Kupas Tuntas Cybersecurity dan Seluk-beluknya

Diperbarui 28 2020 - dibaca 11 mnt
Humaira Aliya editor

Isi Artikel

    Di era yang serba digital ini, cybersecurity adalah perlindungan yang sangat dibutuhkan baik untuk perorangan ataupun perusahaan.

    Glints sudah menyiapkan penjelasan mengenai apa itu cybersecurity, manfaatnya, elemen penting dalam cybersecurity, dan seperti apa jenis-jenis ancamannya.

    Yuk, simak lebih lanjut!

    Baca Juga: Kamu Fresh Graduate dan Ingin Kerja Sebagai Software Engineer di Startup Unicorn?

    Apa Itu Cybersecurity?

    cybersecurity adalah

    © Pexels.com

    Dilansir dari CISCO, cybersecurity adalah proses perlindungan sistem, data, jaringan, dan program dari ancaman atau serangan digital.

    Biasanya, serangan ini dilakukan oleh pihak tak bertanggung jawab untuk berbagai macam hal.

    Beberapa contohnya adalah mengakses informasi sensitif, atau bahkan mengubah dan menghancurkan data penting.

    Motifnya bisa jadi untuk mengganggu sebuah bisnis, atau bisa juga untuk memeras uang dalam jumlah yang biasanya tidak sedikit. 

    Banyak orang yang menganggap bahwa cybersecurity sama dengan information security (biasa disebut InfoSec).

    Padahal dua hal ini adalah sesuatu yang berbeda. 

    InfoSec adalah elemen penting dari cybersecurity, khusus utuk menangani keamanan data. Cybersecurity bisa dikatakan sebagai payung besar dari InfoSec dan elemen lainnya.

    Manfaatnya bagi Bisnis

    © Freepik.com

    Dari penjelasan di atas, mungkin kamu sudah tahu bahwa manfaat utama dari cybersecurity adalah untuk melindungi sistem dan segala sesuatu yang bersifat digital dari cyber attacks.

    Ternyata, perlindungan tersebut dapat sangat bermanfaat bagi bisnismu, lho.

    Dilansir dari Nouveau, memastikan keamanan cybersecurity dapat memberikan manfaat sebagai berikut:

    Informasi pribadi terjaga

    Manfaat paling utama tentu saja untuk menjaga informasi pribadi.

    Di era yang serba digital ini, informasi pribadi menjadi sesuatu yang sangat berharga dan rentan untuk disalahgunakan.

    Jika virus berhasil mengambil informasi pegawai atau bahkan pelanggan, bisa jadi informasi-informasi tersebut diperjualbelikan.

    Informasi yang didapatkan secara ilegal tersebut juga bisa saja disalahgunakan untuk melakukan pemerasan ke orang yang terkait.

    Bekerja menjadi lebih produktif

    Virus dan serangan cyber dapat sangat memengaruhi produktivitasmu, lho.

    Jika komputer terkena virus, pekerjaan jadi terhambat dan jika virus benar-benar membahayakan, kemungkinan besar kamu harus mengganti dengan komputer baru. 

    Namun, jika menggunakan solusi cybersecurity, semua pegawai di kantor dapat melakukan browsing di internet dengan bebas tanpa takut terkena ancaman.

    Memastikan website dapat selalu diakses

    Bisnis apapun yang dijalani, biasanya kamu memiliki website-mu sendiri.

    Jika sistem terkena virus atau ancaman lainnya, besar kemungkinan website terpaksa mengalami shutdown.

    Ketika hal tersebut terjadi, tim IT membutuhkan waktu untuk memulihkan website, dan bisnismu terpaksa kehilangan pelanggan yang ingin membuka website di saat yang bersamaan. 

    Dalam jangka panjang, pelanggan akan berpikir dua kali jika ingin melakukan transaksi di bisnismu karena kejadian tersebut.

    Menjaga kepercayaan pelanggan

    Seperti yang sudah dijelaskan di poin sebelumnya, terkena ancaman cyber bisa membahayakan bagi keberlangsungan bisnismu.

    Jika kamu memastikan keamanan cybersecurity dan semua sistem yang digunakan, manfaatnya adalah pengguna akan lebih percaya untuk membeli produk atau menggunakan jasamu. 

    Pasalnya, jika pelanggan tahu pernah terjadi penerobosan sistem, mereka akan takut memasukkan data pribadi yang dibutuhkan untuk melakukan transaksi.

    Baca Juga: Apa Sih, Bedanya Ilmu Komputer dan Teknik Informatika? Simak, Yuk!

    Elemen dalam Cybersecurity

    sistem informasi

    © wahospitality.org

    Seperti yang sempat disebutkan sebelumnya, terdapat beberapa elemen dari cybersecurity.

    Elemen-elemen ini sangat dibutuhkan, terutama untuk memastikan bahwa cybersecurity sudah benar-benar aman. 

    Beberapa elemen cybersecurity antara lain adalah:

    1. Application security

    2. Information security

    3. Network security

    4. Disaster recovery/business continuity planning

    5. Operational security

    6. End-user education

    Keenam elemen ini sangat penting untuk dipastikan guna memastikan keamanan cybersecurity secara keseluruhan.

    Mengapa begitu?

    Di zaman yang serba canggih ini, risiko terkena ancaman digital terus meningkat. Jenis-jenis ancamannya pun semakin beragam. 

    Maka dari itu, penting untuk melindungi sistem bahkan dari risiko terkecil sekalipun.

    Jenis Ancaman Cybersecurity

    apa itu cybersecurity

    © Freepik.com

    Dilansir dari TechTarget, beberapa ancaman cybersecurity adalah:

    1. Malware 

    Jenis ancaman pertama adalah malware.

    Biasanya, ancaman ini berbentuk software berbahaya yang bisa membahayakan pengguna komputer.

    Malware bisa membahayakan komputer dan penggunanya melalui penyebaran virus komputer, spyware, worms, dan masih banyak lagi. 

    2. Ransomware

    Ancaman cybersecurity selanjutnya adalah ransomware.

    Ransomware ini juga salah satu bentuk software berbahaya, namun lebih ekstrim daripada menyebarkan virus saja. 

    Biasanya, terdapat hacker yang akan memblokir aksesmu untuk membuka komputer atau dokumen penting. 

    Satu-satunya cara agar kamu dapat kembali mengakses komputer adalah dengan membayarkan sejumlah tebusan yang diminta.

    Meskipun begitu, membayarkan sejumlah uang tersebut juga tidak memastikan bahwa file atau sistem komputer yang sempat diambil alih tersebut dapat kembali normal.

    3. Social engineering

    Dilansir dari Imperva, social engineering adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan serangan yang didasarkan oleh interaksi manusia.

    Singkatnya, social engineering memanipulasi pengguna untuk memberikan informasi sensitif seperti password, jawaban untuk pertanyaan keamanan, dan lainnya. 

    Biasanya, jenis ancaman ini memanfaatkan rasa ingin tahu manusia dan memancingnya untuk melakukan hal-hal yang mungkin terasa biasa saja, tetapi sebenarnya membahayakan.

    4. Phishing

    Ancaman cybersecurity yang terakhir adalah phishing. Phishing merupakan bentuk penipuan yang biasanya hadir melalui email.

    Penipu akan mengirimkan email menggunakan alamat yang mirip dengan sumber terpercaya.

    Meskipun begitu, terdapat satu atau dua huruf berbeda yang biasanya tidak terlihat secara kasat mata.

    Penipuan ini bertujuan untuk mencuri data sensitif seperti nomor keamanan kartu kredit (CVC), password, dan informasi penting lainnya.

    Jadi, jika mendapatkan email yang mewajibkan kamu untuk memasukkan data sensitif, selalu pastikan kembali kredibilitas pengirim email tersebut.

    Baca Juga: Kamu Programmer Pemula? Pahami Apa Itu Markup Languange di Sini!

    Itu dia penjelasan mengenai apa itu cybersecurity, manfaatnya untuk bisnis, dan juga jenis-jenis ancaman yang harus diwaspadai. 

    Setelah mengetahui betapa pentingnya cybersecurity, semoga kamu semakin sadar dengan bahaya yang bisa saja mengancam sistem komputermu.

    Di Glints, kamu bisa mencari lowongan pekerjaan di bidang IT, lho.

    Tunggu apalagi? Segera cari dan dapatkan pekerjaan impianmu!


      cybersecurity IT

      Artikel Terkait

      Kupas Tuntas Cybersecurity dan Seluk-beluknya

      Diperbarui 28 2020 - dibaca 11 mnt
      Humaira Aliya editor

      Isi Artikel

        Di era yang serba digital ini, cybersecurity adalah perlindungan yang sangat dibutuhkan baik untuk perorangan ataupun perusahaan.

        Glints sudah menyiapkan penjelasan mengenai apa itu cybersecurity, manfaatnya, elemen penting dalam cybersecurity, dan seperti apa jenis-jenis ancamannya.

        Yuk, simak lebih lanjut!

        Baca Juga: Kamu Fresh Graduate dan Ingin Kerja Sebagai Software Engineer di Startup Unicorn?

        Apa Itu Cybersecurity?

        cybersecurity adalah

        © Pexels.com

        Dilansir dari CISCO, cybersecurity adalah proses perlindungan sistem, data, jaringan, dan program dari ancaman atau serangan digital.

        Biasanya, serangan ini dilakukan oleh pihak tak bertanggung jawab untuk berbagai macam hal.

        Beberapa contohnya adalah mengakses informasi sensitif, atau bahkan mengubah dan menghancurkan data penting.

        Motifnya bisa jadi untuk mengganggu sebuah bisnis, atau bisa juga untuk memeras uang dalam jumlah yang biasanya tidak sedikit. 

        Banyak orang yang menganggap bahwa cybersecurity sama dengan information security (biasa disebut InfoSec).

        Padahal dua hal ini adalah sesuatu yang berbeda. 

        InfoSec adalah elemen penting dari cybersecurity, khusus utuk menangani keamanan data. Cybersecurity bisa dikatakan sebagai payung besar dari InfoSec dan elemen lainnya.

        Manfaatnya bagi Bisnis

        © Freepik.com

        Dari penjelasan di atas, mungkin kamu sudah tahu bahwa manfaat utama dari cybersecurity adalah untuk melindungi sistem dan segala sesuatu yang bersifat digital dari cyber attacks.

        Ternyata, perlindungan tersebut dapat sangat bermanfaat bagi bisnismu, lho.

        Dilansir dari Nouveau, memastikan keamanan cybersecurity dapat memberikan manfaat sebagai berikut:

        Informasi pribadi terjaga

        Manfaat paling utama tentu saja untuk menjaga informasi pribadi.

        Di era yang serba digital ini, informasi pribadi menjadi sesuatu yang sangat berharga dan rentan untuk disalahgunakan.

        Jika virus berhasil mengambil informasi pegawai atau bahkan pelanggan, bisa jadi informasi-informasi tersebut diperjualbelikan.

        Informasi yang didapatkan secara ilegal tersebut juga bisa saja disalahgunakan untuk melakukan pemerasan ke orang yang terkait.

        Bekerja menjadi lebih produktif

        Virus dan serangan cyber dapat sangat memengaruhi produktivitasmu, lho.

        Jika komputer terkena virus, pekerjaan jadi terhambat dan jika virus benar-benar membahayakan, kemungkinan besar kamu harus mengganti dengan komputer baru. 

        Namun, jika menggunakan solusi cybersecurity, semua pegawai di kantor dapat melakukan browsing di internet dengan bebas tanpa takut terkena ancaman.

        Memastikan website dapat selalu diakses

        Bisnis apapun yang dijalani, biasanya kamu memiliki website-mu sendiri.

        Jika sistem terkena virus atau ancaman lainnya, besar kemungkinan website terpaksa mengalami shutdown.

        Ketika hal tersebut terjadi, tim IT membutuhkan waktu untuk memulihkan website, dan bisnismu terpaksa kehilangan pelanggan yang ingin membuka website di saat yang bersamaan. 

        Dalam jangka panjang, pelanggan akan berpikir dua kali jika ingin melakukan transaksi di bisnismu karena kejadian tersebut.

        Menjaga kepercayaan pelanggan

        Seperti yang sudah dijelaskan di poin sebelumnya, terkena ancaman cyber bisa membahayakan bagi keberlangsungan bisnismu.

        Jika kamu memastikan keamanan cybersecurity dan semua sistem yang digunakan, manfaatnya adalah pengguna akan lebih percaya untuk membeli produk atau menggunakan jasamu. 

        Pasalnya, jika pelanggan tahu pernah terjadi penerobosan sistem, mereka akan takut memasukkan data pribadi yang dibutuhkan untuk melakukan transaksi.

        Baca Juga: Apa Sih, Bedanya Ilmu Komputer dan Teknik Informatika? Simak, Yuk!

        Elemen dalam Cybersecurity

        sistem informasi

        © wahospitality.org

        Seperti yang sempat disebutkan sebelumnya, terdapat beberapa elemen dari cybersecurity.

        Elemen-elemen ini sangat dibutuhkan, terutama untuk memastikan bahwa cybersecurity sudah benar-benar aman. 

        Beberapa elemen cybersecurity antara lain adalah:

        1. Application security

        2. Information security

        3. Network security

        4. Disaster recovery/business continuity planning

        5. Operational security

        6. End-user education

        Keenam elemen ini sangat penting untuk dipastikan guna memastikan keamanan cybersecurity secara keseluruhan.

        Mengapa begitu?

        Di zaman yang serba canggih ini, risiko terkena ancaman digital terus meningkat. Jenis-jenis ancamannya pun semakin beragam. 

        Maka dari itu, penting untuk melindungi sistem bahkan dari risiko terkecil sekalipun.

        Jenis Ancaman Cybersecurity

        apa itu cybersecurity

        © Freepik.com

        Dilansir dari TechTarget, beberapa ancaman cybersecurity adalah:

        1. Malware 

        Jenis ancaman pertama adalah malware.

        Biasanya, ancaman ini berbentuk software berbahaya yang bisa membahayakan pengguna komputer.

        Malware bisa membahayakan komputer dan penggunanya melalui penyebaran virus komputer, spyware, worms, dan masih banyak lagi. 

        2. Ransomware

        Ancaman cybersecurity selanjutnya adalah ransomware.

        Ransomware ini juga salah satu bentuk software berbahaya, namun lebih ekstrim daripada menyebarkan virus saja. 

        Biasanya, terdapat hacker yang akan memblokir aksesmu untuk membuka komputer atau dokumen penting. 

        Satu-satunya cara agar kamu dapat kembali mengakses komputer adalah dengan membayarkan sejumlah tebusan yang diminta.

        Meskipun begitu, membayarkan sejumlah uang tersebut juga tidak memastikan bahwa file atau sistem komputer yang sempat diambil alih tersebut dapat kembali normal.

        3. Social engineering

        Dilansir dari Imperva, social engineering adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan serangan yang didasarkan oleh interaksi manusia.

        Singkatnya, social engineering memanipulasi pengguna untuk memberikan informasi sensitif seperti password, jawaban untuk pertanyaan keamanan, dan lainnya. 

        Biasanya, jenis ancaman ini memanfaatkan rasa ingin tahu manusia dan memancingnya untuk melakukan hal-hal yang mungkin terasa biasa saja, tetapi sebenarnya membahayakan.

        4. Phishing

        Ancaman cybersecurity yang terakhir adalah phishing. Phishing merupakan bentuk penipuan yang biasanya hadir melalui email.

        Penipu akan mengirimkan email menggunakan alamat yang mirip dengan sumber terpercaya.

        Meskipun begitu, terdapat satu atau dua huruf berbeda yang biasanya tidak terlihat secara kasat mata.

        Penipuan ini bertujuan untuk mencuri data sensitif seperti nomor keamanan kartu kredit (CVC), password, dan informasi penting lainnya.

        Jadi, jika mendapatkan email yang mewajibkan kamu untuk memasukkan data sensitif, selalu pastikan kembali kredibilitas pengirim email tersebut.

        Baca Juga: Kamu Programmer Pemula? Pahami Apa Itu Markup Languange di Sini!

        Itu dia penjelasan mengenai apa itu cybersecurity, manfaatnya untuk bisnis, dan juga jenis-jenis ancaman yang harus diwaspadai. 

        Setelah mengetahui betapa pentingnya cybersecurity, semoga kamu semakin sadar dengan bahaya yang bisa saja mengancam sistem komputermu.

        Di Glints, kamu bisa mencari lowongan pekerjaan di bidang IT, lho.

        Tunggu apalagi? Segera cari dan dapatkan pekerjaan impianmu!


          cybersecurity IT

          Artikel Terkait

          Scroll Up