya

Demikian informasi mengenai data analyst, mulai dari definisi, tugas, skill penting, jenjang karier, hingga kisaran gajinya.

Jadi, apakah kamu tertarik untuk membangun karier di bidang ini?

Ini saat yang tepat untuk mulai cari dan lamar lowongannya di Glints.

Ada ribuan perusahaan dari seluruh Indonesia yang membuka lowongan pekerjaan data analyst.

Melamar di Glints prosesnya cepat karena kamu bisa chat langsung HRD.

Kamu juga bisa filter pekerjaan sesuai gaji, lokasi, dan preferensi kerjamu yang lain.

Yuk, cek lowongan kerja terbaru sekarang!


Komentar ditutup.

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon